Tuesday, May 26, 2015

POLSEK BUAH BATU "BANDUNG" SIDAG BERAS PLASTIC

Selasa 26-05-15 Kapolsek Buah Batu AKP Euis Yuningsih,SH dan Kanit Bimas AKP DELITA FLORA  turun dilapangan bersama Jajaran Koramil 1809 Buah Batu. DanRamil KAPT SUTINGLAN  memerintahkan anggotanya untuk turut serta bersama-sama dengan Polsek Buah Batu dan Jajaran Kecamatan untuk melakukan Sindag Beras Sintetic di wilayah Kec Buah Batu agar wilayah aman dan masyarakat tidak resah dengan gejolak yang sedang booming "Beras Plastic" se kecamatan Buah Batu. Pa Edi sekcam kec buah batu menjelaskan wilayahnya aman dan jangan sampai warga terkecoh mengenai beras plastic. Demikianpun Hajaran Polsek ban Koramil Buah Batu akan menindak tegas bagi pedagang Sembako "Toko Beras" yang menjual Beras Plastic, karena sangat merugikan Konsumen, Pedagang dan Kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Sasaran Sindag bukan hanya Pasar Tradisional saja, sampai Toko Modern tidak luput didatangi untuk diperiksa Stock Beras yang dipasarkan, agar tidak ada Diskriminasi dari Toko Klontongan atau pasar Tradisional. Kanit Bimas "AKP DELITA F" menjelaskan walaupun belum ada laporan diwilayah Kec Buah Batu, dirinya tetap antisipasi dalam mengamankan Indikasi Beras Sintetic diwilayah Kec Polsek Buah Batu, agar masyarakat aman dan jangan takut untuk membeli beras dipasar tradisional Ciwastra ataupun Toko Modern wilayah Buah Batu untuk tetap kondusip. Tato ast Supervisor Borma margacinta "Bakung" menjamin bahwa tidak ada Produk Beras Plastic yang dijual disini.

Setelah Sindag cukup dan tidak ditemukan adanya penjualan atau penyetokan beras plastic baik Pasar Tradisional dan Toko Modern, seluruh hajaran Koramil, Polsek, Sat pol PP se kecamatan Buah Batu balik kanan karena yakin wilayah aman terkendali, dan menjamin wilayah Kec Buah Batu bebas Beras Plastic.


By;Hendra (Ina-Ina)

Sunday, May 24, 2015

SMP SANTO YUSUP GELAR KONSER AMAL "KAMPUS UNJANI BANDUNG"

Minggu (24-05-15)  pukul 10:00am KONSER AMAL yang diselenggarakan oleh IKA SMP SANTO YUSUP di GSG Kampus Unjani Bandung PSM-Binong, yang dihadiri oleh para Alumnis SMP Santo Yusup Bandung.

Bang Yosep selaku Penanggung Jawab acara Konser Amal ini guna mengumpulkan dana, yang nantinya dana tersebut untuk diberikan pada yang membutuhkan "baik pendidikan ataupun untuk bencana alam". Dana tersebut dikumpulkan dari tiket Konser Amal dan Foto bareng Artis yang menghadiri "diundang" dalam acara Konser Amal.

Musik tradisional Angklung dimainkan SMP Santo Yusup,  Kecapian oleh Kang Yono, di hadiri oleh Artis Lokal dan Band .Bandung Hot and Cool, Jingga Band Kids, Linahara dan Artis Kondang seperti Mel Shandy "Lady Rocker" Ikut serta merayakan Konser Amal yang di selenggarakan oleh Ika SMP Santo Yusup. Selain Konser Amal, juga sebagai jumpa kangen para Alumnis SMP Santo Yusup, hadir pula Nurul Arifin ikut berpartisipasi sebagai Alumnis "tutur Nurul Arifin".

By;Hendra (Ina-Ina)

Saturday, May 23, 2015

KAWASAN INDUSTRI DE PRIMA TERRA PERLU DI WASPADAI

Kawasan Industri De Prima Terra ini semula kawasan pergudangan. Entah bagaimana kawasan pergudangan menjadi kawasan industri. 

Kawasan Industri De Prima Terra ini terletak di Desa Tegalluar Kec, Bojong Soang Kab Bandung. Semula kawasan ini adalah daerah resapan "kantong air" untuk wilayah Desa Tegalluar, jelas fungsinya agar wilayah Desa Tegalluar ini bisa tertanggulangi dalam hal kebanjiran. Tentunya sebelum dijadikan kawasan industri harus banyak pertimbangan khusus, terutama dampak lingkungan sekitar dan menimang kerugian atau keuntungan bagi masyarakat luas Desa Tegalluar. Pembangunan kawasan industri ini cukup besar dan luas, diduga tidak melalui prosedur dengan benar sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia, karena disini terlihat banyak kepentingan-kepentingan PRIBADI, bisa dilihat disini ada pemanfaatan Jabatan dan penggila proyek. Area Kawasan Industri ini sudah berdiri lebih dari 30 Gudang dan Pabrik Produksi, dan masih banyak yang dalam peroses membangunan hingga selesai "kurang lebih 30hektar".

Tidak ada perhatian khusus dari Pemerintah setempat, untuk meninjau kembali tentang Pembangunan Kawasan Industri karena di duga masih banyak Penyimpangan.



By;Hendra (Ina-Ina)

Wednesday, May 20, 2015

PRONA DESA CIMEKAR-CILEUNYI KONFLIK SOSIAL MASYARAKAT

Prona "Program Nasional" jadi Program Nalangsa karena banyak dibisniskan perangkat, DESA CIMEKAR Kec Cileunyi Kab Bandung "Rabu 20-05-15" ditemui di Kantor Desa, Sekdes Desa Cimekar "Lili Mulyana SH" menjelaskan Program Prona mendapatkan 150 bidang, Panitia Lapangan dibantu oleh Pa Holil "Anggota BPD Desa Cimekar" selaku Ketua Panitia koordinator Prona, dibentuk langsung oleh Kepala Desa "Didin" melibatkan pula jajaran RW. Perbidang dimintai Rp.500.000 setiap warga yang masuk dan ingin tanahnya menjadi Sertifikat melalui Program Nasional "Prona". 

Sekdes Lili selaku pemeriksa berkas Prona yang sudah masuk dan diajukan untuk yang tidak mampu kepada masyarakat. Selaku warga Desa Cimekar "H.Aep" menjelaskan bahwa Prona ini tidak adil, cendrung yang mampu lebih banyak, dan keluarga terdekat Desa saja yang diprioritaskan sehingga menimbulkan kesenjangan sosial antar warga, karena kurang disosialisasikan ke masyarakat luas.


H.Aep menuturkan bahwa warga mengeluarkan dana untuk Prona sebesar Rp.750.000/warga. Menjelaskan kembali Sekdes "Lili Mulyana SH" bahwa Dana Rp.250.000 diperuntukan untuk Panitia, dan Rp.500.000 untuk Pembuatan WARKAH.

Ketika di jumpai dikediaman KepDes Cimekar "Didi, tidak ngantor karena sakit" dan sedang membangun rumahnya, menuturkan dirinya melibatkan BPD,LPMD,Rw-Rw Cimekar untuk Program Prona yang mendapatkan 200 bidang, dan turut mengawasi, dan diminta Rp.250.000/warga untuk Panitia Prona. Pa Budi Pa Agus selaku BPN Kab Bandung yang mensosialisasikan Desa Cimekar.


By;Hendra (Ina-Ina)



Tuesday, May 19, 2015

TEGALLUAR "PABRIK DAN PERGUDANGAN" DI DUGA RENTAN PELANGGARAN

Perkembangan Desa Tegalluar Kec Bojongsoang memang cukup pesat, disini tampak pembangunan Pabrik, Gudang bahkan Industri yang cukup banyak terampar diwilayah ini.

Dan Sangat memungkinkan sekali Pendapatan Anggaran Desa (PAD) bertambah tentunya, hal ini dipicu dengan adanya Perekonomian wilayah yang cukup potensial dari segi Industri kecil dan besar, inipun harus bisa di imbangi terhadap lingkungan dan masyarakat Tegalluar.

Memperhatikan aspek lingkungan "KEPEDULIAN DAMPAK LINGKUNGAN", dan Sumber Daya Manusia (SDM). IRONISnya awal Pembangunannya tidak ikut prosedural di DUGA tidak mengikuti aturan "PERDA", terkadang IMB saja diabaikan.

Sebenarnya Dengan adanya Industri jelas sangat berpengaruh baik dan buruknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, Limbah Industri harus steril agar lingkungan tidak tercemar khususnya aliran sungai, diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak untuk Masyarakat Tegalluar tanpa ada Diskriminasi dan KKN.

Realistisnya Pabrik dan Industri  yang ada, tidak mampu menyerap tenaga kerja sekitar dalam mengurangi pengangguran yang maksimal, dan kurang perhatian terhadap masyarakat lingkungan.

Lemahnya Pemerintahan setempat menjadi faktor utama Pabrik dan Industri yang bercokol tidak mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh Undang-undang, dan dianggap angin lalu.

By;Hendra (Ina-Ina)

WISATA "ALAM" CURUG CILENGKRANG BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH SETEMPAT

Taman Wisata Curug Cilengkrang berlokasi di Desa Cilengkrang Kec Cilengkrang Kab Bandung. Wisata Curug ini memiliki Curuk 1 sampai 7, sangat sejuk dan nyaman. Wisata Curug Cilengkrang dekat dengan Manglayang, menurut Ayi "penjual tiket juga pengelola lokasi" Curug ini tidak bisa diandalkan, karena banyak kekurangan. Padahal ini salah satu aset wilayah, juga bisa mengangkat perekonomian desa cilengkrang . Curug Cilengkrang perlu dilestarikan sebagai Cagar Alam Budaya yang perlu perhatian Pemerintah setempat. Infrastruktur jalan banyak yang rusak menuju lokasi Curug di sebabkan pembangunan desa yang tidak merata, mayoritas penduduk mengandalkan dari bercocok tanam dan berdagang. Hasil dari Wisata Curug Cilengkrang lebih dominan di kelola oleh Perhutani.


By;Hendra (Ina-Ina)

Monday, May 18, 2015

DE MARRAKESH DIDUGA TAK LENGKAP DALAM PERIJINANNYA" juga Merugikan KONSUMEN

MARGAHAYU LAND, De Marrakesh adalah Kompleks Perumahan Ellite dengan Konsep Bangunan Maroko. Berlokasi Kelurahan Derwati Kec Rancasari Bandung. Margahayuland sebagai Pengembang De Marrakesh, dalam hal pembangunannya tidak mempertimbangkan dampak lingkungan dan kenyamanan penghuninya, Safety Tank "Penampung Limbah Domestic" yang di buat asal saja, dan membahayakan suatu saat terjadi ambless. Pembuatan sumur Safety Tank tidak maksimal Coran atasnya hanya nempel saja, dan lama kelamaan akan amblas "ambrol" ditemui di lokasi proyek Jum'at (10/01/14) Suyatman "Pengawas Lapangan" Pembangunan Marakesh yang sudah dipercaya oleh Margahayu Land, dirinya selalu laporan pada Wawan "Pengawas Marakesh"dan tidak ada masalah dengan hasil pekerjaan seperti ini "tuturnya", Wawan ketika ditanya oleh wartawanpun kembali menyalahkan Suyatman selaku yang di percaya mengerjakan Proyek Perumahan Marakesh Kontraktor PT.MASINDO SUMBERMAS KENCANA. Wawan sempat berkelit ketika ditanya PEIL BANJIR, dengan alasan tidak mengerti dan mengarahkan pada Kantor Pemasaran. Karena di duga juga Marrakesh tidak memiliki PEIL BANJIR, Perumahan De Marrakesh memiliki bak penampung air dalam area kompleks guna mengatasi limbah dan penanggulangan banjir, dan bila bak penampung ini penuh, maka akan di buang ke luar area Komplek, Irigasi dengan melewati tembok pembatas, artinya bisa jadi sawah,  pemukiman akan terancam banjir.
By;HENDRA (Ina-Ina)