Thursday, March 22, 2018

BARMIL JABAR KANG KOMAR BLUSUKAN PASANGAN CAWAGUB RINDU DAN TARIK SIMPATIK PELAJAR DALAM AJANG POLITIK 2018

Menjelang musim Pilkada Jawa Barat, Cagub dan Cawagub Jabar  No urut 1 Rindu (RK dan UU), relawan Barmil gencar lakukan sosialisasi. Terpantau di Alun-alun Ciparay Kabupaten Bandung, rabu 21-03-18 pukul: 11:50 wib, Indra Sekjen Barmil Jawa Barat sedang mensosialisasikan jargonnya.

Menurutnya " saya Barisan Ridwan Kamil (Barmil), blusukan bersama kang komar preman pensiun, dengan tujuan kang emil bisa lebih berglora lagi, agar program-program beliau di kota bandung, bisa di terapkan di kabupaten bandung dan di 27 kota/kabupaten se jawa barat " tutur indra.

Indra menuturkan, mendapati banyaknya keterangan warga kabupaten bandung yang begitu banyak masalah, terkait infrastruktur jalan jelek, sampah, lampu penerangan dan sebagainya, terutama banjir citarum ini menjadi prioritas kang emil, pasangan Rindu Kang emin dan UU, mohon doa masyarakat jabar, agar bisa mendukung pasangan Rindu " pungkasnya.

" kita juga berusaha patuhi aturan dari KPU, dan kita hanya membawa brosur unggulsn RK, kalender sebagai alat praga, isi program Ridwad Kamil, stiker, agar masyarakat tahu, dan hanya dua mobil dengan sebutan Barmil Jabar.

Preman Pensiun Komar (bebeb) sendiri selaku pengusung Rindu No urut 1, bahwa ridwan kamil itu bukan salah satu dari partai, tapi indrpendent, mereka yang punya simpati baik terhadap ridwan kamil, pasti menyambut baik, dan bila RK bergerak, maka relawan kota bandung bergerak " jelasnya.

Dengan melihat kota bandung yang sudah tertata baik dan bagus, ketika pilwakot di usung jadi pemimpin, maka ini terulang lagi saat pilgub jabar, bisa di lihat pariwisata, Etabilitas yang di bangun cukup luar biasa, kota bandung sabtu minggu penuh, infras dan kesehatan juga bisa terlihat " pungkasnya.

Intinya saya selaku artis menghimbau pada relawan barmil, jangan mau pulang sebelum padangan Rindu menang, dan saya tidak pernah malu untuk mengusung pasangan rindu " tegas komar.






By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)




Wednesday, March 21, 2018

MAYJEN TNI DONI MONARDO BERIKAN PENGHARGAAN PADA AWAK MEDIA CITARUM HARUM

Pada masa jabatan yang berakhir sebagai Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo berikan penghargaan pada penggiat lingkungan, aktivis dan wartawan, untuk citarum harum uang bekerja sama dalam kepedulian lingkungan, para awak media yang selama ini turut membantu dalam pemberitaan Program Citarum Harum.

Penghargaan tersebut di berikan langsung oleh Pangdam Mayjen TNI Doni Monardo dan Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Pangdam yang baru, acara berlangsung selasa 20-03-18 pukul: 15:30 wib, di Makodam III Siliwangi Jl. Aceh Kota Bandung.

Kapendam III Siliwangi, Kolonel Arh Desi Ariyanto, bahwa hari ini sebelum sertijab Pangdam, akan terlebih dahulu memberikan penghargaan bagi para penggiat lingkungan dan awak media yang selama ini turut serta membantu dalam peliputan Citarum Harum.

Mayjen TNI Doni Monardo selanjutnya akan bertugas dan memiliki jabatan sebagai Sekertaris Jendral Dewan Ketahanan Nasional, ini sesuai dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 14 Maret 2018 sebagai jabatan yang baru.

" saya mengucapkan banyak terima kasih untuk semua rekan, penggiat lingkungan dan awak media, yang selama ini ikut membantu kinerja Kodam III Siliwangi, khususnya prajurit TNI yang ada di lapangan, dan saya sangat apresiasi sekali, walau tidak di sini, saya tetap mantau dan akan selalu mendukung, tentunya pangdam yang barubjuga sama, karena sudah ada sistem yang akan mengantarnya, jadi tetap kawal citarum harum " tutur Pangdam.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PANGDAM III SILIWANGI TERUS BERJUANG UNTUK CITARUM HARUM AIR SUMBER KEHIDUPAN

Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo mengundang para aktivis, wartawan dan penggiat lingkungan untuk hadir si Makodam III Siliwangi Aula Silih Wangi selasa 20-03-18 pukul: 15:30 wib, berikan penghargaan sebelum sertijabnya, dan banyak pesan yang di sampaikan untuk meneruskan Citarum Harum.

Abah Irwan ketua Wanadri, " saya tahu dari dulu pa doni pada saat masih jadi perwira muda, dan dia sangat mencintai lingkungan, saya bukan penggiat lingkunga, mungkin tepatnya, penggiat kehidupan, dan baru saat ini TNI cukup kerja keras dalam penanganan Citarum, dan saat ini baru terjadi oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo, dan saya berharap untuk Pangdam sekarang tetap meneruskan dengan semangat dalam menuntaskan Citarum Harum.

Dr. Dini Dewi, saya ingat saat pa doni berkata segayung airpun itu sumber kehidupan, walau pada awalnya kurang interes, ketika bicara lingkungan, pa doni langsung melirik, saya tahu pa doni sangat cinta lingkungan, saya dan rekan terus menggodok perpres terkait citarum harum, dan akhirnya selesai tiga hari, lalu kita ajukan, sampai akhirnya selesai, dan jujur itu salah satu kebanggaan juga selaku penggiat kehidupan, kata abah irwan, dan pa donipun berikan selamat, kita hidupkan kembali kondisi lingkungan " pungkasnya.

Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo ucapkan pamit pada semua aktivis dan journalis penggiat lingkungan dan kehidupan, karena sudah ada surat perintah Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/247/III/2018, 19 Maret 2018, karena sebagai seorang prajurit tidak bisa menolak, dan untuk pangdam yang baru ini, tentu bukan hal yang aneh, saya mendapatkan data dari penggiat lingkungan, hanya tinggal sepertiga persen saja dari semua lahan konservasi, karena pencemaran lingkungan yang cukup luar biasa " jelasnya.

" saya juga sudah ceritakan pada Gubernur, Menko Maritim, pada saat Rapim bersama, bayangkan saja dana yang di keluarkan dalam penggiat lingkungan, khususnya citarum sudah 22 T lebih, dan masih belum bisa maksimal, 27 juta jiwa masyarakat mengandalkan air dari citarum jawa barat, dan hampir semua masyartakat membeli air untuk hidup ".

Dalam hal ini juga kita tidak perlu saling menyalahkan, tapi kita lebih menghargai masing-masing, ada dari dinas pemerintahannya, tugas utama adalah mengembalikan semua, dan menanam pohon 80 juta hektar yang harus di tanami pohon, bayangkan saja berapa banyak biaya yang harus di keluarkan, dan jangan banyak gunakan pektisida berlebihan ".

Ini menyangkut ketahanan bangsa, mungkin bukan indonesia emas, tapi menjadi indonesia cemas, karena hal ini jangan di biarkan, jelas masyarakat ketergantungan dari air citarum. Kita bertempur bukan pakai senjata, tapi bertempur memakai rasa, kita rubah rasa itu agar mau jadi kepedulian bersama, memang kodam III Siliwangi tidak semua tentaranya harus turun semua, karena di sibukan juga oleh pilkada, tapi kedepannya akan libatkan Kodam I, II, III, IV, mari kita kembalikan daerah konservasi seperti semula, kalau dulu banjir satu hari bisa surut, sekarang banjir perlu berhari-hari baru surut " tegas Pangdam.

Mayjen Besar Harto Karyawan selaku Pangdam III Siliwangi yang baru, dan menggantikan Mayjen Doni Monardo, dua hari kedepan akan ada sertijab di jakarta, arti nama saya Besar Harta Orang yang Berkarya, menerut bahasa jawa, saya pernah menjadi Danyonif Linud 502/Ujwala Yudha dan Danbrigif 13 Galuh, Komando kewilayahan sebagai Asops Kasdam XII/Tanjungpura, Danrem 062/Tarumanegara, dan Irdam Jaya, dan menjabat sebagai Irkostrad sebelum dipromosikan sebagai Komandan Pusat Penerbang TNI Angkatan Darat. Sederhana saja, kita belajar tentang lingkungan dan kita jadikan sungai jadi berenda rumah kita, kita selamatkan sumber mata air, karena air sumber kehidupan, karena tanah kita tanah surga, dan jangan khawatir walau pa doni sudah tidak di jabar, tapi program ini tetap berjalan, saya siap meneruskan Citarum Harum " pungkasnya.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

DENNY SANY CAMAT BUAHBATU BANDUNG " Jangan Saling Menyalahkan Terkait Sampah "

Kecamatan Buahbatu Kota Bandung di jabat oleh Denny Sany yang sebelumnya oleh Hendrawan, saat di temui media selasa 21-03-18 pukul: 12:10 wib, Denny Sany yang baru menjabat 2 minggu, selalu aktif dalam memantau wilayahnya, dari kelurahan sampai warga sekitar untuk di sambangi, dan mengenalkan dirinya selaku camat yang baru di buahbatu, dirinya selalu melakukan roadshow, dan memantau langsung yang menjadi wilayahnya.

Menurut Denny " walau saya baru menjabat di sini, saya tidak akan diam untuk terus monitor wilayah, baik kelurahan sampai warga, dan saya prioritaskan masa jabat saya di sini untuk masalah lingkungan dulu, khususnya banjir dan program pusat DAS Citarum Harum, karena ada daerah rawan banjir di tempat saya, faktor kesadaran lingkungan juga perlu " jelasnya.

Kebetulan sekali dalam hal ini kita juga bersama PMI Buahbatu adakan musyawarah dan pembentukan baru, yang kebetulan dari kota bandung juga hadir, karena PMI juga siaga dalam bencana di lingkungan, kami siapkan ambulance dan pick up, kendraaan yang stanby di kecamatan untuk kepentingan masyarakat, mobil siaga siap untuk masalah kebutuhan warga " pungkasnya.

Terkait DAS Citarum Harum, jelas sekali karena ini program pusat, kami sangat mendukung penuh, saya sudah lakukan monitoring dan bebersih sungai bersama Muspika Kecamatan Buahbatu, untuk bersama terjun membuat jaring di sungai cicadas baru, karena titik rawan, dan menghimbau masyarakat untuk selalu peduli lingkungan sekitar, dan memang saat ini fokus pada lingkungan dulu, mengingat masih musim banjir, seperti kemarin banjir cukup besar di wilayah buahbatu khususnya, margahayu dan margacinta " tutur camat.

Edi Juhendi sekcam buahbatu, saya jelas mendukung penuh program citarum harum, karena lingkungan tanggung jawab semua bukan hanya pemerintah saja, artinya kepedulian lingkungan harus ada, Denny juga menghimbau, dalam hal ini janganlah saling menyalahkan, karena kita semua bekerja pada pemerintah, dan yang jelas harus ada kesadaran yang tinggi untuk peduli lingkungan.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PRAJURIT SILIWANGI PANTANG NYERAH DALAM MENSUKSESKAN CITARUM HARUM

Sampah Teror Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, dan kembali menumpuk di sungai Cikeuruh, sampah tertahan di jembatan. Sampah yang cukup luar biasa, ini mengganggu masyarakat sekitar, karena cukup bau, dan rencananya akan di angkut pakai alat berat (Beco), menurut Kapten Nasrul Dansub sektor 1 saat di temui selasa 27-02-18 pukul: 11:00 wib " terkait citarum harum ini sampah harus kita upayakan di angkut, karena jelas ini cukup banyak, walau kesulitan tetap kita angkut gimana caranya, karena sebagai Prajurit Siliwangi tidak akan menyerah untuk mensukseskan Citarum Harum yang kita cintai " jelasnya.

Sampah yang konon kiriman ini, menumpuk di jembatan Cikeuruh Desa Tegalluar kecamatan bojongsoang, sampah yang cukup tebal dan bau ini, cukup meresakan warga, karena bau, menurut warga tegalluar " bahwa sampah ini kiriman, karena sebelum banjir sungai bersih, dan aman dari sampah, pada hujan besar dan banjir, sampah banyak datang dan tertahan di jembatan cikeuruh, di duga sampah dari luar, bayangkan orang bisa berdiri di atas sampahnya, perahu karet saja gak menyentuh air tapi di atas sampah, pasti tebal sekali sampahnya, dan berbangkai " ungkap epen.

Akhirnya sampah di angkut dari sungai pakai alat berat, dan masih dalam pemikiran upaya untuk membuangnya, mengingat situasi masih banjir di wilayah tersebut, dalam pengangkutan sampah ini saya selaku Dansub haru mengawasi dan ikut dalam pengerukan. Prajurit Siliwangi harus sigap dan siap, semua ini demi rakyat jawa barat, agar sungai aman dari sampah dan limbah, karena Citarum Harum harus sukses.Kapten Nasrul " prajurit siliwangi dan masyarakat harus bebarengan dan ikut andil dalam citarum harum, agar ada kebersamaan " ungkapnya.







By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Mayjen Doni Monado Himbau Masyarakat Jangan Konsumsi Ikan Dari Wadug Saguling Cirata Dan Jati Luhur

Himbauan Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo Menghimbau untuk masyarakat, agar hati-hati mengkonsumsi ikan dari wadug, karena Pencemaran terparah Saguling, Cirata, Jati luhur, ekoli, mercury, bakteri, timbal dan kandungan berat yang lainnya terkandung dalam ikan ini, yang bersumber dari tiga wadug ini, bayangkan bau menyengat saja sudah tercium dari wadug ini aroma limbah, di khawatirkan ada pihak yang tidak bertanggung jawab membuang limbah medis ke citarum " jelasnya.

Dalam program Citarum ini, jangan sampai ada rakyat yang merasa di rugikan, karena kehadiran prajurit, justru dengan adanya program citarum harum ini, bisa menambah income penduduk setempat, karena prajurit akan menginap di rumah penduduk, jelas itu akan di bayar, dan semoga limbah industri yang di buang selalu berkurang setiap harinya, karena selalu di awasi dan si pantau. Dirut PJT II akan punya cara dengan melepas ikan di wadug itu, dalam menanggulangi setimen-setimen yang ada di wadug itu, dan bisa mengurangi.

Kapendam Kolonel Desi Arianto menegaskan " berdasarkan hasil Lab Kesdam III Siliwangi jangan pernah mengkonsumsi ikan dari Citarum, khususnya wadug saguling, citarum, jati luhur, karena terbukti mengandung, logam berat, bakteri ekoli, mercuri, dan pesidomonas arigonisa, ini ada hasil labnya, karena akan berakibat pada pskerja semuanya, dan satgas citarum, meningkatkan kesejahreraan rakyat, khususnya yang ada di DAS Citarum, dan akan ada solusi untuk pekerja keramba, dan jelas akan ada alih profesi dari Kementrian " tegasnya.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PEDULI CITARUM HARUM GELAR SILATURAHMI PANGDAM III SILIWANGI DENGAN INSAN MEDIA

Sambutan Kapendam Desi Arianto, Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo tidak mau ada Protokoler saat gelar diskusi karena Panglima tidak suka protokoler, agar bisa lebih akrab dan bebas. Dan saat bicara Siliwangi, kita semua adalah siliwangi, makanya kita membuat group WA Journalist Siliwangi. Citarum bukan hanya di Indonesia, tapi citarum sudah mendunia, jadi citarum terkotor sedunia sekarang mulai kembali bersih dan di mulai dari dunia.

Sumbangan pencemaran sungai citarum terbesar itu jelas 100% dari Industri yang membuang limbahnya ke sungai, sehingga merusak ekosistem sungai citarum, Kesdam III Siliwangi sempat turun dalam memeriksa Situ Cisanti, dan menemukan kadungan mercuri sudah sangat tinggi, kemungkinan besar hal ini dari pupuk, bahkan ikan di sana sudah tercemar bakteri " jelas Pangdam.

Dilema sampah yang harus di angkut sekitar 20.000 ton sehari yang ada di tengah-tengah masyarakat, bayangkan hanya seperempatnya saja yang bisa di angkut, lalu sisanya gimana, jelas ini akan menjadi penumpukan.

Bagaimana anak bangsa akan berkualitas dan punya SDM tinggi, bila konsumsi makanan mengandung pektisida, dan seharusnya masyarakat yang tinggal dibhulu itu lebih sehat dan segar, tapi hanya mencapai 60 tahun, menurut camat, lurah dan lingkungan, itu yang menyampaikan pada saya camat, bukan saya, karena manusia hidup dengan kandungan air, tentunya air harus bwesih dan sehat " ungkap Pangdam III.

" dan untuk rekan wartawan, saya sangat berterima kasih pada semua rekan wartwan, untuk selalu memberitakan Citarum Harum, tiada hari tanpa berita, terima kasih rekan wartawan yang terus untuk beritakan Citarum Harum, dan memberikan simbol Journalis Siliwangi untuk Indonesia " tegas Pangdam




By: Hendra Sunda Pos (Ina-ina)

SAMPAH LIAR ILEGAL MENUMPUK DI SISI SUNGAI CINAMBO GEDEBAGE

Giat beberes sampah yang menjadi kontroversi di kalangan masyarakat, khususnya penghuni bantaran Sungai Cinambo Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage Kota Bandung, kini di genjot kembali untuk di bebenah senin 13-03-18 pukul: 10:00 wib.

Program Pusat Citarum Harum yang menjadi prioritas jawa barat itu, masih kurang dari kesadaran bersama, staff ekbang kelurahan ciskid, Beti S menjelaskan " dalam rangka mendukung program pusat, citarum harum yang turun kebawah, dan tanggung jawab pangdam, sampai ke kita di kelurahan " jelasnya.

Anak Sungai Citarum Cinambo sepanjang 7 Km, dan tepatnya di lokasi ciskid, tim gober terus bebenah, terkait sampah yang di indikasi di buang ke sungai, dan memang ini bukan penampungan sampah, dan ini titik rawan, dengan adanya masyarakat pendatang, dan bukan tempat pengolahan sampah, tapi masyarakat masih kurang kesadarannya, dan sering gonta ganti orang, kita terus sosialisai tentang K3 nya, pernah di eksekusi tapi masih membandel, sehingga masalah jadi berat seperti ini " tutur beti.

Mulyadi, bahwa saya selaku babinsa di sini tetap mendukung pimpinan kami terkait program citarum harum, dan akan terus berkordinasi dan berkolaborasi dengan yang lain agar terus ada pembinaan kepedulian lingkungan, dan terus membantu, bahwa jangan buang sampah ke walungan, karena TNI saat ini bahu membahu terus melaksanakan giat citarum harum, selebihnya pihak kami sedang BKO di sungai " ungkapnya.

Lurah Ciskid Dadang Sobandi S.Ip, dan seklurnya giat rapat kecamatan, dan tidak mendampingi langsung gober yang bebersih sampah. Pengelola sampah di lokasi angkat bicara saat di konfirmasi langsung, " sampah ini murni warga rw 08, dan masalah sampah di sini sudah menjadi tahun ke tahun tak pernah tuntas, bahkan bak penampung sampah itu jarang di angkat, sehari hanya dua rit oleh roda tiga, bahkan sampah plastik di pilih untuk di jual, dan jelas swadaya, menyerap pengangguran yang ringankan tugas kelurahan " pungkasnya.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

JALAN GEDE BAGE RUSAK BERAT PROVINSI TURUN TANGAN " SUMARRECON DI NILAI KURANG PEDULI "

Wilayah Gedebage Kota Bandung cukup pesat dalam pembangunannya, dan akan menjadi kota teknopolis dengan adanya proyek pengembang dari Sumarrecon. Tentu saja infrastrukturnya juga harus menunjang baik.

Perbaikan jalan utama lintas Gedebage Kota Bandung kini di aspal oleh Provinsi Jawa Barat, walaupun lalu lalang kendaraan berat jenis dump truck muatan tanah urugan yang maksimal beroprasi milik Sumarrecon, selaku pengembang di nilai kurang peduli terhadap fasilitas pengguna jalan umum, karena jalan tersebut bisa membahayakan pengguna roda dua.

Ketika di konfirmasi langsung di lapangan selasa 13-03-18 pukul: 11:30 wib, Opik Pupr Prov penanggung jawab lapangan menjelaskan pada media " jumat di kerjakan dari rell rekereta sampai sekarang di pusdikmin habis 2 dt, dan rencana sampai perbatasan jembatan di wilayah derwati, panjang yang di kerjakan sekitar 3,2 kilo meter " jelasnya.

Jalan terparah rusak berat rell kereta sampai pusdikmin, itu parah sekali, kesininya lumayan, dan pabrik sana juga agak berat, jelas membahayakan, sesuai dengan laporan warga, ini memang murni dari provinsi jawa barat, saya mencakup jalan provinsi saja, dan yang lainnya bisa ke pimpinan kami, karena bila ke arah yang kesan detailnya kurang tahu, bisa konfirmasi ke kantor saja " ungkap opik.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

BERSIH KOTOR LAGI SAMPAH KEMBALI NUMPUK DI CIKERUH " KEMBALI PRAJURIT KODAM III SILIWANGI PERANGI SAMPAH"

Sampah kembali menumpuk di jembatan Cikeruh Desa Tegalluar Bojongsoang Kabuoaten Bandung kamis 01-03-18 pukul: 09:00 wib, setelah pasca di angkut alat berat (beco) kemarin, hal ini di sebabkan sampah kiriman dari luar, anak sungai cinambo yang bertemu dengan sungai cikeruh, dan debit air sungai cikeruh kembali naik, sehingga sampah tertahan di jembatan cikeruh.

Sektor 6 Kapten Nasrul Dansub 1 Tegalluar menjelaskan " sebelumnya sungai cikeruh sudah aman dan bersih, karena kemarin habis di angkut oleh beco, tapi sejak pagi tadi sampah kembali menumpuk di jembatan, dan saya kembali monitor ke lapangan apa sebabnya sampah ini datang lagi " pungkasnya.

Kades Tegalluar Galih Hendrawan, " yaa sampah ini jelas bukan punya masyarakat tegalluar, ini kiriman dari luar, karena kemarin habis di angkut, sekitar 40 mobil truck, karena sungai cikeruh ini nyambung pertemuannya dengan sungai cinambo, apa lagi air sungai cikeruh sekarang debitnya naik lagi, kemarin sore sudah turun " jelasnya.

Peltu St. Manullang, saya selaku prajurit siliwangi akan terus berupaya dan berusaha memerangi sampah di sungai, walau tak kunjung jua selesai, karena bersih lalu kotor lagi dengan sampah, dab sampahnya beraneka ragak, tv, lemari, kasur dll ada sini, semoga saja semua sadar akan peduli lingkungan, kami prajurit kodam III siliwangi tetap berjuang " tegasnya.





By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)