Friday, April 14, 2017

APARTMENT MEKAR WANGI SQUARE CIBADUYUT DI DUGA KUAT LANGGAR PERIZINAN "K3 di ABAIKAN"

Saat di Investigasi langsung ke lokasi Apartmen Mekar Wangi Square Cibaduyut rabu, 05-04-17 pukul: 12:45 wib, proyek yang masih dalam tahap di kerjakan tersebut, banyak para pekerja yang tidak menggunakan K3 (Keselamatan, Keamanan, Kerja) Safety First dalam area proyek, padahal sangat jelas dan penting sebagai syarat yang harus di jalankan oleh pihak kontraktor, terkait keselamatan para pekerja di area proyek Apartment Mekar Wangi SQUARE.

Pt. Djasa Ubersakti Engeenering & Countruction saat di konfirmasi di basement Asro (Bagian Umum) yang mewakili Bambang (Site Manager) Kontraktor menjelaskan, dalam hal perijinan di luar kewenangan kami, kami hanya sebatas mengerjakan proyek kontruksi saja terhitung dari bawah sampai atas dengan jumlah 33 lantai plus atap, adapun mengenai para pekerja yang tidak pakai K3 (safety first), biar saja nanti pengawas Disnaket yang menegur kami, apakah itu berupa pelanggaran atau tidak, karena kami selalu di pantau dan di awasi oleh disnaker (Hadi dan Suki) "tuturnya.

Di sambangi di bagian Marketing Gallery Mekar Wangi Square, Albert selaku Konsultan Operasional meminta waktu untuk menjelaskan perihal perizinan, karena bila di jelaskan secara lisan, khawatir salah dalam menjelaskan, dan akan berkordinasi dengan bagian yang lain, toh bila ada izin yang tidak lengkap, mungkin pihak dinas terkait akan menghentikan proyek, kan ini buktinya tidak, proyek masih berjalan "tutur albert.





By: Hendra Sunda Pos ( Ina-Ina)

Tuesday, April 11, 2017

DISBUDPAR KOTA BANDUNG TEGASKAN KARAOKE INUL VIZTA AKAN DI TINDAK TEGAS !!!

Unjuk Rasa (Unras) Ormas Bidik di Gedung Disbudpar Kota Bandung di gelar pada hari senin, 10-04-17 pukul: 10:20 wib, terkait keributan berujung pembacokan rekannya di dalam area room Karaoke Inul Vizta yang berlokasi di Mall Bandung Timur Plaza (BTP) Jalan A. Nasution Ujung Berung kota bandung, menuntut pihak Disbudpar untuk melakukan tindakan terhadap pengelola hiburan karaoke inul vizta dalam menjamin keamanan pengunjung, aksi berlangsung  kondusif.

Kabid (Aswin) Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, mengundang perwakilan Unras untuk berdialog satu meja, dan menanggapi keluhan dari Ketua Umum Ormas Bidik (Alamsyah.SH), dalam kekecewaannya terkait keamanan karaoke Inul Vizta, yang berujung keributan sampai korban pembacokan akibat masuknya senjata tajam dalam lingkup Karaoke dengan mudah, karena lemahnya pengawasan dan pemeriksaan keamanan pihak pengelola hiburan karaoke.

Kabid (Aswin) yang mewakili dari Kadis Disbudpar sangat Apresiasi menanggapi laporan dari Ormas Bidik, tentang layak atau tidaknya izin hiburan Karaoke Inul Vizta tersebut, sampai kurang aman dalam keamanan pengunjung. Kabid Disbudpar juga menegaskan, dirinya akan menindak tegas, dan akan berkordinasi dengan dinas terkait, BPPT dan Satpol PP Kota Bandung, bahkan sampai Pak Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung.

Saya (Aswin) selaku Kabid akan singkapi hal ini, terkait laporan mengenai keamanan tempat hiburan karaoke, walau saya baru 2 bulan dinas di disbudpar, saya sangat senang adanya masyarakat yang berani melaporkan, dan saya berjanji ini akan di tindak lanjuti, bila ada penyimpangan terkait perizinan yang kurang, dan pelanggaran aturan, harus di tindak, bahkan bila perlu di tutup "tutur Aswin.

By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Monday, April 10, 2017

BULOG DIVRE JABAR TEGASKAN DISTRIBUSI TELATNYA RASKIN BUKAN DI SENGAJA

BULOG Sub Divre Regional Bandung membantah Distribusi Raskin akibat di sengaja pihaknya, kantor Bulog Sub Divre Regional Bandung saat di konfirmasi langsung jumat, 17-03-17 pukul: 10:15 wib, bahwa keterlambatan distribusi raskin bukan unsur kesengajaan dari Bulog sendiri, melainkan lambatnya distribusi raskin akibat keterlambatan data kota/kabupaten bandung, seperti kabupaten bandung baru memberikan Surat Perintah Alokasi (SPA) dari Dinsos kepada kami (Bulog), tanpa SPA jelas tidak akan di kirim (distribusikan), ke masing-masing wilayah, karena SOP nya seperti itu, atau bisa juga karena Lurah atau Kepala Desa belum bayar tunggakan raskin "tuturnya.

Justru untuk periode awal 2017 ini, kabupaten bandung lebih duluan dalam pendistribusian raskin, di bandingkan kabupaten yang lain di jawa barat, tapi sekarang langsung di kirim walau ada tunggakan dari Lurah atau Kepala Desa, dengan Garansi dari Pemerintah Daerah nya Bupati/Walikota untuk menjamin akan bayar tunggakan raskin dengan cara membuat MOU antara Bulog dengan Pemerintah Daerah, agar bisa tercipta kondisi baik yang sama-sama menguntungkan, dan kerja sama yang baik, tujuan agar bisa di kirim untuk yang masih ada tunggakan, kebayang bila tidak di bayar "tuturnya.

Saat di wawancara Divre Jabar senin, 10-04-17 pukul: 13:10 wib, Keterlambatan sebenarnya dari data Kemenkokesra, BPS, TNP2K, tembus ke Gubernur dan Walikota/Bupati kota dan kabupaten, ini berpengaruh dalam pendistribusian raskin itu sendiri, sementara program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang saat ini sedang di genjot dalam tahap uji coba, juga sangat berpengaruh besar pada distribusi itu sendiri. Pasalnya banyak rangkaian kerjasama, dari pusat transfer anggaran ke Bank BNI, dan Bulog sendiri mempersiapkan kebutuhannya, kadang pihak masyarakat tidak langsung mengambilnya bisa kurun waktu lebih dari 1 atau 2 bulan, jelas ini bekerja extra, sementara data yang di persiapkan dari Dinsos, terkait masyarakat yang layak menerima BPNT, dan banyak keluhan masyarakat dalam penerimaan Raskin atau Rastra untuk sekarang, bulog itu sendiri sebenarnya tidak ingin telat dalam pendistribusian, tapi sekarang bulog lebih di pangkas dari kegiatannya, karena program yang sekarang "tutur Humas.


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

KARAOKE INUL VIZTA DI NILAI TIDAK AMAN PENGUNJUNG TIDAK DI ASURANSIKAN "Pembacokan Pengunjung dalam ROOM"

Terjadi keributan di tempat Hiburan KARAOKE INUL VIZTA yang terletak di Bandung Timur Plaza (BTP) Ruko B/16 
Jln. A.H. Nasution 46A Ujung Berung Kelurahan Cigending Kecamatan Cinambo Kota Bandung, pada hari senin, 20 Maret 2017 pukul: 22:00 wib, saat itu korban sedang berada di dalam Room 15, tiba-tiba saja jhon (pengunjung) menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh beberapa orang yang sudah di kenalnya, dan korban menderita luka sobek di punggung akibat sabetan senjata tajam, dan luka memar, beruntung korban selamat melarikan diri, dan melapor ke Polsek Cinambo. Akibat kejadian ini korban menderita luka 15 jahitan di punggung, 3 jahitan ditangan dan memar di kepala. Motif pelaku belum di ketahui, dugaan sementara mengenai kolektor. Saat ini dari 6 pelaku 2 sudah di amankan oleh Polsek Cinambo, sisanya masih dalam pengejaran aparat polisi.

Ketika di konfirmasi Polsek Cinambo senin, 03-04-17 pukul: 15:50 wib, di unit ruang reskrim (Iptu Dikdik) kanit reskrim, sedikit memberikan keterangan seputar kejadian pembacokan di tempat hiburan karaoke inul vista, hanya menjelaskan bahwa pelaku sudah di amankan 2 (dua) orang, dan police line yang di lakukan polsek cinambo sudah di buka, karena penyidikan sudah selesai, selebihnya bisa konfirmasi dengan Humas Polrestabes Bandung, atau nanti dengan Kapolsek langsung, karena sudah di satu pintukan dalam berikan informasi "tutur iptu dikdik.

Ketika di investigasi ke lokasi Karaoke Inul Vizta, saat di konfirmasi pihak pengelola tempat hiburan di hari yang sama, senin 03-04-17 pukul: 17:15 wib, Iwan Supardan (Manager) Tempat Hiburan Karaoke INUL VIZTA menjelaskan, bahwa saat kejadian dirinya sedang Off, dan ada kapten saja yang bertanggung jawab di lokasi, ketika itu Iwan selaku Manager di kontek, dan menjelaskan terjadi keributan di karaoke inul vista di room 15, dan terjadi pembacokan, dan sudah di tangani oleh polsek cinambo, saat pihak polisi ingin melihat cctv dan meminta rekamannya, harus ada ijin pa iwan selaku manager inul vizta.

Dengana adanya kejadian tersebut Karaoke Inul Vizta di Police Line oleh Polsek Cinambo, dan merugi karena tidak beroperasi, karena ada isu penyerangan oleh rekan korban, yang di khawatirkan akan menjadi kisruh lebih lanjut, iwan selaku manager inul vizta di kabarkan oleh polsek cinambo, agar mau di police line yang sifatnya sementara, mengingat TKP di dalam lokasi karaoke, walaupun iwan pihak inul vizta kurang setuju karena akan di police line oleh polsek cinambo untuk penyidikan, dan akhirnya iwan meminta untuk segera membuka police line, karena kami ini sedang usaha, dampaknya karyawan kami kasian, tidak kerja dan kami sangat luar biasa rugi tidak beroperasi "tutur iwan.

Tempat ini tidak menjamin atau ada asuransi untuk pengunjung karaoke inul vizta, bila terjadi kecelakaan dan lain-lain, hanya menjamin dan mengasuransikan karyawan saja, dan tidak menyediakan PL, bahkan larangan sajam saja sudah di paparkan, hanya saja security enggan memeriksa pengunjung apa lagi Ormas atau LSM, karena khawatir akan ada gesekan dan ketersinggungan, bila sampai di geledah, tapi kedepannya hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, mengenai Harga Room Karaoke Inul Vizta untuk hari biasa,
Room Small (4-5 Orang) Rp 50.000 s/d Rp 80.000 per jam,  Room VVIP (20-35 Orang) +/- Rp 250.000 s/d Rp 350.000
Untuk weekend, Sabtu, Minggu, Hari Libur (Tanggal Merah), Room Small (4-5 Orang) Rp 60.000 s/d Rp 90.000 per jam, Room VVIP (20-35 Orang) +/- Rp 270.000 s/d Rp 400.000 per jam "tutur iwan.

Kapolsek Cinambo Kompol Umar Said, saat di konfirmasi hari kamis, 06-04-17 pukul: 11:42 wib, menjelaskan, bahwa kejadian tersebut sudah di redam dan satu sama lain sudah di damaikan, antara kedua belah pihak karena di khawatirkan akan ada buntut dari rekan korban yang lain. Kejadian tersebut faktor pribadi, dan pelaku sudah di amankan dengan inisial T dan Y dan sudah dipastikan dua orang ini sebagai pelakunya dan di kenai pasal 351, antisipasi police line yang di lakukan oleh polsek sudah tepat, karena mengamankan barang bukti di TKP, dan juga menghindari buntut panjang dari kejadian, karena di khawatirkan ada serangan balasan, dan kepolisian bertindak tepat, karena harus kondusif di masyarakat, adapun sekarang Inul Vizta sudah buka dan beroprasi seperti biasa "tutur kapolsek.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Saturday, April 8, 2017

KEPALA DESA BUAHBATU BOJONGSOANG TETAP LAYANI MASYARAKAT WALAU TERBARING SAKIT

Saat di jumpai langsung pada hari jumat, 07-04-17 pukul: 17:15 wib di ruang darussalam 501-1 lt 5 Rumah Sakit Al-Islam Kota Bandung, Kepala Desa Buahbatu (Asep) Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, yang saat itu sedang berbaring sakit.

Kepala Desa hanya bisa berbicara pelan, karena kondisinya yang masih lemah, dirinya terserang jantung ringan pada malam minggu hari sabtu, 01-04-17 akibat kolesterol yang tinggi, dan di rawat langsung sejak malam minggu di rumah sakit al-islam kota bandung, karena mengalimi sesak dada.

Sekitar sudah 4 - 5 hari di rawat di rumah sakit, dirinya (kades asep) merasa bosan, jenuh dan ingin segera bertugas kembali, agar bisa mengabdi lagi kepada masyarakatnya. Karena dengan dirinya sakit, khawatir dengan staffnya dalam pelayanan publik dirinya tidak bisa membantu bekerja bersama.

Dan dirinya (Asep) selaku kepala desa, tetap berpesan pelayanan publik tetap harus jalan, dan jangan terhambat, terbukti walau kepala desa ini terbaring lemah, tapi tetap melaksanakan tugasnya selaku kepala desa, melayani masyarakatnya, walaupun ruangan dan kasur tempat di rawatnya, menjadi ruang kerja juga.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

KOPERASI INTIDANA SIMPAN PINJAM UANG DI DUGA KUAT HANYA SEBAGAI KEDOK !!!

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana yang terletak di Jl. Ibrahim Adjie Kiara Condong No 437 Ruko F Kota Bandung, saat di konfirmasi rabu, 05-04-17 pukul: 12:45 wib, Bahwa Koperasi Intidana meminjamkan uang kepada yang bukan anggota koperasi, dan di wajibkan buka rekening terlebih dahulu bila bukan anggota dari koperasi, sementara nasabah peminjam bila ingin melunasi harus sesuai, jangan angka pelunasan sendiri jauh dari angka yang di harapkan, dan masing masing koperasi menurut saya (Doni) marketing yang ada dan berjalan di sini, semua sama memakai jaminan atau agunan (serifikat) untuk meminjam di koperasi, kami juga lebih mengacu pada AD/ART. Koperasi lebih menjalankan SOP aturan Internal dan sesuai dengan dasar dari Undang-undang no 25 tahun 92 "menurut rian.

Dalam eksekusi bangunan dalam pengawasan Koperasi Intidana, yang menurut rian, sudah SOP dan tertuang dalam AD/ART. Kriteria peminjam tidak di lakukan harus berapa lama jadi anggota, hanya di lihat dari segi kegiatan usaha dari peminjam, dan hanya dengan aspek kemampuan untuk membayar dari peminjam, dan kamipun selalu dapat bimbingan dari Dinas Koperasi Provinsi, keuntungan koperasi intidana ini dari bunga peminjam yang sebutkan pa doni, menjadi jasa koperasi, karena menurutnya koperasi mengandalkan dari dana anggota koperasi dan harus di kembalikan kepada anggota, bila tidak di kembalikan maka bisa di sebut pailit. Semua yang berjalan di KSP Intidana selalu di laporkan pada pengurus dan penanggung jawab KSP Intidana Budiman Gandi.

Koperasi Intidana bergerak dan berjalan dari modal anggota koperasi, dan harus di kembalikan untuk selalu berputar, agar koperasi ini tidak mengalami pailit, mengenai kasus sampai bangunan di awasi atau di sita, pada dasarnya hanya sekedar gertak saja, dan masih bisa di selesaikan secara musyawarah "tutur rian dan doni.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Saturday, April 1, 2017

GAJAH BONBIN TAMAN SARI BANDUNG DI EVAKUASI BKSDA JABAR "Karena Perlu Perawatan Serius"

Ditemui langsung di kantor BKSDA Jawa Barat Jumat, 31-03-17 pukul: 14:35 wib, menurut Agus (Humas BKSDA Jabar), Seekor Gajah Sumatera (Yamon) "Elephas Maximus Sumatranus" jenis kelamin Jantan, penghuni Kebun Binatang Bandung (KBB) telah di pindahkan ke Taman Safari Indonesia (TSI) pada hari rabu, 29-03-17. Pemindahan Mamalia Besar ini dalam rangka perawatan kesehatan dan upaya pemenuhan Animal Wefare, sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tentang perlunya perlakuan khusus terhadap beberapa satwa di kebun binatang bandung.

Hal tersebut senada dengan hasil pemantauan yang di lakukan oleh Tim Gugus Tugas Pemantauan Intensif Pengelolaan dan Operasional Kebun Binatang Bandung bentukan Balai Besar KSDA Jawa Barat. Pemindahan Gajah Sumatera itu sendiri telah mendapatkan persetujuan dari Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem pada tanggal, 17 maret 2017.

Proses pemindahan, melibatkan dokter hewan, paramedis, keeper, mahout dan personil lainnya dari TSI, KBB, maupun Balai Besar KSDA Jawa Barat, berjalan lancar. Latihan Intensif yang sebelumnya di berikan kepada Yamon setiap pagi sebelum jam kunjungan di mulai dan sore setelah pengunjung pulang selama kurang lebih seminggu membuahkan hasil yang di harapkan.

Latihan tersebut memang di lakukan agar pada saat pengangkutan Yamon terkondisikan, sehingga dapat memperlancar proses pemindahan. Sampai akhirnya gajah jantan tersebut, tiba di TSI dalam kondisi sehat dapat beraktifitas kembali secara normal "tutur Asep Humas KSDA. Evakuasi Gajah tersebut menyangkut viral binatang yang mati sebelumnya dari gajah, beruang yang kurang perawatan, maka dengan persatuan kebun binatang indonesia, perlu untuk segera merehabilitasi binatang gajah tersebut agar mendapatkan perawatan yang maksimal, karena Gajah (Yamon) memiliki kelainan fisik di punggungnya, mengingat binatang ini di lindungi, jadi perlu di amankan.

Agus (Humas BKSDA) juga menjelaskan bahwa kebun binatang bandung, masih belum maksimal dengan adanya perubahan dan perbaikan kandang itu sendiri, hanya lebih memperbaiki pagar (pembatas), dan yang signifikan di perbaiki kandang beruang, itu lebih terlihat perubahannya, sementara untuk laporan yang sekarang sudah mulai lebih kooperatif dari sebelumnya, dari jumlah beinatang dan binatang yang mati, selebihnya bisa menayakan pada ibu fitriana, karena langsung yang turun ke lokasi KBB "tuturnya.

Saat Evakuasi Gajah (Yamon) di KBB, sempat mengamuk dan mengakibatkan GADING GAJAH tersebut patah 20 cm, akibat gajah tersebut mengalami Depresi dan belum beradaptasi, sehingga kendaraan truck yang memuat gajah tersebut terguncang, menurut Agus (Humas BKSDA) itu sendiri, menuturkan patahnya gading gajah tersebut tidak melukainya, karena tidak patah di pangkal ujung kulitnya, dan saat ini patahan gading tersebut di amankan, belum tahu apakah di musiumkan atau di simpan, masih tunggu keputusan dari pimpinan "tutur agus.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)