Sunday, September 30, 2018

Pelari Kodam III/Siliwangi Agus Prayogo Juara I Lari Marathon 10 K

Semarang,- Pelari Kodam III/Siliwangi Letda Inf Agus Prayogo Juara I pada Lari Marathon 10 K Diponegoro pada lari katagori umum sedangkan pada lari katagori TNI Putra di rebut oleh Pratu Wiryawan Jaya Bangkit dari Yonif Raider 300/BJW Kodam III/Siliwangi yang diselenggarakan di Simpang Lima Kota Semarang kemaren Sabtu (29/9).

Selain Agus Prayogo dan Wiryawan pelari Kodam III/Siliwangi lainnya yang turut berpartisipasi pada lari 10 K Diponegoro yang berada pada urutan 10 besar tersebut diantaranya, pada urutan ke 5 oleh Prada Nababan, urutan ke 7 Prada Meiman dan pada urutan ke 8 Prada Mursalim.

Lari 10 K ini digelar dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 73 TNI   tahun 2018 yang bertujuan untuk memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat dicabang olah raga lari yang diikuti sekitar 4.400 orang tersebut.

Agus Prayogo yang merupakan Atlit lari nasional ini selalu mengikuti event-event olah raga lari yang diadakan didalam maupun di luar negeri juga merupakan salah satu atlit lari yang dimiliki oleh Kodam III/Siliwangi yang selalu haus dan sarat dengan prestasi.

Dengan latar belakang keluarga pecinta olah raga atlet dirinya selalu terbentuk sehingga dalam situasi apapun siap ditandingkan, demikian juga dengan atlit-atlit lari lainnya.

Melalui latihan yang terencana dan terukur dapat membentuk para atlet menjadi petarung yang handal dan profesional yang selalu siap bertanding untuk menjadi juara, selain itu dengan seringnya mengikuti event-event pertandingan akan mendewasakan diri serta memiliki trik-trik atau tehnik dalam penguasaan lari dalam mengejar juara.

Selain sebagai ajang perlombaan, lari 10 K ini tentunya sebagai ajang prestasi juga sebagai ajang refresing dan silaturahmi antara atlit pelari sekaligus untuk membangun semangat baru ditengah-tengah rutinitas tugas yang semakin kompleks.
(Pendam III/Siliwangi)



By: Hendra

Wisatawan australia mengunjungi jembatan biru oxbow

Sabtu 29/9/18 saat di wawancara jayantaranews.com di jln.bojongsoang Oxbow sektor 6 citarum harum Andi dan kelompok pelajar kelas 3 SMA Wisatawan Kota CANBERA Ibu kota Australia yang di dampingi Kapten.Syamsudin dan satgas citarum harum Andi saat di wawancara jayantaranews.com memaparkan kami tahun kemarin sempat berkunjung ke oxbow jembatan biru ini.karna ada teman teman saya di sini akhirnya saya mengunjungi bersama kelompok ini sekarang jauh lebih bagus program pemerintah untuk membersihkan sungai dan banyak kemajuan  saya senang melihat tadi ada kolam yang sudah di buat untuk masyarakat.biar mereka bisa memancing dan biar mereka bisa lagi mencari makan dari sungai citarum ini. Karna pasti sudah lama tidak bisa.

Saya senang melihat kemajuan dari TNI dan bekerjasama dengan pemerintah karna kami tidak tau ada program citarum harum. Dan saya asal dari australia ada tujuan kelompok pelajar ini mau ke jawa barat untuk belajar tentang kehidupan dan budaya di jawa barat ini. Dan tentang Budbeud Bahasa . Kelompok ini sekolah baru kelas 3 SMA sebentar lagi Mau lulus jadi mereka ingin melihat kehidupan yang beda dari pada yang ada di australia. Ujarnya

Dan untuk harapan kami pendidikan itu sangat penting dengan masyarakat biar masyarakat juga bisa punya kesadaran lebih tinggi lagi. Tentang kepentingan zat lingkungan dan bagaimana dengan sampah sampah itu bisa di buang dengan baik biar nanti ketika TNI harus keluar sungai citarum tetap di jaga biar  tetap bersih supaya orang orang yang tinggal di sekitar sungai ini masih bisa hidup lebih baik dan tetap sehat dan bersih.

Saya dan kelompok pelajar  sangat berterima kasih kepada pemerintah ada program citarum harum dan Dansektor 6 Kol.Yudi Zanibar kami sangat bangga dengan kerja keras TNI bisa sampai Bersih Tidak ada sampah Dan limbah rumah tangga, dan Limbah pabrik.




By: Hendra

Wednesday, September 26, 2018

GUBERNUR JABAR MERASA PUNYA HUTANG DALAM PENANGANAN CITARUM " Karena Selama Ini Lambat "

Ridwan Kamil Gubernur Jabar baru, bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen Besar Harto Karyawan, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, Kapolres Bandung Bupati Bandung, Dandim Kabupaten bandung lengkap dengan jajaran, dengan kawalan lengkap, meninjau langsung Sektor VI Bojongsoang Kabupaten Bandung, rabu 26-09-18 pukul: 09:00 wib.

Pangdam III Siliwangi dalam sambutannya " terima kasih untuk kerja samanya, semua elemen untuk mendukung citarum, dan saat ini sudah ada perubaham, di sini (oxbow) akan di buat monumen atau tugu tentang citarum.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jabar terpilih, yang baru berdinas 3 (tiga) hari, melakukan monitoring, terkait pengerukan sungai citarum yang selama ini masih berjalan, tanpa henti, atas perintah Pangdam III Siliwangi beberapa waktu yang lalu, kepada Kol Inf Yudi Zanibar, agar jembatan putih bisa sama indah dengan jembatan biru.

Ridwan Kamil " saya selaku gubernur jabar yang baru bekerja 3 hari ini, merasa punya hutang kepada anak cucu kita, karena sejak dulu penanganan sungai citarum lambat, dan oxbow bojongsoang yang di kenal kotor, banyak sampah sekarang jadi indah " jelasnya.

" citarum yang di kenal dunia sungai terjorok, sekarang sudah ada perubahan, dan saya berkomitmen akan mendukung dalam penanganan citarum, bersama para seniman jawa barat, melalui seni lukisnya, akan membuat monumen citarum, dan di harapkan semua kepala daerah harus mendukung citarum, biar lebih harum, saya akan tambahkan alat berat dan ponton, agar penanganan citarum bisa lebih cepat lagi, luar biasa TNI Prajurit Siliwangi " ucapnya.

Selaku seniman Tisna Sanjaya menjelaskan, " saya bersama rekan seniman jawa barat, saat ini sedang membuat mural, yang akan mengisahkan citarum, dan ini merupakan monumen atau tugu, melalui lukisan dengan kanvas yang menggambarkan sungai citarum " tutup dia.





By: Hendra


Monday, September 24, 2018

PERTANDIANGAN MAUT PERSIB VS PERSIJA TUMBAL NYAWA " PANPEL HARUS TANGGUNG JAWAB "

Pertandingan Bola Persib Vs Persija di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)  Gedebage Kota Bandung kembali ternoda, dengan jatuh korban, nyawa melayang sia-sia, ini menambah deretan daftar pertandingan berdarah, antar suporter.

Korban meninggal dunia, asal jakarta HARINGGA SIRILA, 23 thn, Islam, Alamat: Jl. Bangunusa RT 13 RW 03 Kel. Cengkareng Timur Kec. Cengkareng, Jakbar, korban meninggal akibat di aniaya oleh surpoter bola Persib minggu 23-09-18 pukul: 13:00 wib, saat pertandingan Persija dan Persib di stadion GBLA Gedebage Kota Bandung.

Menurut Wahyu Reskrim Polsek Gedebage " baru di duga tersangka 6 orang, dan pelaku masih warga bandung, tersangkanya di bhoyong ke polrestabes, untuk sementara belum jelas pasti motipnya apa, mungkin lebih jelasnya nanti  minta kepolrestabes aja pa saya takut salah, soalnya baru keterangan semenatara " jelasnya.

Dirinya (wahyu), sudah di pastikan korban warga jakarta, dan selebihnya saya kurang tahu, karena khawatir salah bicara, dan lebih jelas bisa ke polrestabes, karena sudah di tangani langsung polrestabes, ucapnya.

Kejadian pertandingan bola di stadion Gbla tersebut menambah deretan panjang, jatuh korban sampai hilang nyawa, di duga kuat akibat pengamanan yang kurang maksimal, atau lemahnya pengamanan dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sampai berita ini di turunkan.




By: Hdr

Monday, September 17, 2018

WARGA RANCAPACING GEDEBAGE GERAM DAN MEMBLOKADE AKSES 5 " SUMMRACON VS WARGA "

Warga Rancapacing Rw 04 Rt 1 sampai Rt 03 Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage Kota Bandung mendemo proyek summarecon minggu 16-09-18 pukul: 19:15 wib, warga geram akibat proyek urugan summarecon akses 5 di anggap mengganggu, dan hanya memberikan bising dan kebul tanah merah, dampaknya warga terkena batuk,  dan berlangsung lama.

Unjuk rasa warga rancapacing ini sejak pukul: 15:00 wib, dan warga bertahan sampai malam, bila tuntutan warga tidak di penuhi, warga ancam akan tetap memblokade proyek summarecon akses 5, karena warga menilai summarecon ingkar janji, dan selalu molor dalam kesepakatan dengan warga, hal ini di sampaikan oleh salah satu warga, yang merasa kecewa dengan summarecon.

" proyek urugan akses 5 ini boleh saja berjalan, dan harus memikirkan warga sekitar juga, bayangkan saja mobil berjalan tanpa kenal waktu, seharusnya bisa menghargai warga, jelas dampak dari kegiatan ini merugikan warga, bising ngebul, dan ada juga bangunan rumah retak, bahkan batuk pada anak-anak, dan summarecon juga hanya berjanji saja, sudah 1 tahun berjalan, janjinya bohong, dan wajar warga kecewa, karena yang di rugikan langsung adalah warga " ucap dedi.

Beberapa warga di lokasi akses 5 terlihat geram, karena beberapa mobil urugan mencoba masuk lokasi, sementara pihak pro summarecon sendiri terlihat berjaga di lokasi, dan bersitegang dengan warga, dengan keamanan security, polsek, dan Pol Pp Kecamatan, warga tidak sabar dalam masalah ini pihak warga ingin cepat selesai, namun warga sudah terlanjur bersitegang dengan pihak pro summarrcon.

Akhirnya warga meminta menutup portal pintu keluar masuk kendaraan di lokasi akses 5 summarecon, dengan cara menggembok dengan rantai. Dika security summarecon " saya akan pegang kunci ini, dan saya akan tutup sampai ada kesepakatan antara warga dengan summarecon, dan saya minta bu rw percaya dengan saya " ucapnya.

Sementara warga tetap akan memantau lokasi kegiatan ini, khususnya akses 5, sampai ada kesepakatan, warga meminta " bila tidak adaa kesepakan, dan ingkar janji lagi,  maka lintas kendaraan akses 5 tutup saja, karena dampak dari kegiatan ini,  hanya berikan ketidak nyamanan warga saja, dan ngebulnya juga sudah over load " ungkapnya.





By: Hendra

KAPENDAM TINJAU SEKTOR VI DALAM PERSIAPAN KUNJUNGAN PANGLIMA KODAM III SILIWANGI

Bapak Kapendam III Siliwangi Letkol Arh GTH Hasto Respatyo lakukan survey  lokasi di Sektor VI, khususnya Oxbow Bojongsoang Kabupaten Bandung senin 17-09-18 pukul: 13:50 wib. Kunjungan Kapendam Letkol Arh GTH Hasto Respatyo bersama staffnya di sambut langsung Kolonel Inf Yudi Zanibar di lokasi.

Kunjungan Kapendam di Oxbow memastikan lokasi tersebut siap, karena rencana selasa 18-09-18 pukul 10:00 wib, Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen Besar Harto Karyawan akan melakukan peninjauan langsung. Dalam kunjungannya beliau akan melihat proyek pengerukan sungai citarum yang sedang berlangsung, dan berkeliling oxbow naik perahu katamaran.

Kapendam Letkol Arh GTH Hasto Respatyo menjelaskan " Panglima berencana akan datang langsung ke sektor VI, untuk meninjau pekerjaan dan kegiatan yang ada di sini, juga akan melihat lokasi oxbow dengan perahu katamaran, tentunya hal ini harus di persiapkan, dan kita tetap pantau citarum, di harapkan semua elemen bisa bekerja sama " ucapnya.

Dalam kesempatannya saat di tanya Dansektor VI " yang pastinya dalam bertugas, saya bekerja ikhlas dan untuk masyarakat, pengerukan sungai ini mudah-mudahan lancar dan tidak ada kendala, karena saat ini musim kamarau, jadi pas bila sungai di keruk, beda bila musim hujan, tentunya minta dukungan dan doa dari semua, agar cepat selesai amin " pungkasnya.




By: Hendra

Wednesday, September 12, 2018

Danrindam III/Siliwangi Tutup Diktuk Basus Banbinsa 2018

Bihbul,- Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi menutup pendidikan pembentukan Bintara Khusus (Basud) Babinsa tahun 2018 beryempat di Dodik Secaba Rindam III/Siliwangi Bihbul Jalan Sindanglaya No. 1 Desa Sindanglaya Kecamatan Cimenyan Kab. Bandung, Rabu (12/9).

Jumlah peserta didik yang dilantik hari ini adalah 466 orang para Babinsa yang selama ini bertugas di Satuan - satuan Teritorial di Jajaran Kodam III/Siliwangi.

Danrindam menyatakan, " keberhasilan ini tentunya mengantarkan satu harapan untuk menjadi Babinsa profesional yang merupakan ujung tombal pembinaan teritorial (Binter) guna mendukung tugas pokok satuan dijajaran Komando Teritorial TNI AD ".

Sekaligus merupakan " hasil kerja keras, perjuangan, pengorbanan, dedikasi terhadap tugas dan kepercayaan pimpinan dengan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan khusus ini ", ulasnya.

" Perubahan status pangkat dari Tamtama menjadi Bintara mengandung makna dan tanggung jawab yang besar ", tuturnya.

Selanjutnya pimpinan mengharapkan, " ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat agar diaplikasikan dalam tugas sehari - hari dilapangan ", kata Danrindam.

Pada pelantikan Bintara Khusus (Basus) Bibinsa tahun 2018 ini sebagai peraih prestasi terbaik adalah Serda Pujiono asal Satuan dari Yonif 312/Kala Hitam yang berkedudukan di Subang.

Akhirnya Danrindam III/Siliwangi Kolonel inf Indarto Kusnohadi yang didampingi oleh Dansecaba Letkol Inf Medi Hariyo wibowo berpesan, " hindari sikap dan
prilaku yang dapat mencoreng jati diri Prajurit dan jangan ragu - ragu untuk berbuat terbaik untuk masyarakat ".

Kemudian, " tunjukkan sikap dan prilaku bersahaja yang dapat menumbuhkan rasa simpati masyarakat terhadap TNI dengan menghindari sikap arogan dan ingin menonjolkan diri sendiri ", jelasnya.

Hadir pada acara penutupan dan pelantikan Basus Babinsa ini diantaranya Aspers dan Aster Kasdam III/Siliwangi,  Wadan Rindam, Para Kabag, Dandim 0609/Kab. Ketua Persit KCK Cabang 10 Rindam III/Siliwangi dan keluarga besar mantan siswa Basus Babinsa TNI AD Tahun 2018.
(Pendam III/Siliwangi).




By: Hdr

Tuesday, September 11, 2018

Warga Binong Giatkan Program Air Bersih Bagi Warga Tidak Mampu

Bandung, Jayantaranews.com-Demi terselenggaranya pemerataan pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat warga kelurahan Binong kecamatan Batununggal kota Bandung, terus merealisasikan program - program pembangunan bagi kepentingan masyarakat. Salah satu program yang kini digiatkan oleh warga RW 07, yaitu sarana air bersih bagi masyarakat miskin perkotaan.

Dalam pelaksanaan program itu ketua RW 07 bekerjasama dengan warga membangun saluran air bersih bagi masyarakat khusunya warga yang tidak mampu.

Seperti yang diungkapkan ketua Rw 07 Ahmad Syarif," Program ini merupakan satu program untuk menuju kota Bandung sehat, salah satunya saya selaku ketua Rw 07 kelurahan Binong, mengaharapkan warga bisa berpola hidup sehat, salah satunya dengan menyediakan sarana air bersih untuk kepentingan minum dan lainnya,'jelas ketua Rw 07 Ahmad Syarif.

Masih menurutnya,' pemasangan sarana air bersih bagi masyarakat tidak mampu, tak lain adalah program pemerataan, yang sudah selayaknya masyarakat tidak mampu mendapatkan hak yang sama, serta diberikan pasilitas yang sama. Maka dari itu, saya bersama warga membangun sarana air bersih bagi masyarakat tidak mampu, sesuai dengan program yang diselenggarakan oleh pihak pemkot Bandung," jelas Ahmad Syarif selaku ketua Rw 07.

Pemasangan sarana air bersih dilingkungan Rw 07, bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, dan tanpa dipungut biaya dengan catatan lengakap secara admistrasi dan jelas- jelas masyarakat yang tidak mampu. Dengan demikian, program pengadakan sarana air bersih satu kepala keluarga satu meteran air bersih diharapkan dapat menunjang dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya masyarat Rw 07 kelurahan Binong kecamatan Batununggal.

"Saya berharap kepada warga setelah dipasangnya sarana air bersih harus benar - benar dijaga dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan, mudah - mudahan program pemerintah ini untuk diwilayah Rw 07 kelurahan binong dapat bermanfaat dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga yang telah mendapatkan sarana air bersih dari program hibah air minum perkotaan pada tahun 2018 ini," Ungkap ketua RW 07 Ahmad Syarif.




By: Hdr/Asep BOM.

Sunday, September 9, 2018

Prada Budi Waluyo Sejati Anak Pengayuh Becak Yang Berhasil Dilantik Di Secata Pangalengan

Pangalengan Kab. Bandung,- Anak pengayuh becak Prada Budi Waluyo Sejati berhasil dilantik menjadi TNI di Secata Pangalengan Rindam III/Siliwangi Kabupaten Bandung Sabtu 8 September 2018 oleh Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurchahyanto, M.Sc.

Anak pengayuh becak ini lulus menjadi TNI pada program Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang I Tahun 2018 bersama 291 orang lainnya.

Keberhasilan anak pengayuh becak ini membuktikan bahwa siapapun bisa meraih mimpinya, termasuk menjadi seorang TNI tentunya dengan lulus pada setiap tahapan seleksi yang diadakan dan sesuai dengan ketentuan di lingkungan TNI AD.

Budi Waluyo Sejati telah membuktikan,  bukan anak dari kalangan tertentu saja yang bisa jadi TNI, terbukti Budi Waluyo Sejati bisa dan mampu menjalaninya hingga dilantik menjadi seorang Prajurit berpangkat Prajurit Dua.

Budi Waluyo Sejati adalah kelahiran 15 Maret 1999 dan setelah menyelesaikan Pendidikan Umumnya di SMN ia mendaftarkan diri untuk masuk TNI, walau anak tukang pengayuh becak tidak jadi penghalang baginya karena Budi sudah bertakad bulat untuk jadi TNI.

Usai pelantikan, orang tua Budi Waluyo Sejati ditemui menuturkan, " anaknya memang memiliki kemauan keras untuk masuk TNI, saya tidak bisa berbuat apa - apa hanya terus berdoa agar keinginan dan cita - cita anak dapat tercapai ".

Kasdam III/Siliwangi mengatakan, " jangan merasa puas berlebihan karena ini baru langkah awalmu karena didepan masih banyak tugas dan tantangan yang harus kamu lalui ".

" Siapkan fisik dan mentalmu untuk menghadapi pindidikan selanjutnya dan hindari pelanggaran - pelanggaran yang dapat merugikan  selama menjalankan cuti pendidian ", tegasnya.
(Pendam III/Siliwangi).




By: Hendra

Friday, September 7, 2018

NUSA BERSAMA CITARUM SEKTOR VI " WARGA ANTUSIAS HADIRI PENYULUHAN KESEHATAN DI JEMBATAN BIRU "

Warga seputaran bantaran sungai kali mati Bojongsoang Kabupaten Bandung berkumpul di bawah jembatan biru, berbondong bondong datang hadiri Penyuluhan Skrining Dan Kesehatan sabtu 25-08-18 pukul :09:00 wib, yang di adakan oleh Nusa Bersama Citarum bersama Universitas Indonesia, hadir tokoh masyarakat dan Kepala Desa Acep Syahrul, guna mendapatkan penyuluhan yang di adakan oleh Mahasiswa dari berbagai fakultas, ITB, UPI, UI dan Beberapa para Profesor, tak luput Dansektor VI Kol Inf Yudi Zanibar bersama dengan prajuritnya hadir dan mengawal acara sampai selesai.

Nusa Bersama Citarum dan Indohun (Indonesia One Health University Network) melakukan skrining kesehatan terhadap warga bantaran citarum. Karena bahayanya dampak dari pada gangguan penyakit, dan rentan terhadap anak-anak salah satunya penyakit gatal, batuk, dan dampak penyakit lainnya. Hal ini karena di sebabkan banyak faktor, baik dari limbah industri, sampah, dan lingkungan yang kotor, masyarakat juga harus tahu dalam mencegah itu semua, karena hidup di bantaran sungai cukup berbahaya, dan cepat terkena gangguan penyakit seperti yang di sebutkan.

Dalam acara ini hadir Shela rachma,s.ked FKUI, Universitas Indonesia Fakultas Kesehetah Publik Prof Wiko BB Adisasmito DVM, MSc, Ph.D, Irma Hutabarat dan para mahasiswa yang tergabung dalam Nusa Bersama. Menurut Shela " kita hadir di sini, dalam rangka penyuluhan kesehatan, dan sudah melakukan riset berdasarkan data warga bantaran sungai citarum, karena banyak sekali warga yang terserang penyakit kulit, baruk dll. Oleh karena itu kita bersama yang lain ingin mengenalkan cara hidup sehat dan pencegahan penyakit yang tergabung dalam Nusa Bersama Citarum " ucapnya.

Menurut Prof Wiko " kita juga hadir di sini ingin menjelaskan betapa pentingnya Sungai, Air Sumber Kehidupan, dan jangan sampai warga bantaran sungai tidak bisa merasakan merasakan kemerdekaan manfaat air, bagaimapun air harus bersih, seperti darah yang mengalir ke nadi, harus bersih, bayangkan bila darah kita yang mengalir kotor, jelas itu menjadi penyakit, begitupun air yang kita minum, bila kotor akan menjadi penyakit, reaksinya ada yang cepat atau lambat, tapi bila yang di minum atau di makan mengandung racun, tetap akan merugikan, karena timbulnya penyakit, dan kita harus menjadikan air kita bersih, dan itu tugas kita semua " jelasnya.

Sementara Irma Hutabarat angkat bicara " saya tahu betul tentang citarum yang sudah kronis, dan menjadi predikat sungai terkotor sedunia, dan saya mengalaminya, karena saya juga hidup dekat bantaran sungai citarum, yang memang terkontaminasi racun, dan ikut peduli dengan menanam Vertiver di hulu Cisanti, karena vertiver bisa mencegah sedimentasi, longsong dan menyerap racun yang masuk ke air, tanaman ini cukup multi fungsi kegunaannya dan berhasil, seperti di cisanti hulu sungai " pungkasnya.

Disisi lain Kol Yudi Zanibar Dansektor VI menjelaskan, sektor VI jembatan biru yang saat ini kita berkumpul, bahwa sungai citarum Oxbow yang di kenal kali mati, saat ini air tidak mengering, bahkan cendrung mengalir, dan ikan di sini tidak pernah kosong, karena terus berkembang biak, dan sungai di sini sangat kecil terkontraminasi dari limbah industri, dan yang terpenting masyarakat sini cukup tinggi tingkat kesadarannya, dalam menjaga sungai dan lingkungannya, sehingga mereka semua bagian dari ini semua, bersama para prajurit siliwangi  mensukseskan Citarum Harum, agar lebih baik kedepannya " tutup dia.




By : Hendra

BENAR ATAU DUSTA Rumput Ajaib ERTIVER Tak Sama Dengan AKAR WANGI

Irma Hutabarat salah satu penggiat dan aktivis peduli lingkungan, cukup sedih melihat sungai citarum yang sangat tidak aman dan kotor di penuhi limbah beracun, dirinya menangis melihat rusaknya dan tidak terawatnya hulu sungai cisanti. Karena pengalaman dirinya di lingkungan Sangkan Hurip dia tinggal, pernah menyaksikan anak perempuan tetangganya itu mengalami gatal di kelamin, dan tak kunjung sembuh akibat memakai air yang sama dari citarum.

Ketika di wawancara langsung jayantaranews.com sabtu 25-08-18 pukul: dirinya menjelaskan " saya tergugah selaku penggiat lingkungan yang di dorong juga oleh rekan saya, untuk merubah dan peduli sungai citarum harum bersih, dan harus di lakukan dari hulu dulu sebelum ke hilir, karena sungai citarum hulunya ada di cisanti, bayangkan hulunya saja sudah menyedihkan, dan saat itu cukup rusak dan rawan bencana longsor, karena banyak alih fungsi " ucapnya.

Sungai adalah nadinya kota atau negara, bayangkan bila sakit. Sungai citarum hulunya di cisati, dan bersama penggiat serta dukungan dari TNI saat itu, kita melakukan penanaman vertiver, karena vertiver tanaman jenis rumput yang cukup kuat dan multi fungsi, dengan akar yang kuat seperenam kawat baja kekuatannya, sehingga bisa mencegah sendimen, longsor, menghancurkan plastik, dan menghilangkan racun yang masuk di air " tutur Irma.

Dalam 6 bulan itu cukup signifikan sekali, terima kasih dengan TNI, karena bisa menekan biaya yang sangat minim, sungai urat nadi kota atau negara, bagaimana bila sakit, jelas itu masalah besar. Saya selaku penggiat harus bisa berikan solusi, kita tahu Erosi, sendimentasidulu dan polusi itu masalah utama serius, dan harus bisa di atasi, vertiver ini bisa melindungi, sungai infrastruktur juga, sanitasi juga langsung buang ke sungai, ini bisa di jadikan solusi eco toilet, karena akarnya bisa menyaring saat di buang ke sungai " ungkap Irma.

Vertiver dapat mengurai logam berat, dan bisa hidup di air, vertiver jenis ferinial dia akan selalu tumbuh, bila hujan dia akan subur, bukan jenis akar wangi yang di garut, akar wangi dia tumbuh seperti sereh, dan bisa di panen, vertiver di tanam bukan untuk di panen, tapi untuk  konservasi, dan akar vertiver harus 20 cm untuk awal tanam, bila gundul susah untuk tumbuh, vertiver jenis rumput yang akarnya bisa menahan infrastruktur, erosi, longsong dan menyerap racun " tutup irma.




By: Hendra

SATPOL PP SOREANG TINDAK BUANG SAMPAH SEMBARANGAN BERSAMA PENGADILAN BALEBANDUNG

Sidang yang di gelar di kantor Sat Pol PP Kabupaten Bandung yang di hadiri oleh Pengadilan dan Kejaksaan Bale Bandung di gelar kamis 06-09-18 pukul: 10:15 wib, di hadir Heru Dinarto SH, MH Hakim Madya Muda, Enang Suparman SH. MH Panitera Muda Pidana,  Riyani Wartiningsih SH Panitera Pengganti PN Bale Bandung.

Terlihat pelaku pembuang sampah, malu-malu dan cuek, saat tersorot camera, ketika di tanya " mereka beralasan susahnya buang sampah, karena kurangnya tempat yang memadai,  dan berharap pihak pemerintah setempat, memberikan tempat sampah yang layak,  agar bisa di tata, dan tiap tempat atau wilayah tersedia, agar bisa lebih baik lagi " jelas si ibu.

Saat di wawancara jayantaranews.com sekertaris Satpol Pp Kabupaten Bandung Agus Maulana menjelaskan " perilaku buang sampah tidak pada tempatnya, sangat mengganggu, dan satpol pp kab bandung melakukan operasi dan lakukan tindak pidana ringan, dan sedang di proses, saya kira itu unsur kesengajaan, dan di ikuti oleh yang lainnya, tertangkap tangan sekitar 23 orang, TPS sampah juga akan di sediakan,  kalau untuk sampah sudah lama " ucap Agus.

Kita akan intensif terus untuk penegakan Perda, ancaman kurungan minimal 6 bulan dan denda minimal 50 juta, karena ukurannya membuang bukan pada tempatnya, kita menangani sepanjang jalan baru sadu soreang, anggapan mereka karena ada sampah sebelumnya,  maka mereka bisa membuang sampah, dan kita proses semuanya,  dan kita serahkan pada Hakim dan Kejari Bale Bandung, pesan saya mari kita jaga lingkungan untuk anak cucu kita " tutup Agus.



By: Hendra

Serda Andri Agus Perkuat Atlit Dayung Indonesia Untuk Mendulang Medali

Jaka Baring Palembang,-  Serda Andri Agus. M yang merupakan Prajurit TNI anggota dari Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi beserta, 11 atlet dayung Indonesia lainnya berhasil menyabet medali Perak pada nomor perahu Naga/Canoe TBR 1.000 meter di Venue Dayung Danau Jakabaring Sports City (JSC) Palembang kemaren Senin (27/8).

Pada pesta olah raga akbar se Asia ini, Prajurit Kodam III/Siliwangi kelahiran Bandung tanggal 06 Agustus 1995, memperkuat Tim Dayung Indonesia dinomor Kano TBR 500 meter putra, dan berhasil meraih medali Perunggu.

Manajer Tim Perahu Naga (Traditional Boat Race/TBR) Indonesia Mardinal Young mengatakan bahwa, " persaingan sengit Indonesia di nomor perahu naga putra 1.000 meter adalah Tim Dayung China dan Thailand ".

Prajurit dengan Jabatan Bintara Kelas 1 Ton 1 Kompi Siswa III di Dodik Bela Negara ini direncanakan akan turun juga di kelas Kayak, oleh karenanya mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia juga tentunya warga Keluarga besar Kodam III/Siliwangi semoga bisa mendapatkan medali Emas.

Ayo Andri kamu pasti bisa, dengan semangat dan tekad pantang menyerah Prajurit Maung Siliwangi dapat berhasil menghadapi tantangan yang dihadapinya,  dengan semboyan cadu mundur pantang mulang bila tak gemilang.

Dengan latihan yang intensif, terarah dan terukur akan menghasilkan atlit - atlit yang profesional dan handal yang akan menghasilkan pundi - pundi medali yang dapat mengharumkan nama keluarga, diri, satuan serta Bangsa Indonesia umumnya.
(Pendam III/Siliwangi).


By: Hendra

Rakornis TMMD ke - 103 Tahun 2018 Jurnalistik Jabar Mewakili Kodam III/Slw Memenangkan Lomba Jurnalistik

Jakarta,- Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono menghadiri Rakornis TMMD ke - 103 tahun 2018 di
Jakarta kemaren Selasa (28/8).

Pada Rakornis TMMD ke - 103 ini terlebih dahulu dilaksanakan pengumuman pemenang lomba
Jurnalistik TMMD ke - 102 tahun 2018, Jurnalis Jabar mewakili Kodam III/Siliwangi memenangkan lomba Jurnalistik dengan judul TMMD Bukti Cinta TNI terhadap Rakyat, Tim yang bekerja memenangkannya lomba tersebut adalah Kerabat Kerja TVRI Jabar Produser Fahrani, PD Ahmansyah,
Kamerawan Bernas, Editor M. Adam, UM Nina Hasanah.

Pembukaan diawali dengan tarian pembuka Rakornis TMMD ke - 103 tahun 2018 dengan mengambil tema " TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju Sejahtera Dan Demokratis ".

Program TMMD ini menyiapkan operasi bakti TNI yang melibatkan TNI, Polri, Pemda dan semua stock holder serta seluruh masyarakat.

Rakornis ini dilaksanakan untuk menyamakan Visi dan Misi agar pelaksanaan TMMD 103 pada bulan September dapat terlaksana dengan lancar dan aman.

Kasad Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, " TMMD sebagai wujud kegiatan lintas sektoral TNI, Polri, Pemda dan masyarakat dalam rangka pembangunan masyarakat pedesaan, kerja sama TNI AD dan Kemendagri akan memotivasi dan tanggung jawab untuk pelaksanakannya sehingga perlu penyelarasan sebagai langkah awal guna sinergitas untuk mewujudkan kebijakan Pemerintah membangun dari Desa ".

" Gotong royong sebagai suatu warisan nenek moyang dan merupakan refillesi pembangunan bersama elemen masyarakat sebagai manifestasi pembangunan bangsa ", ulasnya.

" Semangat gotong royong dewasa ini harus menjadi aktualisasi seluruh elemen bangsa untuk menyelaraskan kepentingan
pembangunan terutama Desa yang belum tersentuh oleh program Pemerintah ", imbuhnya.

TNI, Pemda dan masyarakat perlu membuat skala prioritas untuk merealisasikan sasaran - sasaran yang menjadi prioritas.

TMMD ke - 103 dilaksanakan pada bulan September sampai November 2018 yang didukung oleh seluruh komponen masyarakat dengan sistem butum up planning serta melalui kesepakatan, melalui musrenbang.

Pada saat ini juga disampaikan pemenang lomba karya Jurnalistik diwilayah yang dikoordinir oleh para Kapendam dimasing - masing Kotama setempat.

Aster Kasad menyampaikan, " pada saat ini juga dibuka karya Jurnalistik TMMD ke 103 yang dapat diikuti oleh seluruh awak media atau Jurnalis dan  selanjutnya pahami tentang inti sari TMMD ".

Hadir pada Rakornis TMMD ke - 103 tahun 2018 ini adalah Kasad, Wakasad, Itjenad, Asrena Kasad,
Aster Kasad, Kadispenad, Menteri Dalam Negri diwakilkan kepada Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa dengan para pembicara Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dirjen Politik Pemerintahan Umum Kemendagri, Deputi Pencegahan BNN, Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR.
(Pendam III/Siliwangi).



By: Hendra

Komsos Kreatif Kodam III/Siliwangi Berikan Hadiah Bagi Pemenang

Bandung,- Aster Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Adri Koesdyanto mewakili Pangdam III/Siliwangi membuka komsos kreatif yang dilaksanakan di Aula Satata Sariksa Rindam III/Siliwangi Jalan Manado Bandung, Kamis (6/9).

Memulai kegiatan ini Aster sampaikan ucapan selamat datang kepada para Juri, Para peserta lomba  kesenian Daerah dan Nasional serta lomba melukis. Dan melalui Komunikasi Sosial Kreatif ini juga Aster membagikan hadiah kepada para pemenang lomba.

Aster Kasdam III/Siliwangi Kolonel Adri Koesdyanto mengatakan, " kegiatan komunikasi sosial krearif ini dilaksanakan mulai dari Tingkat Kodim, Korem, Kodam sampai dengan tingkat Mabesad ".

" Dengan tujuan untuk menjalin Komunikasi Sosial yang sehat dan harmonis guna meningkatkan tali silaturahmi antar Prajurit TNI dengan segenap komponen masyarakat ", ungkapnya.

Selain itu, " diharapkan kegiatan ini menjadi sarana untuk menggali kreatifitas dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya daerah - daerah di Jawa Barat ", ulasnya.

Melalui Komunikasi Kreatif ini makna dan pesan yang disampaikan adalah untuk tumbuhkan jiwa sportifitas, saling menghargai dan bekerjasama sehingga generasi muda dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Materi yang dilombakan diantaranya, lomba lukis yang bertemakan Kemanunggalan TNI - Rakyat yang diikuti 20 peserta, lomba tari kelompok diikuti 15 tim, lomba tari tunggal diikuti 15 peserta dan bagi Juara 1 sampai dengan 4 lomba lukis akan dilombakan antar Kodam di Mabesad sedangkan Juara 1 sampai dengan 3 tari baik kelompok maupun perorangan atau tunggal akan ditampilkan pada acara hiburan HUT TNI di Gubernuran Jabar.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah oleh Pabandya Komsos Sterdam III/Siliwangi Letkol Inf Harlansyah kepada Juara I Kreasi Tunggal Reza Sri Rahayu dari Kodim 0609/Kab. Bandung Korem 062/TN, Juara II Anastasya. AP dari SMAN 2 Purwakarta Korem 063/SGJ dan Juara III Silvi Natalia dari SMKN I Jampang Kulon Korem 061/SK.

Sedangkan Juara I Lomba Melukis sebagai Juara I Salmon dari ISBI Bandung Kodim 0618/BS,  Juara II Asep Marwan dari Kodim 0609/Kab. Bandung Korem 062/TN, Juara III Novia dari Kodim 0613/Cms dan Juara IV Idin dari Kodim 0610/Garut Korem 062/TN. Kemudian Kreasi Tari Kelompok Juara I SMK Mutiara Kabupaten Sukabumi Korem 061/SK, Juara II Nira Kota Bandung Kodim 0618/BS dan Juara III Wangsit Enterprise Kota Bandung Kodim 0618/BS.

Dengan para juri Rohewandi, S.Sn, M.M, Lik Setiawan, S.Kar, Dr. Supriatna, M.Sn dan Drs. Edy Sugiharto.
(Pendam III/Siliwangi)


By: Hendra

Pangdam III/Siliwangi Menerima Kunjungan Awal Gubernur Jabar

Bandung,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) meneriman kunjungan awal Gubernur Jabar di Ruang Kerja Pangdam di Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh Bandung, Jumat (7/9).

Gubernur Jabar terpilih H.M. Ridwan Kamil, S.T, M.U.D yang sering disapa dengan RK ini, ke  Kodam III/Siliwangi merupakan kunjungan awal atau pertamanya sejak terpilih dan dilantiknya menjadi Gubernur Jabar beberapa waktu lalu.

Diawal kepemimpinannya ini merupakan langkah awal silaturahmi dalam menjalin sinergisitas antara TNI yaitu Kodam III/Siliwangi dengan Pemerintah Daerah untuk bersama - sama menjaga kondusifitas wilayah Jawa Barat.

Dengan suasana keakraban, Pangdam III/Siliwangi menyambut kedatangan Gubernur Jabar diruang kerjanya dan tidak ada kekakuan diantara dua pejabat tersebut karena sebelumnya sudah saling mengenal.

Dari pertemuan singkat tersebut tidak ada agenda khusus yang dibicarakan selain silaturahmi dan berbincang - bincang ringan ke Makodam III/Siliwangi.

Pada kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) menyerahkan pelakat Cendra Mata Kodam III/Siliwangi  " Esa Hilang Dua Terbilang " kepada Gubernur Jabar H. M. Ridwan Kamil, S.T, M.U.D yang disaksikan oleh Para Asisten Kasdam III/Siliwangi dan pejabat Kodam III/Siliwangi lainnya.
(Pendam III/Siliwangi).


By: Hendra

Disdik Kurang Perhatian SDN Cigumelor Siap Ambruk

Bandung, Jayantaranews.com-Dampak dari tidak meratanya pembangunan gedung sekolah dikabupaten Bandung, menjadikan kesenjangan pembangunan gedung sekolah disinyalir masih banyak yang kondisinya memprihatinkan, selain kondisi gedung yang rusak bahkan banyak yang siap runtuh. Bukan hanya bangunan kelas saja yang kondisinya memprihatinkan, bahkan pagar dan lapangan upacara juga ada yang akan longsor.

Seperti SDN Cigumelor yang berlokasi didesa Sudi kecamatan Ibun kabupaten Bandung, yang dimana posisi tanahnya akan longsor akibat tidak ada Tembok penahan tebing (TPT). 

Menurut kepala SDN Cigumelor Odih, mengatakan " karena keberadaan banguna sekolah didataran tinggi dan tanahnya terkikis hujan dan lama - lama jadilah seperti ini. Maka dari itu perlu secepatnya da bangun TPT agar tanah tidak longsor, yang terancam ambruk oleh longsor salah satunya lapang dan satu ruangan kelas " jelas kepala SD Cigumelor Odih.

Masih menurut Odih " sebentar lagi mau masuk musim hujan yang dikawartirkan akibat guyuran hujan terus menerus,  tanah semakin terkikis dan akan mengakibatkan longsor. Maka dari itu saya mengharapkan sekali terhadap pemerintah daerah, khususnya Disdik kab. Bandung untuk meninjau dan secepatnya membangun TPT agar tidak terjadi longsor lagi " jelasnya.

Melihat kondisi sekolah SDN Cigumelor yang berada diatas tebing sangatlah dikhawatirkan akan roboh yang diakibatkan oleh tanah longsor akibat hujan. Untuk itu Pemkab. Bandung Khususnya Disdik, harus segera antisipasi dan membangun TPT untuk SDN Cigumelor desa Sudi kecamatan Ibun.




By: Hdr/Asep BOM.