Thursday, June 15, 2017

KABUPATEN BANDUNG MELEMPEM "PEMBANGUNAN PABRIK YANG DI DUGA KUAT TAK KANTONGI IZIN DI BIARKAN"

Pabrik baru yang dalam proses di bangun itu di duga kuat tak kantongi izin, Pabrik yang beralamatkan Jl. Raya Majalaya Rancaekek Desa Solokan Jeruk Kecamatan Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, yang di peruntukan untuk rajut, sweter sudah berjalan kurang lebih 6 bulan, dan perizinannya masih di tempuh.

Saat di temui Camat Solokan Jeruk (Moch Iqsa) senin 05-06-17 pukul: 13:15 wib, sedang tidak di tempat, menurut keterangan labgsung Kasie PPU (Ida), bahwa perizinannya sedang dalam proses, tapi izin masyarakat tetangga sudah ada, dan hanya di berikan pengarahan saja yang kurang untuk di lengkapi, maklum yang punya pabrik orang daerah sini, jadi kita hati-hati, lakukan pendekatannya, hanya pembinaan saja, kalau punya orang jauh atau asing mah jangan di tanya ath, dan selebihnya saya tidak bisa bicara banyak, karena jelas nanti ada yang tersinggung, tapi itu kebijakannya ada di kabupaten bandung "tutur Ida.

Ketika di temui langsung di lokasi pabrik, penanggung jawab lapangan selaku pengawas, bahwa pabrik milik Mr Wu, hanya saja di percaya oleh H.Ujang, selaku mertua Mr Wu, karena anaknya di kawin oleh Mr Wu. Selang berapa lama di tunggu, akhirnya H.Ujang datang, dan menjelaskan bahwa semua Izin sudah ada dan lengkap, termasuk IMB, dan minta menghubungi Boim di Perizinan, karena semuanya dia yang mengurus, yang jelas sudah ada izin, dia di perizinan dan wartawan juga, saat ini dia yang urus "tutur H.Ujang.

Di jelaskan langsung via mobille melalu hp H.Ujang terhadap yang bersangkutan (Boim), bahwa izin masih dalam proses, kecuali izin di bawah sudah rampung, selebihnya sedang di urus dan masih dalam proses.


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Sunday, June 11, 2017

RS SANTO BORROMEUS TIDAK AMAN "Hati-Hati Kendaraan Hilang Misterius Saat di Area Parkir Dalam"

Ketika di konfirmasi langsung di kantor perparkiran, Jaiman Surveyor pengelola NEO Parkir (Pt.Pratama Jasa) RS. Santo Borromeus Jl. Ir.H Juanda Kota Bandung sab'tu 10-06-17 pukul: 11:40 wib, Jaiman mengakui adanya kendaraan motor (R2) yang hilang saat di parkir sekitar pukul: 19:35 wib Nopol D 5083 VDJ Honda Beat  sehabis pulang besuk, dan memang tidak ada tahu RAIB nya motor tersebut saat di area parkir, padahal saat motor keluar dan masuk dengan pintu parkir yang sama, dan ada camera CCTV, yang menurut pengelola parkir bukan CCTV, melainkan hanya untuk memotret pengendara saja saat motor masuk dan keluar area parkir RS. Santo Borromeus.

Menurut Jaiman, saya juga tidak tahu Raib nya motor tersebut, dan yang jelas saat motor itu Raib peralatan kami baik-baik saja (tidak rusak) normal, saat itu pengendara motor, lupa parkirkan motornya, dengan membuktikan struk tiket dan STNK, dan saya sudah berusaha mencari kendaraan tersebut, hal hasil memang tidak ada, saya curiga motor tersebut keluar lewat jalur Droop pasien dan barang, jalur tersebut memang di tutup oleh pot kembang dan di rante, tapi tidak menutup kemungkinan lewat situ, dan sempat juga saya tanya security, tapi tidak ada yang melihatnya "tutur Jaiman.

Jaiman juga menjelaskan korban kerugian atas Raib nya motor sudah di selesaikan dan di ganti, sesuai keinginan korban, dan saya anggap sudah selesai,dan tidak ada pihak Polsek setempat yang datang untuk memeriksa area parkir. Ari pegawai parkir angkat bicara bahwa saat motor hilang, camera pengawas keluar masuk pintu parkir sedang rusak (hank), jadi tidak di ketahui motor yang raib di area parkiran, tapi korban sudah di ganti unitnya, jadi tidak ada masalah, menurut saya itu apes saja "tutur Ari.

Saat di temui di lt 6, Lilis Humas Rs. Santo Borromeus, masalah perpakiran di rumah sakit ini, kami hanya memberikan sewa lahan saja pada pihak ke 3, untuk di kelola, dan mengenai itu langsung tanggung jawab pihak pengelola parkir (Neo Parkir), memang saat MOU Kontrak ada aturan-aturan yang di tuangkan juga standar prosedur, dan itu biasanya langsung oleh Legal, saya tidak tahu, tapi jelas bila kendaraan ada yang hilang baik di ganti atau belum tanggung jawab pengelola parkir, nanti saya akan tanyakan, dan jelas bila sampai hilang parkiran kurang aman dan lalai, dan bisa di tegur nantinya "tutur Lilis.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Thursday, June 1, 2017

BUPATI BANDUNG DADANG M NASER SAFARI RAMADHAN USAI RESMIKAN KAMPUNG WISATA RANCAKASUMBA ASRI

Usai Resmikan Kampung Wisata Rancakasumba Asri Desa: Rancakasumba Kecamatan: Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, rabu 31-05-17 pukul: 16:53 wib, Dadang Naser lanjut dengan Safari Ramadhan di Mesjid Abdurrahman Bin Auf, dan Buka Puasa bersama dengan masyarakat, lanjut dengan tarawih bersama,  kembali berikan nasehat kepada jemaah dan masyarakat kabupaten bandung khususnya, agar peduli lingkungan tidak buang sampah sembarangan, apa lagi ke sungai.

Menurutnya (DN) biaya untuk membuang sampah itu Milyaran, apa lagi dengan di tambah hitungan biaya transportasi angkutan sampah yang jauh, karena kontrak lahan TPA pertahun cukup mahal, jadi usahakan sampah itu harus bisa di manfaatkan, apa lagi sekarang mendekati musim kemarau, masyarakat akan teriak kurangnya air, dan harus bisa manfaatkan air, seperti buat sumur resaban dan bak penampung, seperti yang sudah di anjurkan "tutur DN.

Saat di wawancara usai tarawih pukul: 21:20 wib, Dadang Naser selaku Bupati Bandung sangat mendukung dengan adanya Kampung Wisata Rancakasumba Asri, karena dengan adanya kp wisata, banyak membuka usaha untuk warga sekitar dan masyarakat akan lebih peduli lagi dengan sungai, terlihat lokasi wisata air sudah ada perahu dan warung, yang kedepannya harus lebih di tingkatkan lagi "menurutnya.

Mengenai anggaran yang di gunakan untuk mengembangkan wisata tersebut, bisa memakai Anggaran Dana Desa, karena anggaran desa cukup besar, kepala desa harus bisa memanfaat agaran dengan baik, untuk pembangunan desanya, untuk pembangunan kabupaten bandung terus di tingkatkan sudah 80%, infrastruktur di sana sini, pendidikan, dan terus di tingkatkan lagi kedepannya, yang jelas anggaran akan lebih di tingkatkan, dan ini tugas BBWS Provinsi Jabar juga, harus bisa menyediakan anggarannya untuk meningkatkan dalam kepeduliannya terhadap sungai yang di jadikan wisata, dan tugas dinas pariwisata, pemerintah daerah tetap mendukung "tutur DN.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Wednesday, May 31, 2017

WISATA RANCAKASUMBA ASRI DI RESMIKAN BUPATI BANDUNG

Sungai Citarum Koyod Desa Rancakasumba Kecamatan Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, di jadikan Kampung Wisata Rancakasumba Asri rabu 31-05-17 pukul: 15:00 wib, sisi sungai citarum yang sempat di jadikan produksi bata oleh masyarakat sekitar, kini telah menjadi wisata untuk umum.

Masyarakat menyambut sangat antusias terlihat dari mereka berkumpul menunggu Bupati Bandung (Dadang M Naser) hadir untuk di resmikan, dengan debu beterbangan, maklum lokasi Wisata Rancakasumba Asri terkepung tanah yang sudah kering sampai ke jalan, hal ini tidak menyurutkan mereka untuk tetap menyaksikan peresmian Kampung Wisata.

Terlihat Kadis DLH Provinsi Jabar(Anang Sudarna) hadir dalam mendukung kp wisata rancakasumba dengan menyediakan beberapa perahu karet, untuk memeriahkan acara tersebut. Bupati Bandung tiba di lokasi pukul: 16:55 wib, dan di sambut dengan arak-arakan, yang sudah di siapkan oleh Kepala Desa Rancakasumba (Jajat Sudrajat), tak luput Camat Solokan Jeruk (Moch Iqsa) hadir dan beberapa camat.

Dadang M Naser berikan sambutan, agar masyarakat kabupaten bandung untuk sadar lungkungan, khususnya jangan buang sampah sembarang, dan menjaga sungai bersama, walaupun sungai masih kotor akibat limbah pabrik, dan mengajarkan masyarakat agar protes pada pabrik yang mencemari lingkungan, berharap kedepannya sungai bisa lebih bersih lagi, dari limbah dan sampah "tutur Bupati.

Lanjut dengan gunting pita sebagai simbol kampung wisata rancakasumba asri resmi di buka, dan berkeliling sungai menaiki perahu sebagai alat transportasi wisata air, di dampingi dengan Kepala Desa (Jajat Sudrajat), Camat Solokan Jeruk (Moch Iqsa) dan Kadis DLH Prov Jabar (Anang Sudarna).



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Tuesday, May 30, 2017

OKNUM SECURITY PREMAN DAN AROGAN DI PAKAI BPN KOTA BANDUNG

Saat ingin di konfirmasi Kepala Kantor BPN kota bandung kamis, 17 mei 2017 pukul: 11:35 wib, bahwa ketika ingin di di temui secara langsung, banyak berbelat belit, khususnya untuk security, walau sudah mengisi aplikasi form tamu.

Sempat sedikit bersitegang dengan oknum security BPN (Rodi) ketika di minta aplikasi form di antar ke atas, agar segera di sampaikan pada pejabat yang di tuju, tapi seolah-olah di abaikan, dan tidak seperti biasanya.

Bahkan Yana Maryana selaku Chief Security BPN sempat melerai, dan mengajak untuk berbicara di belakang kantor BPN (kantin). Situasi sudah mulai dingin, dan tiba-tiba hadir kedua security Rodi dan Edi,  dengan teriak dan mengamuk, memukul dan menendang kursi yang ada di lorong kantin belakang, sontak ramai, dengan berbicara jiwa corsa "tutut Edi.

Dengan kejadian itu, Elias Kepala Kantor (Kakan) BPN Kota Bandung angkat bicara, saya selaku Kakan tidak alergi dengan siapapun yang menemui saya, justru saya sangat senang, bila ada masyarakat mengeluhkan komplain ke saya, berarti benar ada masalah, dan atas kejadian perisitiwa ini, saya atas nama Kepala BPN Kota Bandung sebelumnya minta maaf "tutur Elias.

Mengenai status security di BPN, ada Pegawai Tidak Tetap dan Outsourcing, bila memang kejadiannya seperti itu, saya akan panggil mereka untuk mendengar penjelasan langsung, karena tidak mau sepihak, karena saya pikir hanya masalah bersitegang biasa saja, di sebabkan sama-sama ada kepentingan tugas masing-masing, jadi saya anggap wajar saja, dan saya selaku Kepala Kantor di sini, saya tidak alergi pada siapa saja, dan pasti tamu yang ingin menghadap, saya pasti terima "tutur Elias.


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Monday, May 29, 2017

PUSKESOS RANCACILI AKAN JALAN KEMBALI BULAN OKTOBER 2017 SETELAH MANGKRAK LAMA

Kabag Program Dinsos Kota Bandung (Dani Abdulrahman) saat di temui di ruangannya selasa, 16-05-17 pukul: 15:35 wib, terkait pembangunan PUSKESOS Rancacili Kecamatan Rancasari Kota Bandung, yang sempat terhenti dan terbengkalai dalam progres pembangunannya yang sudah mencapai 60%, yang seharusnya selesai 2011, harus mengalami berhenti pembangunannya, karena terkait anggaran yang tidak cukup.

Pembangunan PUSKESOS Rancacili  menghabiskan anggaran 64 milyar yang semestinya bisa selesai tahun 2011, dan terpaksa berhenti lama. Mengingat kebutuhan mengenai penanggulangan sosial kota bandung yang cukup tinggi, dan tidak memadainya panti sosial provinsi jabar dalam menanggulangi tentang gepeng, jompo, anak jalanan dll. Maka pada akhir lebaran, oktober akan di mulai kembali progres pembangunannya.

Sesuai dengan intruksi Walikota Bandung (Ridwan Kamil) 2018 PUSKESOS Rancacili harus sudah jadi, dan di siapkan anggaran 100 milyar. Apalagi Calon,Pemenang sudah ada di siapkan, karena lelang sudah berjalan, dan mudah-mudahan tidak ada kendala lagi, agar ini cepat berjalan dan segera selesai, mengingat kantor Dinson Kota Bandung akan pindah tempat di rancacili sesegera mungkin "tutur Dani.


By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)

Saturday, May 27, 2017

KECAMATAN RANCASARI BERBAGI BERKAH BERSAMA YATIM DAN DHUAFA DANA PRIBADI

Kecamatan Rancasari Kota Bandung gelar acara Berbagi Berkah Bersama Yatim Dan Dhuafa selasa, 23-05-17 pukul: 14:42 wib, tiap kelurahan di wakilkan 5s/d 10 orang. Kasi Pemberdayaan Indah Susanty sebagai panitia acara, dan di buka langsung oleh Camat Rancasari (Sri Kurniasih), dan di kordinir oleh Kasi Kesos, dengan Leading Sektor Camat Rancasari langsung. Saat di konfirmasi Asep (Staff Kesos) Kecamatan, menunjuk Indah Susanty selaku panitia acara, dan keterangan Indah mengarah Bu Camat,karena sebagai leading sektor yang bertanggung jawab, dan Bu Camat (Sri Kurniasih) menunjuk Asep karena selaku Kesos itu tugasnya "tutur Camat.

Para undangan dalam acara ini mengisi absensi daftar hadir terlebih dahulu, khususnya Dhuafa, Yatim menerima bingkisan berupa satu jinjing berisi makanan dan minuman bertuliskan,Metro, serta amplop putih berisi uang tunai, berkisar 25.000 atau lebih, di berikan setelah acara selesai. Seorang staff menjelaskan, bingkisan ini hanya untuk yatim dan dhuafa. Terlihat Dhuafa dan Yatimnya sedikit, dan lebih banyak yang biasa saja dalam menerima bingkisan dan amplop.

Dalam meminta keterangan mengenai acara tersebut, agak berbelat belit, seolah-olah mempingpong wartawa, ada kesan penasaran dalam kegiatan acara tersebut. Acara Berbagi Berkah Bersama Yatim dan Dhuafa sungguh hal yang sangat bagus dan positif, tapi perlu juga kejelasan mengenai acara tersebut. Akhirnya Sri Kurniasih (Camat) angkat bicara, setelah sekian jam di tunggu, dan menjelaskan acara tersebut. Acara di adakan karena menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, sehinggi Kecamatan menggelar acara ini, dengan mengundang Dhuafa, Yatim, dan Team Gober dari masing-masing Kelurahan sekecamatan rancasari, mengenai acara ini di gelar, hanya sebagai inisiatif pribadi dan kepedulian, serta menyisikan sebagian riski, dan ada Donatur antara lain Metro, Borma, dan Griya, "tutur Camat.

Asep (staff kesos) menjelaskan, acara tidak memakai anggaran kecamatan, melainkan staff kecamatan yang di sisikan agar bisa acara ini berjalan, dan saya (asep) tidak mau menjelaskan berapa staff perorang di minta, dan sisanya dari para donatur yang di sebutkan bu camat, tapi berupa bingkisan saja, tidak ada materi, dan selebihnya saya tidak tahu, karena memang acara ini panitia bu indah susanty yang lebih tahu,dan bu camat selaku penanggung jawab "tutur asep.



By: Hendra Sunda Pos (Ina-Ina)