Tuesday, July 31, 2018

TNI Ungkap Pengedar Minuman Oplosan Tuak

Kab. Bandung,- Sudah sering terjadi musibah meninggal dunia yang diakibatkan dari minuman keras oplosan yang menimpa para remaja bahkan orang tua beberapa waktu lalu.

Kemaren 9 orang anggota TNI dari Intel Korem 062/Taruma Negara berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengedar minuman keras oplosan jenis tuak lintas Kabupaten dan Kota di perkebunan teh Kampung Cipangisikan Desa Rancabali Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, Selasa (17/7).

Kronologis pengungkapan diawali dengan cara pengintaian dan pengendapan selama lebih kurang 2 minggu dengan mengikuti gerak gerik pergerakan mobil box pengangkut minuman keras oplosan yang dikemudikan oleh saudara Ian Hardianayah (28).

Tepat pada waktunya, Tim Intel Korem 062/TN dibawah pimpinan Pelda Anung Apandi sebagai Komandan Unit 2 berhasil menangkap pelaku pengedar dengan barang bukti 1 unit mobil box dengan nomor polisi D 8147 EC dan minuman keras oplosan lebih kurang 50 jiregen yang siap jual.

Anung menjelaskan, " menurut keterangan yang didapat dari saudara Ian minuman tersebut didapat dari Kecamatan Tegal Buled Kabupaten Sukabumi dan rencananya akan didistribusikan kepada pengecer atau warung - warung penjual minuman keras oplosan tuak kebeberapa daerah diantaranya Kecamatan Ciwidey, Baleendah dan Soreang ".

Ditempat yang berbeda 1 Tim Unit Intel Korem 062/TN dibawah pimpinan Lettu Inf Syaifullah juga  berhasil menangkap pengedar minuman keras tepatnya di Jalan Raya Cikajang Kecamatan Cikajang.

Dengan barang bukti sebanyak 16 dus minuman keras diamankan, untuk sementara tersangka atau pelaku bersama barang bukti diamankan di Makodim 0611/Garut setelah itu nanti akan diserahkan kepada Kepolisian untuk menjalani proses lebih lanjut.

Tindakan yang dilakukan oleh Tim Intel Korem 062/TN ini bertujuan untuk meminimalisir tindak kejahatan diwilayah yang diakibatkan dari minuman keras oplosan maupun minuman keras lainnya.
(Pendam III/Siliwangi).


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Pangdam Berikan Motivasi Kepada Siswa Secata PK

Pangalengan,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) memberikan pengarahan kepada Siswa Pendidikan Calon Tamtama Prajurit Karier (Dikcata PK) Gelombang I Tahun 2018 di Dodik Secata Rindam III/Siliwangi Pangalengan, Sabtu (28/7).

Pada pengarahannya Pangdam memberikan motivasi kepada seluruh siswa Secata PK yang berjumlah 291 orang siswa tersebut.

Disampikannya, " kepada pelatih untuk apa tujuan latihan, mengapa mereka harus latihan, sehingga siswa mampu melaksanakan dan memahami latihan yg dilaksanakan ", jelas Pangdam.

Dilanjutkannya, " tingkatkan kemampuan membaca, siapa diriku apa kehebatanku, aku harus bisa, kalau ditegur jangan marah dan harus berterima kasih karena sudah membuka tabir untuk menyempurnakan diri ", jelasnya.

" Semakin tinggi tingkat kemampuan  membaca hingga ribuan kalimat semakin peka dan sadar bahwa semakin banyaknya peluang - peluang yang ada didepan dimata dan disekitar kita ", tegasnya.

" Sebagai seorang Prajurit kalian harus memiliki, mengasah dan mempertajam 5 kemampuan dasar, karena kemampuan dasar tersebut merupakan bentuk wujud dari harga diri satuan dan harga diri pribadi. 5 kamampuan dasar yang wajib dimiliki setiap Prajurit TNI AD adalah disiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri dan memiliki fisik/jasmani yang sehat dan prima serta memiliki kemampuan navigasi darat baik perorangan maupun kelompok ", ungkap Pangdam.
(Pendam III/Siliwangi).


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Monday, July 16, 2018

Panglima TNI Dan Kasad Tinjau Kesiapan Kunjungan Presiden Jokowi

Bandung,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) sambut kedatangan Panglima TNI dan Kasad di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Senin (16/7).

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kasad Jenderal TNI Mulyono didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) dalam rangka meninjau dan memeriksa kesiapan tempat yang akan digunakan kunjungan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Hanggar PT. Dirgantara Lanud Husein Sastranegara Bandung.

Turut pada rombongan Panglima TNI dan Kasad adalah Aspers Panglima TNI, Kapuspen TNI, Aster Kasad dan protokol Panglima TNI dan protokol Kasad.

Tempat yang ditinjau Panglima TNI dan Kasad serta rombongan tersebut akan  digunakan  Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo untuk memberikan pengarahan kepada  4.500 orang Babinsa seluruh Indonesia yang dipusatkan di Bandung yang akan dilaksanakan pada hari Selasa 17 Juli 2018.

Bintara pembina desa (Babinsa) adalah pasukan kewilayahan yang merupakan ujung tombak dan mata telinga serta garda terdepan TNI di wilayah. Tidak kenal lelah dan menyerah bekerja bersama rakyat bergotong royong untuk membangun desanya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI, Kasad dan rombongan meninjau barisan sepeda motor Babinsa yang diparkir dihalaman depan Hanggar PT. Dirgantara.

Panglima TNI dan Kasad mengecek satu persatu sarana yang digunakan dengan tujuan agar pada pelaksanaan nanti tidak ada kendala dan gangguan yang berarti.

Hadir pada peninjauan ini diantaranya Pj. Gubernur Jabar Komjen Pol M. Iriawan, Dansesko TNI, Kasdam III/Siliwangi, Kasgartap II/Bandung, para Asisten Kasdam III/Siliwangi dan Para Kabalakdam III/Siliwangi.
( Pendam III/Siliwangi).



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina) 

Sunday, July 15, 2018

WARGA JEMBATAN BIRU TERUS MERAWAT TAMAN DAN SUNGAI JAGA KEBERSIHAN " TERIMA KASIH TNI "

Jembatan Biru Oxbow,  tidak pernah sepi di kunjungi warga, baik warga sekitar dan warga dari luaran, yang ingin mancing ataupun istirahat. Mancing mania dan peduli sungai untuk citarum yang lebih baik, cukup di respon positif dari masyarakat Desa Bojongsoang Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Sektor VI mampu menyulap sungai, yang tadinya tumpukan sampah, dan tercemar limbah, kini menjadi tempat bermain dan memancing untuk warga.

Salah satu warga saat di temui jayantaranews.com jumat 13-07-18 pukul: 15:15 wib, menjelaskan " saya sangat berterima kasih, dengan adanya program citarum harum, dan kehadiran bapak TNI, mampu membangun tingkat kesadaran bersama,  khususnya terhadap lingkungan, betapa hebatnya bapak tentara ini,  tak kenal lelah, dalam menjaga sungai, dan hasilnya, bisa di lihat yang mancing tak pernah sepi dari pagi sampai malam, dan mampu menciptakan ekonomi warga sini, bisa berdagang " jelasnya.

Terlihat anak usia tanggung yang sedang giat bebersih pungut sampah di bataran sungai, dan siram pohon sebagai taman bermain, asik dengan sendirinya,  di temani beberapa tamannya, sambil menikmati sore hari bersama warga yang sedang asik mancing. Jelas dalam hal ini ada kesinambungan, antara masyarakat dengan TNI,  yang mampu menciptakan hubungan harmonis, demi melanjutkan tanpa di perintah, menciptakan generasi cinta sungai dan lingkungan sendiri.

Arni dan Anti siswa kelas 2 SMU, yang juga Karang Taruna Rt 08-09 Rw 10 mengucapkan " buat bapak TNI terima kasih, tempat ini jadi ramai dan bersih, kami juga bisa jualan untuk tambahan uang saku sekolah, karena dengan adanya mancing berkelanjutan, dan di kelola oleh karang taruna, harapan kami, ini bisa lebih baik kedepannya, dan terus di rawat, lingkungan kami jadi indah, tak seperti dulu " jelasnya.

"buat bapak TNI, jasa bapak tidak akan di lupakan, kami senang sekali, dengan seperti ini, kami bisa lebih berkarya dan akan menyirami pohon sore hari, karena paginya kami sekolah " tutup dia.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PEDULI CITARUM BNI KANWIL BANDUNG BIDIK SEKTOR VI UNTUK RTH

BNI Kantor Wilayah Bandung Mangaer Ary R Taufik menjelaskan " dengan adanya program citarum ini, Bni ikut peduli untuk berpartisipasi, terjun langsung meninjau lingkungan di temani Dansektor VI Kolonel Inf Yudi Zanibar, dalam kunjungan ini kami dan rekan melihat langsung secara jelas dan cukup luar biasa, yang dulunya tumpukan sampah, sekarang sudah tersulap menjadi bersih di sepanjang oxbow, yang tadinya tumpukan sampah " ucapnya.

Dan lebih tertarik lagi, kami dan rekan menyaksikan warga atau masyarakat, selalu ada di sini untuk memancing, dan merubah suasana, dari sepi menjadi ramai, dari kumuh menjadi menjadi bersih, ini cukup positif sekali, apa lagi banyak kalangan masyarakat luas yang melintas jembatan biru ini selalu melihatnya, karena sekarang sudah berbeda dari sebelumnya," ucap Ary

Dalam kesempatan ini, kami juga ingin menjadi bagian dalam mensukseskan program citarum, dan kami bersama ada Andy Pribadi, Dian Aprianti, dan Fitri ikut meninjau lokasi Oxbow Bojongsoang naik Perahu Katamaran yang di sambut langsung oleh Dansektor VI, karena masyarakat sekitar bisa manfaatkan ruang terbuka secara positif, dan kami akan membantu merubah RTH, menjadi tempat yang layak untuk di gunakan masyarakat " jrlas Ary.

Ary juga menambahkan " kami akan menyampaikan dan berkordinasi dengan kantor pusat, untuk secepat mungkin melaksanakan, dan menunggu bahan-bahan yang masuk dari sektor VI, untuk menjadi kajian pendahuluan dalam melaksakan program BNI di sektor VI " tutup dia.





By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

SATGAS CITARUM SEKTOR 9 GIRING PEMBUANG LUMPUR B3 KE POLRES CIMAHI BANDUNG

Berawal dari kecurigaan warga Rw 16 Desa Giriasih Batu Jajar Kbb yang melihat mobil angkutan colt diesel dengan nopol D 9647 UB saat membuang sampah memakai karung, dan isinya lumpur yang tidak seperti biasanya,  sehingga warga melaporkan hal ini pada satgas citarum sabtu 07-07-18. Satgas citarum segera merespon laporan warga, dan dengan cepat langsung mengkroscek ke lokasi yang di informasikan.

Pada saat kegiatan pat sampah Satgas Citarum. Pukul 15.00 wib, mendapat informasi dari warga masyarakat ada truk yang bongkar karung di pinggir sawah cukup mencurigakan, Anggota Satgas Subsektor 02 Batujajar pos Ds Giriasih Sektor 09 Peltu Hutagalung, Pelda Natsir, dan Praka Eko, langsung menghampiri truk colt disel yang sedang bongkar muatannya.

Ternyat karung tersebut benar limbah B3, hal ini terbukti dari surat jalan yang di kantonginginya,  jelas tertera PT.  Samudra Jaya Indonesia dengan alamat Jl. Ciburuy Padalarang KBB dengan tujuan Karawang, dari Pt. Godiva Astrea Textil Jl Dayeuhkolot Kab Bandung. Selajutnya anggota pos melaporkan ke Dansubsektor 02 Batujajar Kapten inf Nasrul Tonyok, setibanya Dansub langsung lapor Komandan sektor 09 Kolonel inf Sahal Maruf. Perintah Dansektor kepada Dansub agar berkordinasi dengan Kapolsek.

Sementara pengemudi Wawan S (49) dan Asep S (54) saat di tanya " yah ini mobil perusahaan milik Pt. Samudra Jaya Indonesia dan ini limbah pabrik, ini ada dokumen manifest nya " ucapnya.

Hasil kordinasi tersebut, Kapolsek Batujajar meminta Dansubsektor berkordinasi dengan Polres Cimahi. Sejumlah 3 orang Anggota Polres datang ke TKP melakukan pemeriksaan, dan selanjutnya di bawa ke polres untuk di proses dan di tindak lanjuti, dalam hal ini Dansubsektor menyerahkan sepenuhnya ke polisi untuk di usut secara tuntas.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PULUHAN WARGA KECEWA KARTU BPNT YANG DI TERBITKAN BNI MAJALAYA BERMASALAH

Pengambilan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk warga tersendat dan mengecewakan. Warga Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, yang terverifikasi mendapat bantuan berkumpul di aula desa senin 09-07-18 pukul: 12:35 wib, karena masing-masing warga akan mendapatkan BPNT yang sudah di persiapkan dan akan di cairkan langsung.

Namun puluhan warga kecewa, pasalnya setelah di kumpulkan dan berharap bisa bawa pulang bantuan Program BPNT yang di tunggu, ternyata bermasalah. Kartu BPNT yang di keluarkan oleh BNI Majalaya bermasalah, karena tidak di bisa di pakai, saat di gesek tidak ada saldonya, jadi tidak bisa di cairkan seperti yang di harapkan.

Deni TKSK Kecamatan Bojongsoang " ya saat ini kartu BPNT tidak bisa di pakai, karena saat di gesek bermasalah, jadi tidak bisa di cairkan, hal ini bukan dari pihak kami, tapi BNI itu sendiri yang mengeluarkan kartu BPNT, saya juga tidak tahu kenapa bisa begini, dan saya juga akan tanyakan, kasian warga sudah menunggu, tapi tidak bisa di gesek, alias kosong " jelasnya.

Asep Supriatna S. Ip Kades Buahbatu cukup kecewa " kasian ini warga sudah di kumpulkan semua, malah gak bisa di cairkan, jadi saya malu juga sama warga, sudah kumpul malah kartu BPNT tidak bisa di pakai, dengan nada kecewa, dan melihat warga kembali pulang.

Terlihat beberapa warga murung, ketika di tanya warga, " mungkin kurang beruntung kali,  kartu tidak bisa di gesek, sudah menunggu lama, malah tidak bisa di pakai, padahal itu baru, gak tahu kok bisa kaya begini, padahal saya berharap kartu bisa di pakai.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Saturday, July 14, 2018

TNI AD Mulai Rehab Rumah Zohri, Sinergitas Komponen Bangsa

Sejak pagi tadi, rumah peraih piala emas lomba lari 100 meter Finlandia Lalu Muhammad Zohri di Dusun Karang Pengsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai dibongkar sejumlah personel TNI yang dibantu masyarakat setempat, Sabtu (14/7).

Menurut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., saat diwawancarai sejumlah media dilokasi menyampaikan pembongkaran tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi pihaknya bersama keluarga Lalu Muhammad Zohri dan Alhamdulillah keluarganya semalam (Jumat kemarin malam) mengijinkan dan merestui perehaban ini.

Namun sambungnya, perehaban ini tidak mengubah konsep aslinya dengan tetap menggunakan kayu dan atapnya menggunakan genteng sesuai permintaan dari pihak keluarga sehingga tidak merubah kesan aslinya. "Cuma konsep bangunananya yang akan kami lebarkan 1 meter ke belakang supaya lebih luas dengan atap naik menjadi 3 meter agar lebih nyaman", ungkap Rizal.

Dilanjutkannya, di dalam ruangan akan kami pasang keramik, dibuatkan ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur yang sebelumnya belum ada, dengan harapan sekembalinya nanti lebih bisa meningkatkan prestasinya di tingkat internasional.

Terkait seluruh biaya kata Rizal, " Alhamdulillah sudah banyak donasi dari seluruh Indonesia dan juga banyak yang sudah menghubungi kami untuk membantu, salah satunya ITDC untuk di wilayah NTB. "

"Jumlah anggaran perehaban rumah masih dihitung oleh Danden Zibang 2/IX Mataram direncanakan satu bulan kedepan sudah selesai karena dibantu masyarakat dan steakholder yang lain", jelasnya.

Selain perehaban rumah tambah Rizal, juga akan dilakukan perawatan jalan. "Kami  juga akan mengerjakan fasilitas umum berupa perawatan jalan sekaligus pemasangan lampu penerangan jalan agar nyaman digunakan oleh masyarakat dan anak-anak juga bisa bermain dengan aman", pungkasnya.

Selain personel TNI yang melaksanakan pembongkaran dan perehaban, terlihat juga dilokasi anggota PLN untuk membantu memasang lampu jalan dan dari BPN untuk mengukur luas tanah milik keluarga Lalu Muhammad Zohri dalam rangka pembuatan sertifikat.

(Pendam III/Siliwangi)


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Thursday, July 12, 2018

Kasad: Proyeksi Kekuatan Kostrad Mengatasi 3 Trouble Spot

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memimpin upacara Alih Kodal satuan-satuan dari jajaran Divif-1/Kostrad, Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodam XIV/Hassanuddin menjadi bagian dari atau dibawah kendali Divisi-3/Kostrad, di Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (12/7/2018).

Kasad mengatakan, Alih Kodal ini merupakan bagian dari upaya penataan organisasi TNI Angkatan Darat dalam kerangka Pembangunan Kekuatan Pokok Minimum atau _Minimum Essential Force (MEF)_ yang dilaksanakan atas dasar konsep pertahanan berbasis kemampuan sesuai dengan dokumen Postur TNI AD 2010-2029.

Kasad mengungkapkan, perkembangan lingkungan strategis, baik dalam skala global, regional maupun nasional senantiasa mengimplikasikan kemungkinan timbulnya spektrum ancaman baik yang telah terantisipasi maupun ancaman bentuk baru terhadap kedaulatan dan integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Potensi ancaman yang terjadi di suatu wilayah dapat dipolitisasi menjadi ancaman berskala nasional yang membahayakan kedaulatan negara. Disintegrasi bangsa masih menjadi tujuan dan sasaran upaya pihak-pihak yang berseberangan dengan NKRI. Setiap Komando Utama Operasional TNI, baik kekuatan terpusat maupun kewilayahan harus mampu mengambil langkah-langkah antisipatif dan preventif untuk menghadapi berbagai potensi ancaman tersebut,”tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, TNI AD telah merencanakan dan memperjuangkan penambahan 1 Divif dalam jajaran Kostrad sejak lama, bahkan sudah tercantum dalam dokumen Postur TNI AD tahun 2005-2024. Dalam dokumen tersebut, pembentukan Divif-3/Kostrad direncanakan pada Renstra tahun 2010-2014. “Penambahan kekuatan Kostrad diperlukan agar Kostrad sebagai kekuatan terpusat memiliki 3 Divif yang dapat diproyeksikan untuk mengatasi 3 trouble spot di seluruh wilayah NKRI secara simultan dalam kapasitasnya sebagai unsur darat Pasukan Pemukul Reaksi Cepat _(Striking Force)_ dan sekaligus sebagai pasukan siaga _(Standby Force)_,”ucapnya.

“Pembentukan Divif-3/Kostrad dengan satuan jajarannya didasarkan pada Perkasad Nomor 16 Tahun 2018 tentang penataan satuan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI AD. Pada tahap awal, pembentukan Divif-3/Kostrad dilakukan dengan melaksanakan Alih Kodal atas beberapa satuan jajaran Divif-1/Kostrad, Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih. Hal ini dilakukan dalam rangka mencapai efisiensi proses pembentukan satuan dan agar kesiagaan operasional dapat tercapai dalam waktu yang relatif lebih singkat,”tegas Kasad.

Jenderal TNI Mulyono menambahkan, Alih Kodal satuan ini meliputi Brigif Para Raider-3/Tri Budi Sakti dari Divif-1/Kostrad ke Divif-3/Kostrad beserta 3 Yonif jajarannya yakni Yonif Para Raider 431/Satria Setia Perkasa, Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya dan Yonif Para Raider 433/Jalu Siri. Selanjutnya, Alih Kodal Brigif 20/Ima Jaya Keramo dari Kodam XVII/Cenderawasih ke Divif-3/Kostrad beserta 2 Yonif jajarannya meliputi Yonif 754/Eme Neme Kangasi dan Yonif 755/Yalet. Kemudian terakhir Alih Kodal Yonarmed 6/105/Tarik/Tamarunang dan Yonarhanud 16/Sula Bhuana Cakti dari Kodam XIV/Hasanuddin ke Divif-3/Kostrad.

Kasad mengharapkan, penataan satuan dan pembentukan satuan baru khususnya yang terkait dengan pembentukan Divif-3/Kostrad akan terus dilanjutkan dengan melengkapi Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur dan Satuan Bantuan Administrasi hingga terpenuhinya organisasi Divif-3/Kostrad. “Demikian pula halnya dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih, Alih Kodal beberapa satuan jajarannya ke Divif-3/Kostrad akan diikuti dengan pembentukan beberapa satuan baru untuk menggantikan satuan yang telah dialihkodalkan tersebut, sehingga postur serta kesiapan operasional Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih dapat tetap terjaga,”ungkapnya.

Kasad minta kepada seluruh prajurit untuk segera bentuk dan tanamkan jiwa korsa, identitas kolektif dan kebanggaan dalam diri sebagai warga jajaran Divif-3/Kostrad. “Sebagai prajurit TNI AD, loyalitas kepada satuan dan institusi di atas segalanya dan kalian pasti mampu melaksanakan tugas sebagai prajurit-prajurit Kostrad dengan sebaik-baiknya,”pungkasnya.

(Dispenad/Pendam III/Siliwangi)



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Pembangunan Gedung Strok Center Kontrak Tidak Terpenuhi Mitra Kena Finalti

Cimahi, Pada kesempatan ini saya melihat langsung peninjauan terhadap pasilitas kondisi terakhir Rumah Sakit Dustira, pengembangannya luar biasa kemajuannya dibandingkan dengan beberapa puluh tahun kebelakang saya pernah datang kemari.

Dikatakan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) pada saat peletakan batu pertama pada pembangunan Gedung Stroke Center Rumah Sakit Dustira di Cimahi, Kamis (12/7).

Selain itu Pangdam juga meresmikan penggunaan Gedung Perawatan Cukuray, gedung ini dibangun dua lantai  yang akan digunakan untuk ruang perawatan anggota Militer dengan kapasitas 60 tempat tidur

Selanjutnya Pangdam meresmikan penggunaan Gedung Perawatan NICU PICU ( Neonatal Intensif Care Unit dan Pediatric Intensive Care Unit ) sebagai ruang perawatan intensive untuk bayi usia 0 sampai 28 hari dan anak - anak usia 29 hari sampai 14 tahun yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus guna mengobati terjadinya kegagalan organ - organ vital.

Pangdam menjelaskan, " ada beberapa pembangunan pasilitas yang memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien baik itu pada pasien Meliternya maupun pada pasien umum yang memiliki BPJS untuk bisa dirawat di Rumah Sakit Dustira ini ".

" Yang dibangun saat ini adalah bangsal perawatan Cikuray, Nicu Picu perawatan intensif untuk anak yang membutuhkan perawatan khusus ", jelasnya.

" Untuk meningkatkan pelayanan dan perlengkapan pasilitas dan alat harus diimbangi dengan kemampuan profesional dan SDMnya ", ungkapnya.

Pangdam tegaskan , " untuk memberikan pelayanan yang terbaik, prioritas utama  adalah penyelamatan jiwa sedangkan masalah administrasi urusan belakang ".

Untuk pengawasan pembangunan dari Zidam III/Siliwangi dan anggaran yang digunakan dari PNBP, sedangkan pengawasan lanjut bekerjasama dengan mitra untuk membangun.

Selanjutnya Pangdam titipkan 3 kata yaitu jangan hianati kami, membangun kita bekerja secara profesional berarti kwalitas out put dari hasil bangunan itulah yang diprioritaskan dan menjadi kepuasan bagi para mitra sendiri.

Target pembangunan 120 hari sesuai dengan kontrak, kalau kontrak tidak terpenuhi berarti mitra kena finalti. Apabila kena filnati berarti dia harus membayar denda kepada Negara yang kedua mitranya kena black list dia tidak dapat pekerjaan lagi.

Pada kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) dan Ketua Persit PD III/Siliwangi Ny. Tari Besar Harto Karyawan mengunjungi pasien yang ada bangsal tersebut.

Hadir pada kegiatan tersebut Kakesdam III/Siliwangi, Karumkit Dustira, Aspers dan Asops Kasdam III/Slw, Dandim 0609/Kab. Bandung, pejabat teras jajaran Kesdam III/Siliwangi serta Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi bersama pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD III/Siliwangi dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis pohon mangga alpuket.

(Pendam III/Siliwangi).

By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Friday, July 6, 2018

PJ GUBERNUR JABAR MANTAU PROGRAM CITARUM DALAM PERCEPATAN DAN PROSES HUKUM PELANGGAR LINGKUNGAN

Pj Gubernur Jabar M. Iriawan meninjau dan menyisir langsung perkembangan Sungai Citarum jumat 06-07-18 pukul: 08.00 wib. Dalam giat pelaksanaan Prgram Citarum Harum. DAS Citarum yang di awali kunjungan ke Bojongsoang Kabupaten Bandung,  di titik pertemuan Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum, yang menjadi area sorotan Sungai Citarum terkotor dan paling tercemar se dunia, oleh limbah domestik maupun limbah industri.

Pada saat peninjauan terlihat kondisi kebersihan sudah meningkat ( mencapai 95%), sisanya masih terus dikerjakan oleh para Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Rehabilitasi Citarum. Sekitar pukul: 13.00 wib,  kunjungan dilanjutkan ke area pembibitan tanaman dan penghijauan hulu Citarum dengan di dampingi langsung Kolonel Inf Yudi Zanibar Dansektor VI.

Dalam program konservasi hulu Citarum ini di dapatkan laporan kekurang perpaduannya impelementasi program, antar Kementerian dan Dinas terkait yang ditemukan oleh para Komandan Sektor yang bertugas di lapangan, untuk itu Pj Gubernur akan segera menindaklajutinya dengan mengadakan Rapat Evaluasi Lengkap seluruh instansi yang terlibat dalam Program Citarum Harum di Kantor Gubernur Jawa Barat " ucap gubernur.

Pj. Gubernur Jabar melanjutkan peninjaun ke salah satu pabrik tekstil di Majalaya Kab Bandung pukul: 14:00 wib, monitor yang di temukan melakukan pelanggaran dalam proses pembuangan limbah cairnya, sehingga mencemari sungai Citarum. Dapat disaksikan secara langsung 9  mesin telah disegel oleh Dinas Lingkungan hidup Kab Bandung,  dan beberapa outlet pembuangan limbah cairnya di cor adukan beton oleh Satgas Citarum sebagai tindakan awal penegakan hukum yang akan terus di proses melalui Wadan Satgas Penegakkan Hukum " jelasnya.

Dan di lanjutkan mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Regional (TPSR)  legok Nangka di  Nagreg Kab.  Bandung pukul: 16:00 wib, dengan areal seluas 78 hektar, Pj. Gub Jabar menyaksikan infrastruktur yang sudah terbangun berupa jalan masuk sepanjang 2 Km dan instalasi penimbunan sampah yang di bangun melalui dana APBD Prov Jabar, dan bantuan APBD sejak tahun anggaran 2010. Di samping itu ditinjau pula penyiapan lahan pengolahan sampah, pembangunan instalasi pengolahan air lindi sampah, serta areal yang akan di bangun untuk instalasi pembangkit listrik tenaga sampah melalui skema lelang investasi, Pj Gubednur Jabar juga menugaskan Dinas LH sebagai pengelola TPSR tersebut, untuk mempercepat proses lelang investasi yg saat ini sedang berjalan dengan mendapat pendampingan dari LKPP.





By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

KADES CITEREUP ACUNGI JEMPOL MENURUTNYA PT. DALIATEX PEDULI LINGKUNGAN

Dalam gencarnya pengecoran saluran limbah dalam memerangi limbah industri yang bandel, hal demikian menjadi rubrik utama dalam pergerakan peduli lingkungan, dan itu di apresiasikan oleh semua. Pt. Deliatex yang berlokasi di Jl. Moch Toha Desa Citereup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, menurut Kades Citereup Entang Sudrajat cukup peduli " contoh dalam merekrut pegawainya pabrik ini sesuai dengan apa yang di inginkan warga di sini " ucapnya.

Pabrik ini juga sangat memperhatikan pada lingkungan sekitar, dan selalu ada komunikasi antara semua. Menurut Ahmad warga dan tokoh " masalah limbah cukup keras saat ini, tapi untuk deliatex alhdullilah aman, karena di arena sekitar sini bila ada limbah, bukan dari sini, tapi dari utara, dan ikan di sini masih bisa hidup, bahkan kadang ikan dari pabrik sini bisa di dapat di saluran pembuanngan, karena ikan bisa hidup, tapi bila ada limbah sebrang sana datang, bisa mati " jelasnya.

Selaku ketua rw Undang "justru dengan adanya citarum harum kami senang, jadi semua bisa ikut mengontrol lingkungan, dan jelas kami mendukung, apa lagi bila ada pabrik nakal yang tidak taat aturan yang mencemari lingkungan, kami akan datangi, karena jelas mengganggu, deliatex bisa mengurus limbahnya dengan baik, minta di awasi dalam pembuangan limbahnya, hanya saja saya ingin citarum juga di keruk secara benar, agar sungai tidak dangkal, dan banjir terus ke tempat tinggal kami " pungkasnya.

Farida " untuk deliatex bagus, dan tidak bahaya untuk sekitar limbahnya, dan semoga saja bisa menjadi contoh untuk yanh lainnya, dalam membuang limbahnya, agar tidak bahaya bagi lingkungan.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PT DALIATEX MEMAKSIMALKAN LIMBAHNYA SESUAI ARAHAN MENKOMARITIM

Menkomaritim Luhut Binsar Panjaitan (LBP) saat pertemuan di Luxury Hotel Bandung beberapa bulan yang lalu, sempat mengundang ratusan pengusaha, dan menghimbau langsung untuk memaksimalkan mengolah limbah dengan baik, dan perbaiki Ipalnya agar limbah pabrik atau industri yang di buang untuk tidak mencemari aliran sungai, dalam jangka tiga bulan untuk segera di laksanakan dan lakukan perbaikan secara maksimal.

Dansektor VI Kolonel Yudi Zanibar, bersama jajaran satgas citarum lakukan sidak langsung ke Pabrik Textile Pt. Deliatex Jl. Moch Toha Rt 2 dan 3 Rw 10 Desa Citereup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung rabu 04-07-18 pukul: 10:30 wib. Bersama dengan Kades Entang Sudrajat, Ketua Rw dan Rt,  serta tokoh masyarakat ikut dalam sidak tersebut, dan di dampingi koramil, juga Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Risnanto, guna menyaksikan proses limbah tersebut.

Menurut Tajudin Bagian Safety on treatment " bahwa kami akan selalu mengikuti arahan dari dinas terkait, seperti yang pernah di sampaikan pada kami saat di undang pa menko, bahwa ipal harus baik dan mengolah limbahnya harus aman untuk di buang ke lingkungan, makanya kami menanam ikan hidup, jenis ikan mas di kolam akhir, untuk barometer bahwa ini aman, bisa lihat sendiri, limbah kami memakai proses biologi, dan dalam kolamnya selalu di berikan oksigen, dan kami memakai produk lokal dalam mesin press untuk mengontrol bakteri yang berlebih " jelasnya.

Dirinya juga menbahkan, Daliatex juga selalu memperbaharui Proper (sertifikat biru) dan selalu update tiap tahunnya, saya rasa kami selalu ikuti arahan, termasuk dari Dinas Lingkungan hidup, baik kabupaten, provinsi dan pusat, sebaliknya saya juga berharap bukan hanya sini saja, tapi yang lainnya juga pasti bisa " ucap tajudin.

Dalam kesempatannya Dansektor VI Kolonel Zanibar, menyampaikan pada Rudi Ujoto selaku owner secara langsung, di hadapan semua " loh buang limbah harus aman, kalau gak aman gua cor, dan loh siapin semennya,  dengan nada gaul, dan mengucapkan terima kasih atas semua yang ikut mengawasi dan mengontrol lingkungan agar tetap aman dan nyaman.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

SEGERA TINDAK TEGAS OKNUM PENYEROBOTAN TANAH DAN PEMALSUAN DOKUMEN CIUMBULEUIT CIDADAP KOTA BANDUNG

Setelah menunggu beberapa hari, dan pernah ada mediasi langsung di Kelurahan Ciumbuleuit Cidadap Kota Bandung, yang terkesan tidak ada titik temu. Terkait masalah yang di duga kuat penyerobotan tanah oleh pihak Isep Tedi yang berlokasi Kp. Kebon Tujuh RT.06 RW.011  Kelurahan Ciumbeliut Kecamatan Cidadap Kota Bandung, di laporkan langsung ke Polda Jabar Unit Reskrimum dan SPKT selasa 03-07-18 pukul: 11:10 wib. Luciana Wibowo di dampingi advocatenya, langsung membuat Laporan Perkara (LP) , terhadap pelaku penyerobotan tanah miliknya, guna untuk di tindak lanjuti secara hukum pidana atau perdata.

Luciana Wibowo di dampingi para advocatenya, Aries Sisanto SH, Suharjo SH, Muktar Efendi SH,  melaporkan secara resmi perkara ini,  dan pihaknya ingin masalah ini segera di proses secara hukum untuk di tangani secepat mungkin. Muktar menjelaskan " dalam masalah ini kita berbicara kedaulatan, yang harus menghargai satatus kepemilikan atas hak tanah, bukan bicara nominal, artinya ini jelas bukan penyerobotan, tapi sudah mengklaim kepemilikan, karena dasar kepemilikan sertifikat yang di keluarkan BPN, artinya ada dua sertifikat dalam bidang tanah yang sama, dan ini hak selaku masyarakat Indonesia " jelasnya.

Dalam masalah ini jelas, status Isep Tedi sudah bukan menguasai lagi, tapi mendeklarasikan dirinya selaku pemilik sah, karena mengantongi sertifikat Bpn, jadi murni bukan penyerobotan, langkahnya kami serahkan kepada jalur hukum, dasar inilah kami ada untuk membuat laporan, guna untuk di tindak lanjuti, karena kami Warga Negara Republik Indonesia, harus taat pada hukum, mari kita buktikan secara hukum " ucap muktar.





By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

MINTA ARAHAN TNI BUKTIKAN DIRINYA BISA " BRIGEZ KERJA BAKTI BERSIHKAN LINGKUNGAN "

Brigez Bojongsoang kerja bakti bersama peduli lingkungan, dengan cara membabat rumput liar, dan rapikan sisi jalan dari sampah yang bertebaran. Sebanya 200 anggota Briigez Dpc Bojongsoang Kabupaten Bandung, berkumpul minggu 01-07-18 pukul: 10:00 wib, di sepanjang jalan Desa Jelegong Kecamatan Bojongsoang, untuk penyerangan bebersih sampah.

Ali Ketua Brigez Dpc Bojongsoang menjelaskan " kami brigez bojongsoang menjawab, bahwa kami juga bisa, dalam rangka kerja bakti ini, semata-mata untuk lingkungan kita agar lebih bersih dan nyaman, jadi kami siap dalam memerangi sampah dan limbah, bapak TNI bantu arahkan kami " ucapnya.

Humas Brigez Hilman " ini lah brigez saat ini, kami juga siap di perlukan dalam membantu semua, dan jangan ragu kami siap dalam memerangi sampah " ucapnya.

Kehadiran Kolonel Yudi Zanibar selaku Dansektor VI, membuat Brigez gembira, pasalnya tanpa di undang dirinya mau menyambangi dan melihat mereka, kami senang dengan Komandan Sektor VI, tidak melihat kami sebelah mata, dan saya ingin selalu di arahkan, untuk lebih baik" ungkap anak brigez.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

MAHASISWA UPI INGIN GALI TERUS TENTANG CITARUM " NEGARA LAIN SAJA PEDULI KENAPA KITA TIDAK "

Dansektor VI Kolonel Yudi Zanibar, bersama jajaran Dansub dan semua anggota sektor sambut kedatangan Mahasiswa UPI dalam rangka KKN minggu 01-07-18 pukul: 09:00 wib. Bersamaan dengan Hut Bhayangkara ke 72 suasana menjadi semangat, di tambah dengan menebar bibit ikan di sungai citarum jembatan biru oxbow, warga pun antri untuk segera aksikan kailnya.

Dansektor dalam sambutannya " kalian adalah anak penerus bangsa, selama kalian belajar kalian harus punya nilai baik, baik di sekolah dan di hadapan Tuhan, maka kalian harus punya Budhi Dharma seorang pelajar, agar sukses di hari ini dan hari esok, dengan datangnya kalian mahasiswa upi, semoga generasi ke depan bisa lebih mencintai sungai " jelasnya.

" perlu di ingat sungai citarum banyak di manfaatkan untuk semua masyarakat, bukan hanya jawa barat saja, dan bayangkan bila sungai citarum rusak dan mengandung bakteri serta logam berat, maka kita akan mudah di jajah bangsa lain, karena limbah industri bisa membuat kita sakit berkepanjangan, maka itu cintai sungai, air sumber kehidupan untuk kita semua " tutup Dansektor.

Mewakili Mahasiswa UPI, Manaf kami bersama yang lain di bagi beberapa kelompok untuk menempati setiap sektor,  dan kami memilih sungai citarum, alasannya simple saja, sungai citarum terkenal kotor dan jorok sedunia, lihat saja negara lain saja peduli, kenapa kita yang jelas ada di sini tidaka, dan kami akan lakukan penelitian dan riset, agar lebih mengenal lagi citarum, walau memang dalam hal ini tugas KKN.

Kita akan terus mengikuti arahan dari TNI, terus ingin melakukan inovasi, karena kita harus bisa merubah mindset agar semua masyarakat mau lebih peduli dengan sungai kita, orang bule saja mau, kita harus lebih bisa dan mau lagi " ucap Manaf




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

MANCING LAGI WARGA SERBU JEMBATAN BIRU OXBOW CARI POSISI NYAMAN

Jembatan Biru Oxbow minggu 01-07-18 pukul: 08:00 wib, padat dalam acara tebar benih ikan. Kolonel Yudi Zanibar saat di temui " dalam rangka menyambut Mahasiswa Upi dalam rangka Riset KKN di bantaran sungai, khususnya Sektor VI Bojongsoang, kebetulan juga Hut Bhayangkara ke 72, maka kita berkumpul langsung, tujuannya untuk kepedulian bersama masyarakat demi lingkungan kita " ucapnya.

Antusias warga Kp Cijagra RW 10 Desa Bojongsoang menyambut gembira,  menyaksikan prajurit TNI Tebar ikan Lele dan Mujaer di oxbow jembatan biru Bojongsoang, nampak beberapa warga bersiap mengambil lapak mancing sebelum ikan di tebar oleh Prajurit Siliwangi " bakalan mancing mania nih buat kita " tutur warga.

Tantan Ketua RW 10 kp Cijagra " lihat saja warga berbondong-bondong untuk memancing, mungkin ini dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72 sehingga ada giat menebar ikan dan warga memancing , saya atas nama warga kp cijagra mengucapkan banyak terima kasih kepada Kolonel Yudi Zanibar , telah menebar ikan ke sungai oxbow semua ini bisa di nikmati oleh warga sini khususnya, hiburan mancing gratis bwrsama " ungkap Tantan

Abah warga sepuh,  Hal senada di sampaikan  oleh Abah wawan ketika di temui wartawan menjelaskan kan " alhamdulilah walau pun saya baru dapat ikan lele dua ekor lalu lepas lagi karena kojanya bolong , tetapi saya  sangat senang ada hiburan gratis, terima kasih komandan semoga bisa di tambah lagi ikannya, sambil tertawa lebar.

Hari ini saya menganggap hari yang baik sekali, satu sisi kami kedatangan anak-anak penerus bangsa dari Universitas UPI Bandung, dan cukup luar biasa mau belajar untuk lebih mengenal sungai citarum, dan warga juga menyambut gembira bersamaan tebar bibit ikan serta Hut Bhayangkara ke 72, bersama kita kuat " tutup Dansektor.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)