Friday, July 21, 2017

PROYEK PELAKSANAAN OXBOW BOJONGSOANG BERKESAN TIDAK TRANSPARAN

Proyek Oxbow yang di kerjakan oleh Kontraktor PT. Humson indonesia di danai dari CSR Perum Jasa Tirta 2 yang diduga tidak jelas berapa anggaran nya wilayah nya mencapai 6 Ha, dan melibatkan 2 (dua) kecamatan, Baleendah dan Bojongsoang  ketika di konfirmasi di lapangan pelaksana lapangan alex " saya kurang tau mengenai anggaran yang lebih tau pa din din dari PJT 2 " tutur nya 

Dalam suatu aturan yang sudah di  tetapkan, seharunya saat mulai pelaksanaan pekerjaan harus dipasang Plang Papan Nama Proyek di lokasi kerja. Agar masyarakat umum mengetahui jumlah anggaran dan ikut mengawasi dalam pekerjaannya.

Kewajiban memasang plang papan nama tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai oleh Negara wajib memasang Papan Nama Proyek.

Papan Nama Proyek tersebut di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek.

Namun sampai sekarang tidak terpasangnya plang papan nama pada  proyek tersebut bukan hanya bertentangan dengan perpres. Tetapi juga tidak sesusai pada semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang jelas hak masyarakat luas.




By: Wahyu Sunda Pos (Ina-Ina)

SEBERKAS HARAPAN, Kesantunan Lingkungan Sebuah Dunia Pendidikan SMKN 8 Kota Bandung

Di sambangi langsung kamis, 20-07-17 pukul: 08:00 wib, di sebuah sekolah yang terletak di bilangan Bandung Selatan tepatnya di Jalan Kliningan no : 31 Lengkong-Turangga Koa Bandung disibukkan dengan peluit yang ramah menyapa setiap kendaraan yang masuk ke pelatarannya dan kami pun disambut dan di persilahkan oleh peluit ramah sang satpam untuk memasuki area yang sudah disediakan, karena area yang biasa saya tempati di Bronderi oleh tali plastik kuning, saya menanyakan ada apa di beri pembatas ini ?? Satpam menjawab sedang ada acara pak, Bapak parkir di dalam saja. Demikian satpam menjawab, lantas untuk apa area ini di kosongkan? Angkot pak.

Tanya yang terlintas tertutup dalam pikiran saya karena angkot di kumpulkan di sebuah sekolah menengah kejuruan yang mempunyai bidang otomotif, adalah hal yang wajar, saya melanjutkan ke dalam untuk menemui Ibu Rahmi, Bidang kesiswaan. Untuk berbincang mengena hal yang berhubungan dengan kegiatan MPLS, dan kegiatan Siswa lainnya guna membawa bekal informasi publik terkait hal tersebut, setelah bertemu kami pun berbincang dengan Ibu Rahmi dan membicarakan kegiatan yang dilakukan di SMKN 8 tersebut.

Tak luput pula menanyakan angkot tersebut, ternyata beliau membicarakan akan diadakan acara pembekalan terhadap siswa kelas X bagi yang siswa yang memenuhi kriteria , dan beliau mempersilahkan untuk menunggu jika ingin berbincang dan kebetulan Bapak Kepala sedang ada di Sekolah untuk melepas Siswa terpilih tersebut, semakin penasaran saya, dan saya putuskan mengikuti acara yang akan segera dibuka oleh Kepala Sekolah ,staf dan jajaran lainnya.
 
Iringan Kepala Sekolah pun bergerak ada sekitar 10 orang yang berjalan, dan di ikuti Ibu Rahmi,  di situ ada juga beberapa orang berseragam DISPORA, beberapa Berpakaian loreng tentara, melewati siswa yang sedang mengikuti MPLS dan menuju AULA SMKN 8, setelah masuk ternyata sudah berjejer rapi sekitar 101 orang siswa Kelas 10 yang berbaju merah di bagian depan, sementara beberapa orang tua duduk rapi di kursi yang telah disediakan, dibelakang Siswa berbaju merah ada spanduk bertuliskan “PENDIDIKAN BELA NEGARA UNTUK PEMUDA KOTA BANDUNG”.

Dari spanduk inilah saya mulai faham tentang kesibukkan pagi tadi di halaman parkir, dan saya pun mengikuti acara tersebut dan yang makin menarik adalah hal apa yang menyebabkan pendidikan Bela Negara ini diberikan di SMKN 8 KOTA BANDUNG. Selesai sudah acara pelepasan siswa yang akan mengikuti pelatihan BELA NEGARA, pelepasan di laksanakan  di lapangan SMKN 8 Bapak tentara dari RINDAM III SILIWANGI memberikan intruksi untul bergerak meninggalkan lapangan, dalam perjalanan kami bertemu dan sedikit berbicara dengan Bpk Sukran dan Bpk Yadi yang merupakan petugas dari DISPORA yang mengawal acara pelatihan bela negara ini, dan selanjutnya kami diarahkan untuk memasuki ruang Bapak Agung Indaryanto selaku Kepala Sekolah SMKN 8 dan didampingi Ibu Rahmi Krisdiani yang membidangi Kesiswaan.

Di dalam ruangan Bapak Agung menjelaskan kenapa acara Tersebut diadakan tiada lain adalah untuk “Memberikan sedikit tambahan keilmuan tentang, kecintaan terhadap negara, tanah air,dan keluarga, yang nantinya akan mencintai pula dan berguna bagi masyarakat "ungkapnya.

Acara ini gratis karena hal ini dibantu oleh DISPORA, jadi orang tua tinggal memberi izin saja kepada siswa untuk dilatih, perlu diketahui acara Aksi Bela Negara ini baru pertama kali. Jadi besar harapan harapan untuk bisa memberi teladan dan contoh yang baik kepada yang lainnya. Hal ini juga dikuatkan oleh Ibu Rahmi, bahwa SMKN 8 sangat menjaga hubungan baik dengan semua pihak, baik lingkungan sekolah, Masyrakat sekitar, atau instansi/lembaga, atau element masyarakat lainnya, kami adalah GURU, jadi harus bisa memberi yang terbaik. Demikian ungkap Ibu Rahmi yang terlihat sangat sibuk menjadi “Indung barudak SMKN 8”.

Sudah selayaknya dan patut dicontoh oleh sekolah yang lain ternyata terobosan yang sudah diperhitungkan dan dikomunikasikan dengan baik ini bisa menjadi harapan “untuk pendidikan anak bangsa, yang tidak melupakan Tuhan sebagai pencipta,hormat terhadap orang tua,guru, dan tidak melupakan lingkunganya,....” semoga terwujud dan berhasil SMKN 8 Kota Bandung.




By: Asep kw

Thursday, July 20, 2017

PARTAI HANURA DORONG EGI HERGIANA JEBOLAN UNISBA DALAM PILWALKOT KOTA BANDUNG

Team Pilkada Kota Bandung dari Partai Hanura menyiapkan beberapa kader untuk di jadikan Calon Bandung 1, rabu 19 Juli 2017 pukul 15.30 s/d 16.45 wib, di kantor DPC partai Hanura kota Bandung :
Jl. Jakarta No.20/22 Kav. 20 ruko kota Kembang Permai. Partai HANURA, mengusung Egi Hergiana S.T (37) Sarjana Teknik Perencanaan wilayah dan kota jebolan UNISBA, beranak dua, dan bendahara DPD Partai Hanura juga Ketua Gema Hanura Jabar, mencalonkan Walikota/Wakil Walikota Kota Bandung, yang mendaftar pertama dan secara resmi dari DPC Partai Hanura.

Dalam pendaftaran Calon Walikota/Wakil Walikota Kota Bandung hanya 4 (empat) orang, hanya saja selebihnya sedang mempersiapkan segala sesuatunya, dan baru satu saja yang benar-benar di tetapkan siap dan di nyatakan resmi mendaftar sebagai Balon. Partai Hanura terbuka lebar untuk eksternal ataupun internal. Partai Hanura optimis dalam menyiapkan kadernya untuk bisa mengisi 4 kursi di kancah kursi politik .

Egi Hergiana S.T sudah merasa siap untuk terjun dalam pertarungan di Pilkada 2018, dirinya menilai Kota Bandung masih banyak kekurangannya, khususnya penuntasan kemiskinan, kesehatan dan layak huni untuk masyarakat, dalam pembangunan infrastruktur sendiri sudah bagus, dan bilamana saya kepilih nanti saya akan bangun kota bandung lebih baik lagi"tutur Egi.

Baginya dalam pertarungan pilkada 2018 ini, saya (Egi) optimis maju kedepan dari internal Partai Hanura, dan yakin dengan kemampuan saya serta dukungan dari semua, bisa membangun kota bandung lebih baik lagi dari yang sekarang, dan saya orang pertama maju secara resmi dari partai Hanura, walaupun dirinya tahu pasti beberapa calon Pilwalkot sudah senior dalam kancah politik kota bandung.

Sementara H.Endun Hamdun DPRD Kota Bandung Komisi B Ketua DPC Partai Hanura dan H.Hidayat Ketua TPC Hanura serta Ketua Komite Pemilihan Umum DPC Hanura A.Bagja Giri Salaka, optimis Partainya mampu dalam menyiapkan kader cukup baik dan memenuhi syarat, dan akan mengawalnya sampai tuntas, dan menyakinkan semua kader yang akan di siapkan dari Partai Hanura mampu dan siap dalam pertarungan Pilkada 2018 sebagai Calon Walikota/Wakil Walikota Kota Bandung.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

GEDUNG BBWS PROVINSI JABAR SISA PUING AKIBAT DI LALAP JAGO MERAH DAN MASIH MISTERI PENYEBABNYA

Gedung BBWS yang terletak di Jl.  Inspeksi Cidurian STA 5600 Soekarno Hatta Bandung, menyisakan puing sisa kebakaran pada senin 17-07-17 pukul: 23:00 wib, yang menghabiskan lantai 1 dan 2, akibat di lalap si jago merah. Menurut keterangan Joko (Humas) BBWS Prov Jabar, saat di konfirmasi kamis, 20-07-17 pukul: 14:00 wib, kejadian saat malam tidak ada yang beraktifitas, kebakaran di mulai dari lantai 2, dan membesar dengan cepat, sekitar 30 menit unit mobil pemadam tiba di lokasi.

Untuk kerugian materi belum bisa di prediksikan atas kejadian kebakaran tersebut, yang menghabiskan seluruh ruangan lantai 1 dan 2, dan aktifitas kerja seperti biasa, hanya saja di tempatkan di bangunan yang baru, dan terpaksa berjubel. Saya belum biasa menjawab kebakaran di sebabkan apa, karena baru kamis ini unit PusLabFor Mabes Polri dan Inafis Polda Jabar memeriksa kejadian, dan sampai siang ini masih terus dalam pemeriksaan "tutur Joko.

Mengenai karyawan tetap bekerja seperti biasa, tidak di liburkan, kecuali sebagian pejabat BBWS sedang ke jakarta, tugas rutin, dan pejabat yang lain juga bekerja seperti biasa, hanya saja saya pribadi kurang istirahat akibat kejadian ini, dan bersyukurnya data-data BBWS walau terbakar, kami punya salinannya, jadi kebakaran yang menghanguskan gedung dan termasuk berkas data, sudah lebih dahulu ada salinan data, kembali lagi saya (Joko Humas) jelaskan, data aman walau kebakaran menghanguskan semuanya.

Kejadian ini sudah di laporkan langsung ke Dirjen SDA, dan sudah di tekankan segera bangun kembali gedung yang baru, termasuk Dirjen Anggaran, agar segera memperhitungkan biaya untuk membangun kembali, dan mudah-mudahan cepat di realisasikan, agar bisa kembali berjalan normal dalam beraktifitas. Untuk saat ini karyawan mau tidak mau harus bekerja dalam ruangan yang berjubel, dan ketika di tanya kembali, apakah ada unsur dugaan kemungkinan sengaja di bakar..? Jokopun menjawab, tidak mungkin.





By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Friday, July 14, 2017

DISDIK KOTA BANDUNG DI DEMO, PPDB 2017 DI ANGGAP MENYULITKAN MASYARAKAT

Dinas Pendidikan Kota Bandung di Geruduk sejumlah Ormas, LSM dan aktivis kota bandung kamis 13-07-17 pukul: 10:00 wib, karena di anggap menyulitkan masyarakat yang ingin,melanjutkan sekolah, PPDB 2017 di anggap gagal dengan sistem Zonasi dan pendaftaran Online. Sistem Zonasi belum siap untuk masyarakat karena di nilai menyulitkan dan di anggap diskriminasi terhadap masyarakat.

Umiasari selaku Sekdis Disdik Kota Bandung turun menyampaikan langsung, mewakili Kepala Dinas Pendidikan (Dr.H Elih Sudiahpermana M.Pd)
yang menurutnya bahwa dinas pendidikan akan membantu masyarakat kota bandung yang ingin melanjutkan sekolah, hanya saja wewenang sampai SMP, karena SMA sudah menjadi kewenangan Prov Jabar. Disdik sendiri juga akan mengawal langsung bila ada warga bandung yang di persulit masuk sekolah baik Negri atau Swasta, adapun jalur MOU itu, bila sekolah ada dan berdiri di tanah milik TNI atau Kementrian.

Iwan (Kabid Wasdan) Kesbangpol Kota Bandung, menyingkapi keluhan warga bandung akan memfasilitasi bagaimana bandung bisa kondusip, dan akan menjewer dinas-dinas yang menyeleweng, bila terjadi permasalahan di masyarakat, dan Kesbangpol juga siap akan mempasilitasi dalam permasalahan yang ada di masyarakat, apa lagi terkait tentang pendidikan, dan merasakan kepahitan masyarakat, segera lapor ke keabangpol bila ada permasalahan di masyarakat, dan akan segera di lanjutkan kepada masing-masing SKPD terkait "tuturnya.

Anggaran akan segera di gelontorkan tahun 2017 ini oleh dinas pendidikan sebesar 150 milyar untuk sekolah, guna tidak ada lagi masuk sekolah yang bayar bagi orang yang tidak mampu, dan itu disdik kota bandung menjamin tidak ada transaksional masuk sekolah bayar, atau ada masyarakat yang bisa memfasilitasi bayar masuk sekolah, karena pihak disdik langsung memantau masing-masing sekolah, juga ada beberapa sekolah swasta yang menerima sekolah gratis sebanyak 178 sekolah swasta yang bekerja sama dengan disdik kota bandung dalam menerima murid gratis, karena tidak mampu.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Sunday, July 2, 2017

TAMAN SATWA CIKEMBULAN KADUNGORA GARUT BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH DAERAH

Menjelang Liburan berakhir Taman Satwa Cikembulan di serbu pengunjung sejak pagi, minggu 02-07-17 pukul: 13:15 wib, Taman Satwa berlokasi di Kampung Jati Rt 01/04 Desa Cikembulan Kec Kadungora Kabupaten Garut dengan Tiket masuk Dewasa 25 ribu, anak-anak 15 ribu. Area lahan dengan luas hampir 4 Ha lebih ini, di huni oleh 502 Satwa yang di lindungi, dan di lengkapi dengan arena bermain untuk anak-anak, termasuk arena bermain perahu air, hanya saja cukup di sayangkan kurangnya lahan parkir, dan sempitnya akses jalan menuju lokasi, sehingga para pengunjung membludag di jalan, dan membuat macet panjang.

Willy (Pengelola) Taman Satwa menjelaskan, bahwa taman satwa ini sebelumnya hanya hobby dan karena  kecintaannya pada hewan reptil, perimata dll, di bangun tahun 1995, tidak untuk umum, tahun 2009 baru buka dan di komersilkan untuk umum, agar masyarakat sekitar, khususnya masyarakat garut bisa mengenal berbagai jenis hewan, dan bisa mencintai binatang. Dengan adanya taman satwa ini, secara tidak langsung juga mengangkat taraf ekonomi masayarakat, masyarakat kp jati bisa berjualan, membuka lahan parkir, dan usaha yang lainnya.

Taman Satwa Cikembulan lebih dominan hewan titipan dari Dinas BKSDA, sekitar 90% hewan langka di lindungi yang di titipkan di sini, dan hanya 10% saja hewan yang di miliki pengelola (pemilik), dan itupun bukan hewan yang di lindungi, beberapa kali pihak dinas terkait berkunjung dan meninjau taman wisata ini, termasuk pihak Pemda Garut (Wakil Bupati) sempat datang, dan mengapresiasikan taman satwa ini, tapi belum ada perhatian secara serius mengenai ini, bayangkan per hari biaya untuk pakan hewan saja mencapai 2 - 3 juta rupiah, belum lagi dengan gaji karyawan, jelas kadang sulit, di tambah bila pengunjung sepi "tutur Willy".

Memang saya akui (willy), menuju ke taman satwa cikeumbulan ini aksesnya kurang bagus, karena jalan sempit, dan tempat parkir yang kurang, tapi kedepannya akan segera di benahi, saya sudah sediakan lahan parkir di 3 (tiga) titik tempat, bisa menampung 30 mobil, dan motor yang cukup banyak, tetap memprioritaskan lahan masyarakat sekitar untuk usaha, dan saya juga berharap Pemda setempat bisa memperbaiki akses jalan menuju taman satwa, agar para pengunjung lokal atau dari luar bisa lebih nyaman lagi, dan taman satwa di sini juga bisa di kenal pihak luar.


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Monday, June 26, 2017

WISATA SARIATER SUBANG DI SERBU PENGUNJUNG LEBARAN H+2 2017

Wisata SARI ATER atau CIATER di serbu pengunjung pada Lebaran kedua, yang sebelumnya masih normal saja. Saat di sambangi langsung di tempat Wisata Alam Sari Ater Jl. Raya Ciater-Subang 41281 Jabar, senin 26-06-17 pukul: 08:30 wib, terlihat wisata Alam Sari Ater masih terlihat biasa saja (normal) belum terlihat padatnya pengunjung, menurut salah satu staffnya, saat ini masih belum ada lonjakan pengunjung yang signifikan, biasanya para pengunjung sudah antri, dan jalan masuk wisata macet.

Ketika ingin di jumpai Yuki (VAR Manager) sedang tidak ada, salah satu karyawan Hotel & Resort di ruang Reseptionis,  H. Tata yang sudah lebih 30 tahun bekerja di tempat wisata ikut menjelaskan di bantu staff (Anggra) bahwa saat ini khususnya Lebaran 2017 pengunjung bisa di katakan menurun (sepi), tidak seperti lebaran kemarin, pengunjung itu cukup padat dari Lebaran H+1 itu mencapai 9 ribu orang, dan hari berikutnya terus bertambah bahkan mencapai 45 ribu orang dan lebih, bila lebaran sekarang kurang ramai, dan banyak pilihan dalam nuansa wisata alam "tuturnya.

Rekreasi Wisata Alam Sari Ater identik dengan air panasnya, ini jelas tidak asing lagi untuk para pengunjung atau wisatawan lokal dan internasional yang mendengarnya, dan sudah banyak perubahan, yang di tambah dengan arena off roadnya, tempat kemping, Go-Kart dll yang masih tetap nuansa wisata keindahan alamnya. Pengunjung kebanyakan menikmati dengan cara merendam di air panas mengandung belerang, yang konon dapat menyembuhkan penyakit, terlihat banyak para prngunjung menikmati air panas Sari Ater dengan cara merendamkan diri dan reflexy.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)