Wednesday, January 16, 2019

HOME PRODUKSI LIAR DI DUGA BUANG LIMBAH HASIL CUCIAN SABLON KE ALIRAN SUNGAI

Home Industri di duga cemari sungai dan tidak jelas legalnya, pabrik rumahan yang berlokasi di Jl. Burujul No 31C Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, saat di konfirmasi langsung jayantaranews.com berkelit, dirinya (Hendrik), selaku owner usaha miliknya aman saja, dan hanya terima bordel dari maklun pabrik lain.

Saat si tanya, hanya bordelan saja, lemparan dari pabrik lain, dan mengakui hanya dua lantai yang di milikinya, namun saat di periksa ada 3 lantai, yang di pakai untuk sablon dalam skala besar, dan cukup luas, terlihat tempat cucian hasil sablon banyak bercak bekas warna dan kimia, namun dirinya berdalih hasil pembuangannya tidak ke saluran air, melainkan ke safetytank.

Menurut Hendrik " saya hanya maklun saja, dan bila tidak ada kerjaan atau order saya berhenti, kita bukan Cv atau Pt, hanya maklunan aja, bergerak di border saja, dan penanggung jawab fajar di margaasih, kita usahanya border saja, hanya jasa, dan saya tidak hasilkan limbah, hanya terima maklunan aja, tidak ada yang lain, luas juga hanya 5x20 saja, dan ini lantai 2 satu buat border dan lantai 2 buat tempat tinggal, " ucapnya.

Babinsa Rahayu Tata menjelaskan " siap saya sudah cek langsung ke lokasi dan sudah di laporkan ke Danramil 0926/mhy sebagai Dan Sub Sektor 21-10 dan sudah di laporkan ke Dansektor 21, karena wilayah Desa Rahayu masuk Sub Sektor 21-10, untuk saat ini pembuangannya di salurkan ke safetytank selanjutnya akan bikin bak husus untuk pembuangan limbahnya.

" Dan sudah waktu itu lagi di pasang paralonnya dan di ancam sama saya juga bila kedapatan lagi air berwarna dari rumah ko hendrik sangsi nya lebih berat, dan akan di monitor terus, Ngakunya waktu kemarin udah lk 10 hari katanya ga ada oder " ucap Babinsa.






By: Hendra




PEMBENAHAN CITARUM HANYA TNI YANG BISA DIPERCAYA DAN HARUS SALING MENDUKUNG

Dengan di lakukan evaluasi 1 tahun citarum harum di Gedung Graha Manggala Siliwangi Jl. Aceh No 66 Merdeka Sumur Bandung, harapannya semua pihak tahu, khususnya pemerintah daerah, bahwa satgas citarum sudah bekerja dalam menuntaskan predikat sungai terkotor sedunia, citarum sudah mengalami perubahan, tidak seperti dulu, sungai citarum menjadi lahan sampah dan limbah cair dari pihak-pihak yang tidak perduli lingkungan.

Perwakilan dari Kemenkomaritim Tb. Haeru saat hadir menjelaskan " bahwa masyarakat juga harus peduli dan ikut andil,  karena masalah citarum ini global konfliknya, dan hanya TNI saja yang bisa terjun menanggulanginya, saat ini aturan terkait baku mutu sudah ada perubahan sejak satu tahun yang lalu, hanya tinggal tunggu saja pengesahaannya, dan harus di kawal, ini peran dan tugas media juga untuk mengawal dan mendampinginya, coba bantu rekan-rekan semua, Dansatgas juga harus aktif turun untuk pembenahan " ucapnya.

Pangdam III Siliwangi Mayjen Tri Soewandono " bahwa dana 300 milyar yang akan di kucurkan tahun 2019 ini, di nilai kurang,  karena masih banyak yang harus di persiapkan, salah satunya alat berat dan kebutuhannya, belum lagi yang lain-lain, kita masih hitung dan kalkulasikan dulu, yang penting kinerja prajurit kami satgas citarum akan tetap di maksimalkan, dan terus berkordinasi dengan pihak-pihak terkait, penangan hukum itu Polda Jabar " jelasnya.

Bebrapa tokoh, dan aktivis peduli lingkungan, pada kesempatannya, Mang Utun " meminta semua pihak untuk bekerja secara baik dan benar, khususnya dalam penindakan hukum di wilayah jabar, meminta kepastian jelas untuk menindak, dan aturan juga harus di tegakan, harus adil dan tegas, jangan menindak pelanggar kecil tetus, tapi pelanggar yang besar juga di tindak, klo masalah citarum harus ada ketegasan, dan bbws harus tanggung jawab dalam menangani sungai " paparnya.








By: Hendra

CITARUM HARUS LEBIH BAIK TAHUN 2019 DENGAN SUPORT DANA OPERASIONAL SATGAS

Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum Jawa Barat di Gedung Graha Manggala Siliwangi selasa 15-01-19 pukul: 09:00 wib, yang di hadiri langsung Pangdam III Siliwangi Mayjen Tri Soewandono, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto M.S.i, Ridwan Kamil Gub Jabar,  seniman Tisna Sanjaya, Bupati, Walikota, perwakilan Kementrian LH, Kemenkomaritim, Pengusaha dan sejumlah tokoh dan aktivis lingkungan,  dalam psmbahasan citarum lebih baik kedepan, Gubernur Jabar (RK) sendiri berceloteh, masalah citarum ada yang peduli dan ada yang tidak peduli yang berkumpul di ruang ini.

Ridwan Kamil Gubernur Jabar akan membuat pusat Comand Center yang berlokasi di Jalan Naripan, dan semua di situ untuk ambil keputusan tentang citarum, harus berpusat di situ di jadikan ajang pertemuan rapat untuk mengggodok khusus citarum harum, sampah akan di kelola satgas citarum Radius 500 meter wilayah citarum.

" Dalam penanganan citarun Tahun 2019 ini semoga lebih baik dari tahun kemarin, dan akan di maksimalkan, saya sudah mengajukan anggaran sebesar 300 milyar untuk Satgas Citarum, dan sudah di setujui, yang nantinya para Dansektor bekerja ada dananya, satu dansektor sekitar 15 milyar, semoga saja cepat turun".

Kang Emil juga minta maaf kepada semua, bila dirinya ada salah tafsir, dalam penanganan citarum, tapi pada dasarnya ini buat kebaikan bersama, dan mari kita sama-sama bekerja kedepannya untuk citarum harum, yang nantinya satgas citarum hanya mengurusi sungai, bukan sampah yang numpuk di jalan atau trotoar, agar bisa membantu beban satgas, dan kita akan beli 10 alat berat, guna meringankan beban kerja TNI di Citarum " ucapnya.

Kita harus ada kordinasi aktif dengan semua yang terlibat, dan saya selaku Dansatgas Citarum akan perintahkan kepada Bupati/Walikotanya untuk bergerak, atasi sampah jalan dan trotoar, tidak lagi tugas Satgas TNI, dan perlu di ketahui juga, pemda juga ada yang punya kendaraan dan tidak, jadi biar tetap sinergis dalam melakukan itu semua, danau resitensi juga akan di buat, karena cienteung juga tidak bisa menampung banjir di baleendah dayeuhkolot kab bandung, semoga saja dana 600 milyar untuk provinsi bisa segera turun " tutupnya.








By: Hendra

Monday, January 14, 2019

Persit KCK Koorcabrem 062/TN Bantu Masyarakat Terdampak Puting Beliung

Angin puting beliung yang terjadi Jumat sore 11 Agustus 2019 telah memporakporandakan ratusan rumah di RT 01 RW 16 Blok. 16 Perumahan Rancaekek Kencana dan RW. 08 Desa Jelegong Kab. Bandung.

Sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak  bencana tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Koorcab Korem 062/TN Garut Ny. Tatan Ardiyanto dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0619/ Kabupaten Bandung Ny. Teguh Waluyo didampingi Ketua Persit Ranting Cabang XX Ny. Ujang  menggelar Bakti Sosial bagi warga masyarakat terdampak, Sabtu (12/1).

Menurut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 062/TN Ny. Tatan Ardiyanto, " bantuan yang diberikan kepada Warga masyarakat khususnya RW. 06 Dan RW. 08 Desa Jelekong Kec. Rancaekek ini, mudah mudahan bisa membantu meringankan masyarakat yang terkena musibah ".

Selain melaksanakan Bakti Sosial, personel dari Korem 062/TN dan Kodim 0619/Kab. Bandung dibantu dari Koramil 0902/ Rancaekek bersama masyarakat dan unsur Kepolisian dari Mapolsek Rancaekek bahu membahu memperbaiki rumah warga yang rusak terkena sapuan angin  puting beliung.

Menurut Danramil 0902/Rancaekek Kapten Inf Ujang, " sejak kemarin sore (Jumat), pihaknya sudah mengerahkan anggotanya terjun langsung ke lokasi kejadian untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah angin puting beliung ".
(Pendam III/Siliwangi)






By: Hendra

BANJIR TENGGELAMKAN DAYEUHKOLOT " TIDAK LEPAS DARI TAMU MUSIMAN "

Dayeuhkolot Kabupaten Bandung tak pernah lepas dari tamu musiman,  banjir yang melanda sebanyak 4 desa sekecamatan dayeuhkolot senin 14-01-19, sejak malam senin warga warga dayeuhkolot sudah sibuk benahi barang mereka untuk di amankan, dan di ungsikan. Warga juga berharap banjir ini cepat usai, jalan seputaran dayeuhkolot juga sudah tidak di lintasi oleh umum kendaraan, karena di blokade, warga juga banyak berkerumun di sisi jalan.

Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Risnandi " Air datang sekitar jam 17:00 wib, sekitar 4 desa terendam, dan kita selalu kordinasi dengan Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kaded, Camat, dan tokoh masyarakat di masing-masing warga, karena saya juga harus buat laporan langsung dengan pimpinan " jelasnya.

Saya dan jajaran juga tsrus pantau situasi, agar tetap kondusip di wilayah saya, karena bila banjir datang kondisi bisa saja rawan, bisa jadi barang warga yang di amankan, bisa pindah tangan, khususnya R2, maka dari itu kita selalu patroli, di setiap pengungsian warga, agar warga merasa aman dan nyaman, tetap berkordinasi dengan yang lain " ujarnya.

Terpantau juga Dandim 0609 Letkol Arh Teguh Waluyo, SIP monitor wilayah yang terendam banjir, walau pada dasarnya kesibukan bencana alam di rancaekek belum selesai, akibat terjangan angin puting beliung, dan kita semua sibuk fojus juga di sana, karena bagian juga dari warga kabupaten bandung " ucap Risnandi.







By: Hendra

Friday, January 11, 2019

Pangdam III/Siliwangi Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke PW Persis

Bandung,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono melanjutkan kembali kunjungan silaturahmi dengan  tokoh agama. Kali ini Pangdam III/ Siliwangi berkunjung dan silaturahmi ke Sekretariat PW PERSIS Jawa Barat Jln. Peta No.154 Kota Bandung, kemaren Kamis (10/1).

Kedatangan Pangdam bersama rombongan disambut langsung oleh Ketua PJS PW Persis Prov. Jabar Ustd. Hasyim  beserta staf dan  Pengurus PW Persis Jawa Barat.

Pada sambutannya,  Ustad Hasyim menyampaikan, " ucapan selamat datang kepada Pangdam III Siliwangi dan rombongan, atas waktunya untuk berkunjung ke DPW Persis Jabar ".

Selanjutnya, " dengan kedatangan Pangdam III/Siliwangi dan rombongan diharapkan dapat memberikan masukan dan arahan kepada Staf pengurus DPW Persis Jabar ".

Pangdam III/Siliwangi Mayjen Tri Soewandono katakan, " saya dan rombongan datang kesini untuk menjalin hubungan silaturahmi seperti yang sudah saya lakukan diberbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda juga kepada para tokoh agama dengan melalui komunikasi sosial ".

" Kedatangan saya untuk membawa pesan damai untuk kita semua mengingat beberapa waktu lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu Pilpres dan Pileg ".

Melalui ceramah-ceramah yang dilakukan para tokoh agama akan membawa kesejukan hati sehingga pada pelaksanaannya nanti berjalan dengan aman, lancar dan damai dengan harapan wilayah ini tetap selalu kondusif ". 

Pangdam tambahkan, " tujuan silaturahmi ini untuk membina silaturahmi dan komunikasi yang baik, selain itu untuk membina kedekatan TNI serta untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat ".
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Asintel dan Aster Kasdam III/Siliwangi, Kapendam III/Siliwangi serta pengurus DPW Persis Jawa Barat.
(Pendam Siliwangi)






By: Hendra

Pangdam III/Siliwangi Media Itu Adalah Rekan Kerja Kita

Bandung,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono mengunjungi Kantor Harian Umum Pikiran Rakyat untuk bersilaturahmi dengan Pejabat dan para Staf Harian Umum Pikiran Rakyat di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Kamis (10/10).

Kedatangan Pangdam III/Siliwangi dan rombongan disambut oleh Direktur Umum Pikiran Rakyat Perdana Alamsyah bersama stafnya kemudian langsung menuju ke Aula Pikiran Rakyat untuk mengadakan silaturahmi.

Pada bincang-bincang tersebut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono menyampaikan bahwa , “ kedatangan kesini bertujuan untuk silaturahmi pada Dirut Pikiran Rakyat dan para Staf karena saya sebagai Pangdam baru, yang baru dilantik tanggal 10 Desember 2018 dan hingga saat ini tanggal 10 Januari 2019 tepat satu bulan menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi “.

“ Karena saya beranggapan bahwa media itu adalah rekan kerja kita, apalagi informasi yang saya terima bahwa Harian Umum Pikiran Rakyat ini mempunya sejarah yang erat dengan Kodam III/Siliwangi, sehingga kita perlu bangun lagi sejarah itu dengan tujuannya untuk menyampaikan informasi, “jelas Pangdam.

Dilanjutkannya, “ kalau kami lihat sejarah Pikiran Rakyat ini sangat cukup panjang, dan saya anggap bahwa Koran PR ini orang yang mampu bertahan disegala jaman, karena tidak mudah untuk media ini bertahan hingga saat ini “.

Sebagai Pangdam, “ tentunya dan seharusnya kita mempunyai ikatan bathin yang kuat untuk bagaimana kita menjaga kondusifitas diwilayah ini karena pemberitaan-pemberitaan yang cendrung banyak hoax ini, sehingga perlu kita luruskan dengan berita-berita yang benar “.

“ Dengan adanya silaturahmi ini tentunya sebagai masyarakat timur saya untuk kulonuwun atau punten kepada Pimpinan Harian Umum Pikiran Rakyat, Pimpinan Redaksi dan para pejabat Pikiran Rakyat, dengan diterimanya kami disini menjadi suatu kebanggaan tersendiri dan kami harapkan untuk kerja sama kedepan nanti akan lebih baik lagi, “ ucap Pangdam.

Selanjutnya, Direktur Pikiran Rakyat Perdana Alamsyah menyampaikan, “ sejarah pendirian Pikiran Rakyat ini sejak tahun 1966 memang dekat sekali dengan Kodam III/Siliwangi karena pernah mengalami masa-masa kedekatan dan komunikasi itu lancar sampai-sampai di Pikiran Rakyat itu dihalaman pertama ditengah ada berita, kalau dulu menyebutnya berita antik “.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian cendra mata dari Dirut Pikiran Rakyat yang diterima langsung oleh Pangdam III/Siliwangi dan kemudian sebaliknya  Pangdam III/Siliwangi memberikan cendra mata juga diterima oleh Dirut Pikiran Rakyat.
Pada akhir kegiatan dilanjutkan dengan sesi Foto bersama.
(Pendam III/Siliwangi).






By: Hendra

Thursday, January 3, 2019

BULOG JABAR DAN SEKDA PROVINSI JAMIN STOCK BERAS MEDIUM 2019 AMAN

Sekda Prov Jabar Iwa Karniwa menjelaskan, dalam hal penting ini Gubernur Jabar Ridwan Kamil tidak bisa hadir, karena ada kunjungan bencana alam musibah longsor sukabumi, beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat, dan harus tersedia setiap saat, dengan harga rata-rata head tertinggi Premium Rp. 12.800 Medium Rp. 9.450,  target padi di tanam dengan lahan seluas 667,354 Ha, di jawa barat, yang sempat tahun lalu mengalami kemunduran akibat keterlambatan panen.

Dalam menyingkapi hal tersebut tingkat Mentri yang di perintah langsung Presiden RI Joko Widodo, Perum Bulog harus menyiapkan ketersediaan pasokan beras, dan beras harus bisa terjangkau di masyarakat luas khususnya yang berpendapatan rendah,  untuk jajaran Polda Jabar khususnya Bapak Kapolda, terima kasih dalam mencegah penimbunan, khususnya ketahanan pangan kriminal ekonomi di jawa barat, dengan ini lounching pasokan beras medium di luncurkan " ucap Iwa.

Menurut Ahmad Mamun Kadivre Jabar Lounching Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Beras Medium Tahun 2019 di mulai kamis 03-01-19 ini, saya jamin aman. Sebanyak 45 gudang di jawa barat, sudah terisi dan aman, stock yang di kuasai bulog jabar sebanyak 230.000 ton, dan sudah di sebar se jawa barat, stock terbesar selama 10 tahun terakhir pada periode yang sama, dan aman 1 tahun ke depan, khususnya bila ada bencana alam sudah siap memberikan bantuan di kota/kab di jawar, khusus jabar beras tidak hanya lokal, tapi 50-50 sebanyak 75.000 LN dan 75.000 DN tahun lalu juga, dan kwalitasnya lebih baik dari premiumnya juga, dan bulog juga tidak menjual medium saja, tapi juga ada premium, perhari mencapai 1000 ton/hari, operasi pasar juga ada tiap tahunnya, untuk pasokan pengadaan beras terbesar saat ini daerah cirebon, hampir sebanyak 90.000 ton " jelasnya.

Iwa Karniwa juga menambahkan, kita sigap dalam pasokan dan penambahan kesediaan pangan, dan harus memonitor dari produsen ke konsumen, juga melakukan terus pengawasan, distribusi harus bisa sampai pelosok-pelosok desa agar terjangkau masyarakat dapat harga yang wajar, dari pihak aparat kepolisian khususnya polda jabar, sudah bisa melakukan pengawasan kriminal ekonomi, dari pihak-pihak yang melakulan penimbunan, di hari-hari besar, dan terima kasih dari media yang sudah melakukan edukasi di masyarakat, dan saya menjamin beras aman, jadi masyarakat tidak harus melakukan pembelian berlebih, dan menimbun, saya pastikan aman " tutup dia.








By: Hendra

Wednesday, January 2, 2019

KONTROVERSI RIDWAN KAMIL TENTANG CITARUM " PANDANGAN TISNA BUDAYAWAN TERKAIT CITARUM "

Pernyataan Dr Tisna Sanjaya selaku Budayawan, Ridwan Kamil pernyataannya blunder " sebagai seorang Gubernur Jabar yang baru beberapa bulan di lantik, seharusnya berterima kasih dan ikut bekerja langsung, lebur atas apa yang sedang di kerjakan oleh upaya-upaya Jokowi untuk Citarum, yang mangkrak di era Aher " jelasnya.

" Emil sudah mengeluarkan pernyataan tidak kondusif, Padahal Presiden, stafnya, aparat pemerintah dan warga ssebagai giat-giatnya bekerja untuk penataan Citarum, jika dalam proses sekarang masih ada kordinasi yang kurang lancar antara institusi atau kelompok-kelompok pegiat lingkungan, aparat dan seterusnya, menurut saya justru harus lebih hati-hati untuk menyampaikan ucapan di media " ucap Tisna.

Tisna juga menambahkan " Sebab penataan Citarum masalahnya sangat kompleks, ragam kepentingan dan masalah birokrasi, budaya, karakter warga , bisnis hingga politik, jika pernyataan pemimpin ungkapannya vulgar, sembarangan berucap di tengah-tengah warga dan terutama TNI yang sangat giat membersihkan sungai dan lingkungan Citarum.

Maka spirit kerja gotong royong, tradisi silih bantuan, asih asah asuh keur lemah cai urang bakal mangkrak deui seperti yang sudah-sudah, pemimpin harus ekstra hati-hati, merenungkan sikon sebelum berucap dan bertindak, sebab yang di hadapi selain secara fisik cai Citarum nu kiruh, juga sikon sosial tahun politik yan sedang dalam proses penataan menuju budaya demokrasi yang damai, tidak dengan cara pilihan ungkapan yang bisa membuat konflik " tutup dia.







By: Hendra

Tuesday, January 1, 2019

Danrem 061/SK Kendalikan Langsung Evakuasi Korban Longsor Di Cisolok Sukabumi

Sukabumi,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya, menyebabkan areal hutan dan persawahan yang terletak persis di atas kampung Garehong Dusun Cimapag longsor menimpa 30 unit rumah yang dihuni oleh sekitar 32 KK, Senin (31/12).

Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan Yonif 310/KK Kodam III/Siliwangi yang bermarkas di Cikembar dengan kekuatan 684 personil, saat ini tengah diterjunkan di lokasi bencana untuk membantu mengevakuasi korban yang sampai saat ini masih tertimbun longsoran.

Danrem 061/SK Kolonel Inf Mohamad Hasan menjelaskan  bahwa, " dalam melaksanakan pengevakuasian dan pencarian korban-korban terkendala 2 hal yaitu cuaca yang berkabut dari pagi hingga siang hari, dan faktor medan yang berbukit  hinga sulit untuk melakukan evakuasi ".

Data sementara yang diperoleh dari Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, ada 34 rumah yang tertimbun longsor atau hilang 32 unit, Korban terdampak 32 KK atau sekitar 100 jiwa, 63 diantaranya selamat, 20 belum ditemukan, 15 meninggal serta 2 orang luka-luka berat.

Menurut Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh GTH. Hasto Respatyo, S.T, saat berbincang-bincang dengan wartawan usai melewatkan malam pergantian tahun bersama wartawan di Mapendam III/Siliwangi, " membenarkan bahwa Prajurit dari Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi Korem 061/SK dan Prajurit Yonif 310/KK Kodam III/Siliwangi sudah berada di lokasi Bersama-sama dengan unsur lainnya untuk memberikan bantuan ".

“ Kodam III/Siliwangi selalu siap membantu Pemda memberikan bantuan. Untuk bencana yang di Cisolok ini, akan dilihat dulu apakah bantuan cukup bisa diatasi dengan menerjunkan unsur TNI di daerah seperti Kodim dan Koramil atau perlu juga mengerahkan prajurit dari satuan-satuan lainnya di jajaran Kodam III/Siliwangi ”.

Namun demikian, menurut Kapendam," Prajurit dari satuan jajaran Kodam III/Siliwangi, telah siap untuk diberangkat menuju lokasi bencana.
(Pendam III/Siliwangi)







By: Hendra

Silaturahmi Pangdam III/Siliwangi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Untuk Menjaga Kondusifitas Jawa Barat

Bandung,- Sejak dipercaya memegang amanah sebagai Pangdam III/Siliwangi terhitung mulai tanggal 10 Desember 2018, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono langsung “tancap gas”, melaksanakan berbagai kegiatan sebagai Panglima Kodam yang memiliki cakupan wilayah di 2 Provinsi yaitu Provinsi Jawa Barat dan Banten, Senin (31/12).

Salah satu tugas yang harus diemban oleh Kodam III/Siliwangi adalah menyelenggarakan pembinaan kesiapan operasional atas segenap jajaran komando dan Pembinaan teritorial di wilayahnya.

Pembinaan teritorial merupakan fungsi utama TNI AD yang dijabarkan melalui kegiatan pemberdayaan wilayah.

Dalam kaitan tersebut, Kodam III/Siliwangi akan senantiasa menjalin ikatan silaturahmi dengan semua komponen yang ada di wilayah Jawa Barat dan Banten, termasuk dengan para tokoh-tokoh agama dan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, Pangdam III/Siliwangi akan menjadwalkan  kegiatan silaturahmi kepada semua tokoh-tokoh di wilayah Jawa Barat dan Banten dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi, yang dalam pelaksanaannya dilakukan dengan komunikasi sosial dengan menggunakan budaya kearifan lokal yang terkenal dengan istilah “ngadu bako”.

Pangdam III/Siliwangi menyampaikan, " ulama juga sebagai orang tua dan guru, sekaligus menjadi panutan dan rujukan untuk dimintai saran dan pendapat terkait dalam ilmu agama, selain itu    hubungan antara Orang tua dan guru selayaknyalah dapat memberikan petuah, saran sehingga bisa menjadi amanah dalam melaksanakan tugas.

Beberapa waktu yang lalu Pangdam III/Siliwangi mengadakan silaturahmi dengan tokoh-tokoh ulama di Bogor antara lain Habib Abdullah Bin Husein Alattas dan Syekh Hakim Tubagus Fauzan. Selain itu juga bersilaturahmi dengan DPW NU Jabar, PP Muhamadiyah Jabar, serta salah seorang Tokoh Jawa Barat Ny. Popong Oceu Junjunan atau Ceu Popong.

Pada setiap kunjungan tersebut, Pangdam selalu mengajak Ulama dan berbagai komponen lainnya untuk bersama-sama TNI dan Polri menjaga stabilitas dan kondusifitas Jawa Barat dan Banten, khususnya menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden bulan April 2019 yang akan datang.
(Pendam III/Siliwangi)





By: Hendra