Wednesday, March 23, 2016

PISAH SAMBUT KAPOLDA JABAR (JODIE) DI SAMBUT MERIAH JAJARAN POLDA JABAR

Selasa 22-03-16 Kapolda Jawa Barat yang baru Irjen Pol Jodie Rooseto tiba di Mapolda Jawa Barat pukul 10:20am, Jalan Soeta Bandung, Kapolda baru ini tiba untuk mengikuti prosesi serah terima jabatan Kapolda Jawa Barat.
Saat datang ke Mapolda Jabar, Kapolda baru (Jodie) disambut oleh Kapolda Jabar sebelumnya Irjen Pol Moechgiyarto dan seluruh jajaran Kapolres di wilkum Polda Jabar. Dengan sambutan musik sunda untuk menyambut kehadiran Kapolda baru tersebut yang akan menjabat di Polda Jabar.

Jodie Rooseto  sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri, kini resmi bertugas menjadi Kapolda Jabar untuk menggantikan Irjen Pol Moechgiyarto yang resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Pria kelahiran Kota Bandung 56 tahun silam ini, tidak asing lagi di ruang lingkup Polda Jabar, Posisi Jabatan penting pernah diemban di wilkum Polda Jaba, dan di antaranya Kasubbag Prodok Setdit IPP Polda Jabar, Kasat Intelkam Polwiltabes Bandung Polda Jabar, Ka SPN Cisarua Polda Jabar dan Kapolwil Purwakarta Polda Jabar.

Pejabat No 1 Di Kepolisian Jawa Barat ini tiba di Mapolda Jabar telat waktu dengan jadwal yang seharusnya pukul 09:00am sudah tiba, tetapi seluruh jajaran anggota Mapolda Jabar tetap semangat dalam menunggu Kapolda baru mereka, sebagai ujung tombak kepemimpinan Kepolisian di Jawa Barat.

Saat ini, prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda Jawa Barat masih berlangsung di halaman Mapolda Jabar, dan setelah prosesi sertijab, di lanjutkan dengan upacara di halaman Polda Jabar. Adapun tamu yang hadir saat prosesi sertijab kapolda baru, terlihat Gubernur Jabar/wakil, Kejati tidak lupa Walikota Bandung menghadiri acara di Mapolda Jabar, di sambut dengan jajaran Polda Jabar, dan berlanjut di Aula Mulyono Polda Jabar sampai selesai.

By: Hendra (Ina-Ina)

Thursday, March 10, 2016

TEGALLUAR KRISIS LAHAN RESAPAN AIR "PROYEK LIAR KEMBALI BERJALAN" PEMERINTAH ACUH

Proyek liar kembali berjalan  habiskan ruang hijau dan lahan resapan air, seolah-olah tidak peduli terhadap lingkungan Desa Tegalluar dan masyarakatnya, Pembangunan proyek di Jl Raya Tegalluar Sapan KM1 Desa Tegalluar Kec Bojongsoang Kab Bandung, dalam pembangunannya tidak melihat kearifan lokal serta ramah lingkungan, dan cendrung merusak lingkungan. 

Pembangunan tanpa pertimbangkan dampak kedepannya yang akan mengancam lingkungan setempat, baik banjir, limbah dan yang sifatnya akan merugikan sebagian banyak masyarakat sekitar. Sedangkan apa yang di dapat untuk masyarakat tegalluar dari pembangunan yang saat ini sedang meluas lambat laut akan menghabiskan lahan hijau dan resapan air. Sementara dari proyek pembangunan tersebut hanya memberikan keuntungan untuk kalangan tertentu saja, yang sifatnya pribadi. Dalam proses awal  pengurugan sudah terkesan tidak peduli lingkungan, jalan kotor berdebu dan becek jika hujan.

Proyek yang sedang di bangun tersebut, rencananya di peruntukan untuk pabrik HOTMIX (Supply Coran) PT.SCG, dalam perjalanan membangun saja tidak patuh terhadap aturan, membangun tanpa IMB, dan jelas ijin yang lain di duga tidak ada (masih proses) dengan kata lain tidak mengantongi ijin. Ironisnya Pemerintah setempat dari Desa dan Kecamatan acuh, seperti tidak perduli. Hal ini mencerminkan prosedur dalam menempuh perijinan di abaikan begitu saja tanpa ada teguran serius dari pihak terkait.



By: Hendra (Ina-Ina)