Friday, May 27, 2016
CAMAT GEDE BAGE UMBAR JANJI "WARGA DATANGI CAMAT GEDE BAGE"
Wednesday, May 18, 2016
PENGADILAN BALEENDAH SALING TUDING TILANGAN DENGAN KEJAKSAAN DAN DISHUB SOREANG "ALASAN SALAH TULIS DAN TIDAK PROFESIONAL"
Friday, May 13, 2016
PERUMAN BEA CUKAI CUSSTOME VILLAGE PANGHEGAR TIMBUN LIMBAH BERBAHAYA "DUGAAN KUAT BARBUK" HASIL SITAAN
Tuesday, May 10, 2016
TABRAKAN BERUNTUN RENGGUT 4 NYAWA "TERSANGKA JADI TAHANAN KOTA OLEH LAKA LANTAS PURWAKARTA"
Saturday, May 7, 2016
MIRAS BEREDAR DI ARCAMANIK "PASUTRI SEBAGAI SUPLYER" BERKEDOK BOTOL KOSONG EX MIRAS
Saat di investigasi pada hari sabtu 07-05-16 langsung menuju ke lokasi pada pukul 15:00wib, terlihat di lokasi tempat penimbunan banyak sekali botol kosong ex minuman keras (Miras) berbagai merk. Di lokasi tersebut sudah stanby pemilik tempat yang berlokasi di Perumahan Indah Arcamanik Rt2/2 Blok D/4 Kel: Cisaranten Kulon Kec: Arcamatik.
Saat di wawancara Iwan dan Triana (pemilik/suplyer) miras itu menjelaskan kepada media, dirinya tidak asing lagi bila di datangi seseorang, baik dari Polisi setempat (Babinkamtibmas) polsek setempat, sampai polisi Polda Jabar, yang pada saat itu merazia dirinya, dalam usaha menjual miras di lokasi tersebut. Bahkan polisi juga sempat membawa miras sebanyak 1 karton, yang saat itu ada 5 karton Miras, dengan alasan untuk barang bukti (BB), pemilik mohon jangan di sita semua pada polisi.
Iwan dan Triana (pasutri) mengakui kepada media dan membenarkan bahwa dirinya memang menjual miras, itupun sebatas agar usaha botol kosong ex miras bisa di terima oleh pabrik miras, dengan dasar itulah dirinya menjual miras. Bahkan dirinya mengakui sempat di tipu atau di peras oleh oknum yang mengaku-ngaku sebagai polisi polda, padahal oknum tersebut hanya mata-mata polisi, dirinyapun tahu karena punya kenalan anggota polisi, setelah 2 bulan mencari tahu, "tutur pasutri". Iwan/Triana pasangan pasutri ini mengaku sudah berjualan miras cukup lama, bahkan tinggal di Perumahan Indah Arcamanik sudah 5 tahun dan bergelut penjual miras, sebelumnya juga iwan sudah menjual miras saat masih jadi supir angkot, bahkan pasutri inipun kecewa sebagai penjual miras kenapa harus selalu di razia.
Pasutri ini mengirim miras di berbagai toko jamu dan toko-toko lainnya di kota bandung, dengan menggunakan mobil minibus pribadi APV hitam bernopol D 1370 JU, tidak gunakan mobil box, agar tidak di curigai saat menjalankan aksinya sebagai suplyer miras sesuai dengan pesanan (Delivery Order). Di duga juga pasutri ini sebagai pengoplos minuman keras dan bermain dalam menempelkan merk hak cipta pada miras.
Saat di konfirmasi Polsek Arcamanik, di ruang Reskrim "Dadang" anggota reskrim baru tahu bahwa di wilayah Otoritas Hukum Polsek Arcamanik, terdapat lokasi miras, untuk menyelidiki itu "Dadang" harus ijin dari Kapolsek dan akan bicara dengan Kanit Reskrim (Mahdar).
By: Hendra (Ina-Ina)
Tuesday, April 19, 2016
TERMINAL BALEENDAH DI NILAI HAMBURKAN UANG NEGARA "TIDAK BERFUNGSI MAKSIMAL"
Terminal Baleendah yang berdekatan dengan pasar baleendah itu tidak berfungsi secara maksimal, hanya di buat sebagai tongkrongan saja, tidak layaknya terminal. Bahkan angkot saja enggan masuk ke dalam terminal tersebut, sebutannya memang "terminal" tapi sama halnya dengan pos kamling (tongkrongan)
Ketika di kunjungi di ruang kantor Dishub Terminal Baleendah Selasa 05-04-16 pukul 11:15wib, dari keterangan petugas kantor dishub, mereka juga bingung, karena benar adanya seperti itu. Bila ada pertanyaan seputar terminal baleendah seharusnya dengan Pa Ait (Kep Terminal), tapi saat ini tidak ada, karena sedang sakit "tutur anggota dishub", bila bertanya seputar Kantor Dishub disini, langsung saja Dishub Soreang karena di sana yang punya kebijakan, kami di sini tidak bisa, karena masih ada pimpinan kami di Soreang, "tutur"angota dishub.
Merekapun mengakui adanya Terminal Baleendah ini tidak berfungsi dengan baik, karena jelas bisa di lihat, lapangan terminal saja untuk latihan mobil, dan sampah yang menumpuk menutup sebagian muka pagar terminal, menjadi pemandangan yang tidak pernah berakhir. Seharusnya terminal ini berfungsi dengan baik layaknya terminal, angkot bisa masuk dengan rapi dan keluar langsung menuju jalan raya, tanpa ada lagi yang ngetem di dalam pasar, sehingga bisa mengurangi kemacetan dalam pasar, apa lagi bukan hanya angkot saja, termasuk truck bongkar muatpun banyak yang masih asal bongkar muatannya.
Menga kendala terbesar di lingkungan terminal ini, adanya tumpukan sampah yang tidak pernah habis, sangat mengganggu aktipitas terminal, dan minim atau memang tidak ada tempat khusus untuk sampah di lingkungan pasar baleendah, sehingga memakai fasilitas jalan umum, untuk pembuangan sampah tersebut.
By: Hendra (Ina-Ina)
Wednesday, March 23, 2016
PISAH SAMBUT KAPOLDA JABAR (JODIE) DI SAMBUT MERIAH JAJARAN POLDA JABAR
Selasa 22-03-16 Kapolda Jawa Barat yang baru Irjen Pol Jodie Rooseto tiba di Mapolda Jawa Barat pukul 10:20am, Jalan Soeta Bandung, Kapolda baru ini tiba untuk mengikuti prosesi serah terima jabatan Kapolda Jawa Barat.
Saat datang ke Mapolda Jabar, Kapolda baru (Jodie) disambut oleh Kapolda Jabar sebelumnya Irjen Pol Moechgiyarto dan seluruh jajaran Kapolres di wilkum Polda Jabar. Dengan sambutan musik sunda untuk menyambut kehadiran Kapolda baru tersebut yang akan menjabat di Polda Jabar.
Jodie Rooseto sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri, kini resmi bertugas menjadi Kapolda Jabar untuk menggantikan Irjen Pol Moechgiyarto yang resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Pria kelahiran Kota Bandung 56 tahun silam ini, tidak asing lagi di ruang lingkup Polda Jabar, Posisi Jabatan penting pernah diemban di wilkum Polda Jaba, dan di antaranya Kasubbag Prodok Setdit IPP Polda Jabar, Kasat Intelkam Polwiltabes Bandung Polda Jabar, Ka SPN Cisarua Polda Jabar dan Kapolwil Purwakarta Polda Jabar.
Pejabat No 1 Di Kepolisian Jawa Barat ini tiba di Mapolda Jabar telat waktu dengan jadwal yang seharusnya pukul 09:00am sudah tiba, tetapi seluruh jajaran anggota Mapolda Jabar tetap semangat dalam menunggu Kapolda baru mereka, sebagai ujung tombak kepemimpinan Kepolisian di Jawa Barat.
Saat ini, prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda Jawa Barat masih berlangsung di halaman Mapolda Jabar, dan setelah prosesi sertijab, di lanjutkan dengan upacara di halaman Polda Jabar. Adapun tamu yang hadir saat prosesi sertijab kapolda baru, terlihat Gubernur Jabar/wakil, Kejati tidak lupa Walikota Bandung menghadiri acara di Mapolda Jabar, di sambut dengan jajaran Polda Jabar, dan berlanjut di Aula Mulyono Polda Jabar sampai selesai.
By: Hendra (Ina-Ina)