Wednesday, November 10, 2021

SEKTOR 23 PEMBIBITAN AJAK MASYARAKAT TANAM POHON DI WILAYAH DESA TARUMAJAYA








KAB.BANDUNG, Wartanusantarajabar – Dalam rangka memperingati hari Pahlawan yg ke 76 ,tanggal 10 Nopember 2021, Satgas Citarum Harum Sektor 23/pembibitan ajak warga masyarakat melakukan berbagai kegiatan karya bhakti bersama masyarakat dan karang taruna desa Tarumajaya Kec Kertasari. Kegiatan diawali dengan penanaman pohon kayu keras dan tanaman buah sebagai upaya konservasi lahan kritis di sekitar wilayah sektor 23/ pembibitan, Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. 9/11/2021 lalu.

Penanaman serentak dalam rangka menyambut hari pahlawan 10 November 2021 Satgas Citarum harum sektor 23, dilakukan bersama warga masyarakat dan karang taruna sekitar menyelenggarakan penanaman Pohon di Wilayah pembibitan sektor 23.  Suhendro sebagai Komandan sub sektor 1 Yunadi sebagai baops dan para danpok serta seluruh anggota sub  sektor 23 serta  warga masyarakat dan karang taruna berbaur menjadi satu  dalam kegiatan penanaman tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyiraman BIOS 44 ke sungai Citarum.  Penyiraman BIOS 44 sebagai efektif mikroorganisme  ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas air sungai dan kesuburan tanah disekelilingnya dan sangat berguna untuk meningkatkan kualitas air maupun lahan pertanian dan perkebunan yang berada disekitarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dansektor 23 Pembibitan Kol. Arh. Wahyu Jiantono SIP,  memimpin langsung kegiatan pembersihan sampah yang berada di area  pasar Ciebereum kompleks. Anggota TNI, karang taruna dan masyarakat bergotong royong membersihkan area pasar yang dipenuhi dengan lumpur dan sampah-sampah  akibat hujan yang turun setiap hari. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan sarana ibadah berupa Masjid.  

Wahyu Jiantono sebagai Komandan sektor 23 pembibitan sangat mengapresiasi kepada warga masyarakat yang sangat antusias dan terlihat sangat sinergi dalam menjalankan kegiatan tersebut.

“betul, kemarin kita melakukan penanaman di  bongkor wilayah desa tarumajaya, walau cuaca tidak bersahabat, saya sangat salut dan mengapresiasi apa yang sudah mereka lakukan kemarin bersama anggota kami. Ini luar biasa banget, mudah-mudahan kita semua khususnya warga masyarakat mulai timbul kesadaran timbul kesadaran akan pentingnya menanam untuk menjaga  keberadaan hutan tetap baik.Untuk hari ini, banyak yang kita kerjakan dengan masyarakat, pembersihan jalan akibat genangan lumpur dan sampah yang mengotori sepanjang jalan khususnya yang menonjol di area pasar...dan  kegiatan kita selesai setelah tempat ibadah sekitaran posko kita bersihkan”. Ujar Wahyu.

Satgas citarum harum sektor 23 tergabung dengan masyarakat dalam penanaman pohon dilatarbelakangi oleh kesadaran menjaga hutan agar tidak kehilangan fungsi nya bagi kehidupan. Menjaga ekosistem merupakan tugas kita semua, siapa lagi kalau bukan masyarakat yg berdomisili disini. Sangatlah elok ketika masyarakat mengejar kepentingan ekonomi sehari hari namun juga memperhatikan  kepentingan ekologi.

“Oleh karena itu, apa yang dilakukan masyarakat dengan menanam pohon ini sangat membantu ekosistem, membantu agar tidak terjadi lagi tanah longsor, erosi, banjir dan bencana lainnya karena hutan rusak, hutan kehilangan fungsi hydrologinya itu sebagian besar karena ulah manusia.Oleh karena itu harus kita jaga hutan ini sebagai sumber daya alam hayati yang sangat membantu kehidupan mahluk hidup didalamnya ”. Tuturnya.

Anggota masyarakatpun ikut merasa nyaman dengan keberadaan sektor 23 sekarang, mereka menyampaikan “kami sangat senang dan bangga karena kami senantiasa diingatkan dengan cara cara humanis,  kami di edukasi dengan baik karena memang pengetahuan kami sangat kurang, tapi alhamdulilah sekarang sedikit banyak kami mengerti akibat apa kalau kita sembarangan menebang pohon serta manfaat pohon untuk kehidupan kita”. Ujarnya.

Suhendro sebagai komandan sub 1 sektor 23 menambahkan “bahwa kegiatan penanaman tersebut juga salah satu wujud sebagai anak bangsa harus meneladani nilai-nilai luhur para pahlawan pendahulu kita dalam kehidupan sehari-hari salah satunya menggerakkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan hutan agar tetap hijau agar tidak terjadi longsor ataupun erosi, kegiatan ini sekaligus memperingati hari pahlawan untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pahlawan yang rela berkorban, pantang menyerah mengusir penjajah   dalam mempertahankan kemerdekaan  RI yang sama sama kita cintai ini”. Tutupnya.

Yunadi sebagai Batih sektor 23 melanjutkan “sesuai tugas pokok sektor 23 yang di atur dan ditetapkan melalui perpres no 15 tahun 2018, kegiatan ini sekaligus mengingatkan dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya pohon bagi kehidupan manusia, sehingga anak cucu kita kedepan tidak terdampak bencana ataupun menjadikan lahan semakin kritis kalau kita tidak memperlakukannya dengan benar. Mari bersama sektor 23 kita  bertekad  menghijaukan hutan lahan, kita jadikan musuh bersama para perusak hutan, pembalak liar dan kegiatan serupa yang dapat merugikan ekosistem ini. Kita yakin dengan semangat yg dipelopori para pendahulu kita, kit bisa berbuat banyak untuk kehidupan yang lebih baik, dengan melakukan gerakan menanam dan memelihara tanaman yang dapat bermanfaat untuk kita”. 

 “Surgakan peran dan makmurkan bumi" Pesan yang selalu didengungkan Komandan sektor 23 ,supaya tetap melekat pada diri kita masing masing". Tutupnya.

No comments:

Post a Comment