Tuesday, July 31, 2018

TNI Ungkap Pengedar Minuman Oplosan Tuak

Kab. Bandung,- Sudah sering terjadi musibah meninggal dunia yang diakibatkan dari minuman keras oplosan yang menimpa para remaja bahkan orang tua beberapa waktu lalu.

Kemaren 9 orang anggota TNI dari Intel Korem 062/Taruma Negara berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengedar minuman keras oplosan jenis tuak lintas Kabupaten dan Kota di perkebunan teh Kampung Cipangisikan Desa Rancabali Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, Selasa (17/7).

Kronologis pengungkapan diawali dengan cara pengintaian dan pengendapan selama lebih kurang 2 minggu dengan mengikuti gerak gerik pergerakan mobil box pengangkut minuman keras oplosan yang dikemudikan oleh saudara Ian Hardianayah (28).

Tepat pada waktunya, Tim Intel Korem 062/TN dibawah pimpinan Pelda Anung Apandi sebagai Komandan Unit 2 berhasil menangkap pelaku pengedar dengan barang bukti 1 unit mobil box dengan nomor polisi D 8147 EC dan minuman keras oplosan lebih kurang 50 jiregen yang siap jual.

Anung menjelaskan, " menurut keterangan yang didapat dari saudara Ian minuman tersebut didapat dari Kecamatan Tegal Buled Kabupaten Sukabumi dan rencananya akan didistribusikan kepada pengecer atau warung - warung penjual minuman keras oplosan tuak kebeberapa daerah diantaranya Kecamatan Ciwidey, Baleendah dan Soreang ".

Ditempat yang berbeda 1 Tim Unit Intel Korem 062/TN dibawah pimpinan Lettu Inf Syaifullah juga  berhasil menangkap pengedar minuman keras tepatnya di Jalan Raya Cikajang Kecamatan Cikajang.

Dengan barang bukti sebanyak 16 dus minuman keras diamankan, untuk sementara tersangka atau pelaku bersama barang bukti diamankan di Makodim 0611/Garut setelah itu nanti akan diserahkan kepada Kepolisian untuk menjalani proses lebih lanjut.

Tindakan yang dilakukan oleh Tim Intel Korem 062/TN ini bertujuan untuk meminimalisir tindak kejahatan diwilayah yang diakibatkan dari minuman keras oplosan maupun minuman keras lainnya.
(Pendam III/Siliwangi).


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Pangdam Berikan Motivasi Kepada Siswa Secata PK

Pangalengan,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) memberikan pengarahan kepada Siswa Pendidikan Calon Tamtama Prajurit Karier (Dikcata PK) Gelombang I Tahun 2018 di Dodik Secata Rindam III/Siliwangi Pangalengan, Sabtu (28/7).

Pada pengarahannya Pangdam memberikan motivasi kepada seluruh siswa Secata PK yang berjumlah 291 orang siswa tersebut.

Disampikannya, " kepada pelatih untuk apa tujuan latihan, mengapa mereka harus latihan, sehingga siswa mampu melaksanakan dan memahami latihan yg dilaksanakan ", jelas Pangdam.

Dilanjutkannya, " tingkatkan kemampuan membaca, siapa diriku apa kehebatanku, aku harus bisa, kalau ditegur jangan marah dan harus berterima kasih karena sudah membuka tabir untuk menyempurnakan diri ", jelasnya.

" Semakin tinggi tingkat kemampuan  membaca hingga ribuan kalimat semakin peka dan sadar bahwa semakin banyaknya peluang - peluang yang ada didepan dimata dan disekitar kita ", tegasnya.

" Sebagai seorang Prajurit kalian harus memiliki, mengasah dan mempertajam 5 kemampuan dasar, karena kemampuan dasar tersebut merupakan bentuk wujud dari harga diri satuan dan harga diri pribadi. 5 kamampuan dasar yang wajib dimiliki setiap Prajurit TNI AD adalah disiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri dan memiliki fisik/jasmani yang sehat dan prima serta memiliki kemampuan navigasi darat baik perorangan maupun kelompok ", ungkap Pangdam.
(Pendam III/Siliwangi).


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Monday, July 16, 2018

Panglima TNI Dan Kasad Tinjau Kesiapan Kunjungan Presiden Jokowi

Bandung,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) sambut kedatangan Panglima TNI dan Kasad di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Senin (16/7).

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kasad Jenderal TNI Mulyono didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) dalam rangka meninjau dan memeriksa kesiapan tempat yang akan digunakan kunjungan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Hanggar PT. Dirgantara Lanud Husein Sastranegara Bandung.

Turut pada rombongan Panglima TNI dan Kasad adalah Aspers Panglima TNI, Kapuspen TNI, Aster Kasad dan protokol Panglima TNI dan protokol Kasad.

Tempat yang ditinjau Panglima TNI dan Kasad serta rombongan tersebut akan  digunakan  Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo untuk memberikan pengarahan kepada  4.500 orang Babinsa seluruh Indonesia yang dipusatkan di Bandung yang akan dilaksanakan pada hari Selasa 17 Juli 2018.

Bintara pembina desa (Babinsa) adalah pasukan kewilayahan yang merupakan ujung tombak dan mata telinga serta garda terdepan TNI di wilayah. Tidak kenal lelah dan menyerah bekerja bersama rakyat bergotong royong untuk membangun desanya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI, Kasad dan rombongan meninjau barisan sepeda motor Babinsa yang diparkir dihalaman depan Hanggar PT. Dirgantara.

Panglima TNI dan Kasad mengecek satu persatu sarana yang digunakan dengan tujuan agar pada pelaksanaan nanti tidak ada kendala dan gangguan yang berarti.

Hadir pada peninjauan ini diantaranya Pj. Gubernur Jabar Komjen Pol M. Iriawan, Dansesko TNI, Kasdam III/Siliwangi, Kasgartap II/Bandung, para Asisten Kasdam III/Siliwangi dan Para Kabalakdam III/Siliwangi.
( Pendam III/Siliwangi).



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina) 

Sunday, July 15, 2018

WARGA JEMBATAN BIRU TERUS MERAWAT TAMAN DAN SUNGAI JAGA KEBERSIHAN " TERIMA KASIH TNI "

Jembatan Biru Oxbow,  tidak pernah sepi di kunjungi warga, baik warga sekitar dan warga dari luaran, yang ingin mancing ataupun istirahat. Mancing mania dan peduli sungai untuk citarum yang lebih baik, cukup di respon positif dari masyarakat Desa Bojongsoang Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Sektor VI mampu menyulap sungai, yang tadinya tumpukan sampah, dan tercemar limbah, kini menjadi tempat bermain dan memancing untuk warga.

Salah satu warga saat di temui jayantaranews.com jumat 13-07-18 pukul: 15:15 wib, menjelaskan " saya sangat berterima kasih, dengan adanya program citarum harum, dan kehadiran bapak TNI, mampu membangun tingkat kesadaran bersama,  khususnya terhadap lingkungan, betapa hebatnya bapak tentara ini,  tak kenal lelah, dalam menjaga sungai, dan hasilnya, bisa di lihat yang mancing tak pernah sepi dari pagi sampai malam, dan mampu menciptakan ekonomi warga sini, bisa berdagang " jelasnya.

Terlihat anak usia tanggung yang sedang giat bebersih pungut sampah di bataran sungai, dan siram pohon sebagai taman bermain, asik dengan sendirinya,  di temani beberapa tamannya, sambil menikmati sore hari bersama warga yang sedang asik mancing. Jelas dalam hal ini ada kesinambungan, antara masyarakat dengan TNI,  yang mampu menciptakan hubungan harmonis, demi melanjutkan tanpa di perintah, menciptakan generasi cinta sungai dan lingkungan sendiri.

Arni dan Anti siswa kelas 2 SMU, yang juga Karang Taruna Rt 08-09 Rw 10 mengucapkan " buat bapak TNI terima kasih, tempat ini jadi ramai dan bersih, kami juga bisa jualan untuk tambahan uang saku sekolah, karena dengan adanya mancing berkelanjutan, dan di kelola oleh karang taruna, harapan kami, ini bisa lebih baik kedepannya, dan terus di rawat, lingkungan kami jadi indah, tak seperti dulu " jelasnya.

"buat bapak TNI, jasa bapak tidak akan di lupakan, kami senang sekali, dengan seperti ini, kami bisa lebih berkarya dan akan menyirami pohon sore hari, karena paginya kami sekolah " tutup dia.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PEDULI CITARUM BNI KANWIL BANDUNG BIDIK SEKTOR VI UNTUK RTH

BNI Kantor Wilayah Bandung Mangaer Ary R Taufik menjelaskan " dengan adanya program citarum ini, Bni ikut peduli untuk berpartisipasi, terjun langsung meninjau lingkungan di temani Dansektor VI Kolonel Inf Yudi Zanibar, dalam kunjungan ini kami dan rekan melihat langsung secara jelas dan cukup luar biasa, yang dulunya tumpukan sampah, sekarang sudah tersulap menjadi bersih di sepanjang oxbow, yang tadinya tumpukan sampah " ucapnya.

Dan lebih tertarik lagi, kami dan rekan menyaksikan warga atau masyarakat, selalu ada di sini untuk memancing, dan merubah suasana, dari sepi menjadi ramai, dari kumuh menjadi menjadi bersih, ini cukup positif sekali, apa lagi banyak kalangan masyarakat luas yang melintas jembatan biru ini selalu melihatnya, karena sekarang sudah berbeda dari sebelumnya," ucap Ary

Dalam kesempatan ini, kami juga ingin menjadi bagian dalam mensukseskan program citarum, dan kami bersama ada Andy Pribadi, Dian Aprianti, dan Fitri ikut meninjau lokasi Oxbow Bojongsoang naik Perahu Katamaran yang di sambut langsung oleh Dansektor VI, karena masyarakat sekitar bisa manfaatkan ruang terbuka secara positif, dan kami akan membantu merubah RTH, menjadi tempat yang layak untuk di gunakan masyarakat " jrlas Ary.

Ary juga menambahkan " kami akan menyampaikan dan berkordinasi dengan kantor pusat, untuk secepat mungkin melaksanakan, dan menunggu bahan-bahan yang masuk dari sektor VI, untuk menjadi kajian pendahuluan dalam melaksakan program BNI di sektor VI " tutup dia.





By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

SATGAS CITARUM SEKTOR 9 GIRING PEMBUANG LUMPUR B3 KE POLRES CIMAHI BANDUNG

Berawal dari kecurigaan warga Rw 16 Desa Giriasih Batu Jajar Kbb yang melihat mobil angkutan colt diesel dengan nopol D 9647 UB saat membuang sampah memakai karung, dan isinya lumpur yang tidak seperti biasanya,  sehingga warga melaporkan hal ini pada satgas citarum sabtu 07-07-18. Satgas citarum segera merespon laporan warga, dan dengan cepat langsung mengkroscek ke lokasi yang di informasikan.

Pada saat kegiatan pat sampah Satgas Citarum. Pukul 15.00 wib, mendapat informasi dari warga masyarakat ada truk yang bongkar karung di pinggir sawah cukup mencurigakan, Anggota Satgas Subsektor 02 Batujajar pos Ds Giriasih Sektor 09 Peltu Hutagalung, Pelda Natsir, dan Praka Eko, langsung menghampiri truk colt disel yang sedang bongkar muatannya.

Ternyat karung tersebut benar limbah B3, hal ini terbukti dari surat jalan yang di kantonginginya,  jelas tertera PT.  Samudra Jaya Indonesia dengan alamat Jl. Ciburuy Padalarang KBB dengan tujuan Karawang, dari Pt. Godiva Astrea Textil Jl Dayeuhkolot Kab Bandung. Selajutnya anggota pos melaporkan ke Dansubsektor 02 Batujajar Kapten inf Nasrul Tonyok, setibanya Dansub langsung lapor Komandan sektor 09 Kolonel inf Sahal Maruf. Perintah Dansektor kepada Dansub agar berkordinasi dengan Kapolsek.

Sementara pengemudi Wawan S (49) dan Asep S (54) saat di tanya " yah ini mobil perusahaan milik Pt. Samudra Jaya Indonesia dan ini limbah pabrik, ini ada dokumen manifest nya " ucapnya.

Hasil kordinasi tersebut, Kapolsek Batujajar meminta Dansubsektor berkordinasi dengan Polres Cimahi. Sejumlah 3 orang Anggota Polres datang ke TKP melakukan pemeriksaan, dan selanjutnya di bawa ke polres untuk di proses dan di tindak lanjuti, dalam hal ini Dansubsektor menyerahkan sepenuhnya ke polisi untuk di usut secara tuntas.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

PULUHAN WARGA KECEWA KARTU BPNT YANG DI TERBITKAN BNI MAJALAYA BERMASALAH

Pengambilan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk warga tersendat dan mengecewakan. Warga Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, yang terverifikasi mendapat bantuan berkumpul di aula desa senin 09-07-18 pukul: 12:35 wib, karena masing-masing warga akan mendapatkan BPNT yang sudah di persiapkan dan akan di cairkan langsung.

Namun puluhan warga kecewa, pasalnya setelah di kumpulkan dan berharap bisa bawa pulang bantuan Program BPNT yang di tunggu, ternyata bermasalah. Kartu BPNT yang di keluarkan oleh BNI Majalaya bermasalah, karena tidak di bisa di pakai, saat di gesek tidak ada saldonya, jadi tidak bisa di cairkan seperti yang di harapkan.

Deni TKSK Kecamatan Bojongsoang " ya saat ini kartu BPNT tidak bisa di pakai, karena saat di gesek bermasalah, jadi tidak bisa di cairkan, hal ini bukan dari pihak kami, tapi BNI itu sendiri yang mengeluarkan kartu BPNT, saya juga tidak tahu kenapa bisa begini, dan saya juga akan tanyakan, kasian warga sudah menunggu, tapi tidak bisa di gesek, alias kosong " jelasnya.

Asep Supriatna S. Ip Kades Buahbatu cukup kecewa " kasian ini warga sudah di kumpulkan semua, malah gak bisa di cairkan, jadi saya malu juga sama warga, sudah kumpul malah kartu BPNT tidak bisa di pakai, dengan nada kecewa, dan melihat warga kembali pulang.

Terlihat beberapa warga murung, ketika di tanya warga, " mungkin kurang beruntung kali,  kartu tidak bisa di gesek, sudah menunggu lama, malah tidak bisa di pakai, padahal itu baru, gak tahu kok bisa kaya begini, padahal saya berharap kartu bisa di pakai.




By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)