Sunday, January 4, 2015

Bandung,Gubernur Jabar Ahmad Heryawan



Bandung,Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Seribuan umat muslim menggelar istighatsah dan zikir bersama menyambut malam pergantian tahun baru 2015 di lapangan markas Polda Jabar, Kota Bandung, Rabu malam.

Istigasah dihadiri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan, para santri dan ulama perwakilan dari beberapa pondok pesantren, TNI, dan tokoh masyarakat Jawa Barat. Gubernur Jabar menyampaikan selamat Tahun Baru 2015 yang diharapkan sebagai tahun lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya, Dirinya menjelaskan tahun baru sesuai tahun Islam maupun bukan merupakan tahun kebesaran yang harus disambut dengan doa bersama, memohon ampunan dan kebaikan bagi semua umat kepada Allah SWT, "Mau tahun baru apapun mari kita sambut dengn dzikir, tidak dengan hura-hura," tuturnya". Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan menambahkan kegiatan zikir bersama dan doa bersama itu merupakan salah satu cara untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2015. Ini sudah menjadi trasdisi bersama merayakan tahun baru dengan dzikir dan doa bersama," tuturKapolda". Menurutnya, melalui kegiatan keagamaan menyambut Tahun Baru itu dapat menjunjung tinggi kemanusiaan untuk membangun Jabar yang aman dan tentram. Selain itu, lanjut dia, sekaligus merefleksikan diri kekurangan dan kelebihan di tahun 2014, agar di 2015 dapat menjadi yang lebih baik. Ini untuk merefleksikan kembali kekurangan dan kelebihan 2014 agar 2015 lebih baik dan mencapai segala cita-citanya," tutur
Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan".


Ribuan muslim Bandung istighatsah sambut malam pergantian tahun 2014-2015


 

Kamis, 1 Januari 2015 00:17 WIB 



by; Maya/Usep



Saturday, January 3, 2015

POLRESTABES BANDUNG BERHENTIKAN 32 ANGGOTANYA



Polrestabes Bandung memberhentikan 32 anggotanya yang melanggar kode etik dan disiplin Polri selama 2014. Mereka menerima pemberhentian tidak dengan hormat(PTDH).
 Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, Polri tidak main-main dalam menindak tegas setiap anggotanya yang melakukan pelanggaran kode etik dan disiplin Polri."Kebanyakan kasusnya narkoba dan penyalahgunaan wewenang. Kita tindak tegas, kalau narkoba sudah pasti dipecat. Dulu ada proses rehab (rehabilitasi) tapi sekarang langsung dipecat," katanya kepada wartawan, Kamis (1/1/2015).
Ia mengungkapkan, sepanjang 2014, tercatat sebanyak 79 anggota Polretabes Bandung melakukan pelanggaran, dengan rincian lima kasus menelantarkan keluarga, tiga kasus arogansi, dan 18 kasus karena tidak masuk dinas, satu kasus tidak bayar sewa kendaraan, lima kasus penggelapan kendaraan bermotor, 3 kasus positif narkoba, 24 kasus penyalahgunaan wewenang, 1 kasus meminjam aplikasi kendaraan dan 2 kasus menangani perkara tidak profesional dan proposional.Untuk anggota yang melakukan pelanggaran ringan seperti oknum anggota reserse yang melakukan kekerasan saat penyelidikan kemudian oknum anggota lalu lintas yang melakukan pemerasan saat melakukan penilangan, pihaknya memberikan sanksi.Kalau pelanggaran lain kita suruh anggota jaga atau berdiri selama beberapa jam. Ini bukan untuk mempermalukan hanya untuk membuat sadar dan ada efek jera.

by Maya/Usep

Friday, January 2, 2015

BANJIR TAK KUNJUNG SURUT

BANJIR BESAR melanda wilayah Baleendah dan Dayeuh Kolot Kab Bandung


Saat ini pengungsi korban bencana BANJIR yang meratakan wilayah Cienteung dan Baleendah Kab Bandung masih terus di Evakuasi. Dan Pengungsi yang ditempatkan di Kelurahan Baleendah Kabupaten Bandung Mencapai 4700 Jiwa menurut Keterangan Pa Eko (Lurah Baleendah), disini mereka ditampung dan diperiksa kesehatannya, Masyarakat masih terus berharap untuk segera berlalu, dan Bantuanpun berdatangan dari Pemerintah Provinsi dan Pihak-pihak yang peduli terhadap korban banjir yang menelan rumah tinggal mereka, Bantuan berupa makanan dan obat-obatan berdatangan seperti, KBSP memberikan Bantuan berupa Obat-obatan untuk 800 jiwa yang tergabung dari Pengusaha dan Mahasiswa Peduli. meskipun Pemprov memberikan dan menjamin untuk korban banjir di Kabupaten Bandung secara cukup menurut Pa Dedy Mizwar (Wagub Jabar), tetapi sebagian besar masyarakat korban banjir masih merasa mereka kurang diperhatikan, karena masih banyak diantara mereka yang meminta bantuan dengan turun ke jalan.

AKTA JUAL BELI ASPAL "NOTARIS BERANI dan NEKAT"

Notaris/PPAT mengeluarkan AKTA JUAL BELI tandingan SUSULAN "ASPAL" demi rupiah

Berhati-hati dalam pengurusan masalah jual beli Tanah. seperti yang dilakukan Kantor Notaris/PPAT ini berani dan telah membuat Akta Jual Beli tanah, yang tanah tersebut sudah ada Akta Jual Beli terlebih dahulu, sehingga menimbulkan konflik diantara pemilik yang terlebih dahulu mempunyai AJB. Dalam hal ini Notaris R.Djatnika berani mengeluarkan AJB tanpa meneliti bahwa apa benar tanah tersebut sudah ada pemiliknya terlebih dahulu...? Dengan demikian AJB yang telah dikeluarkan oleh R.Djatnika selaku Notaris/PPAT tersebut adalah palsu "tutur" pa heri dan pa badin selaku pemilik dan yang dikuasakan atas hak AJB yang sudah lebih dulu ada dan merasa yang dirugikan dalam status kepemilikan AJB.
RADEN DJATNIKA NEGARA, SH.SP.1 Kantor Notaris ini terletak di jalan:adipati agung no57 baleendah, kab; bandung, ketika ditemui media di kantor notaris R.Djatnika ini kurang menanggapi ketika ditanya mengenai AJB yang dia terbitkan, dengan alasan bahwa ini sudah selesai kasusnya, karena sudah pernah diproses di Polres Soreang, dan mengarahkan untuk menanyakan ke Polres Soreang saja, dalam hal ini R.Djatnika tidak koperatif untuk dikonfirmasi dan beralasan mau keluar juga enggan untuk ditanya permasalahan AJB yang menurutnya sudah selesai, permasalahan sampai saat ini masih terkatung-katung.