Monday, October 4, 2021

Dansektor 22 dan Awak Media Diskusi Bersama, Media Sebagai Mata dan Telinga

Kab Bandung, Warnus - Dansektor 22 Kol Inf Eppy Gustiawan, S.I.P., mengadakan silaturahmi bersama awak media peliput Citarum Harum bertempat di Mako Sub 18 Cimekar Kecamatan Cileunyi, Sabtu (02/10). 

Dalam tema “Media Sebagai Corong Yang Tepat Pada Viralisasi Progres Citarum Harum” mereka mitra bahkan keluarga juga bagi Satgas Citarum Harum yang bertugas bersama. 

Eppy Gustiawan berharap, didalam diskusi dan masukan dari semua rekan, atas temuan di lapangan oleh para jurnalis ini hanya untuk kemajuan progres Program Citarum Harum, sehingga semua aksi bagi satgas bisa terbantu karena sebagai mata dan telinga kita juga, "ucapnya. 

Satgas tidak hanya merasakan keberhasilan dalam pergerakan di lapangan, lanjut Eppy, namun kekuranganpun bisa dialaminya sehingga rasa jumawa akan dihilangkan dengan adanya diskusi dan masukan yang positif dari rekan jurnalis. 

Pendapat bisa menjadi nilai edukasi untuk satgas citarum, jika disampaikan dengan cara yang benar, “Disitu akan menjadi kebanggaan bagi kami, bahwa ada keluarga yang selalu memperhatikan kemajuan kami sebagai satgas citarum, "ungkapnya. 

Eppy menegaskan, "Jangan takut dengan TNI, karena kita ada buat rakyat dan semua, dan kita bekerja dengan aturan, mari kita bersama berkolaborasi dan berimpropisasi demi kemajuan program citarum harum ke arah yang lebih baik lagi, meski kadang dalam bertugas banyak rintangan, amanah dalam bertugas harus kita pikul sampai pada tujuan. 

Agung menambahkan, Terimakasih pada semua rekan jurnalis untuk masukannya, ini merupakan target bagi kami dilapangan, namun demikian kami harap karya tulis dari semua jurnalis ini tidak memojokkan salahsatu instansi, karena masih ada ruang diskusi dengan kami,” tutupnya. (Chox)

Thursday, September 30, 2021

Sektor 23/Pembibitan Citarum Harum Sub 1 bongkor Petak 19 kec. Kertasari - Lettu Arm Hendro laksanakan Patroli Pendampingan Dan Penanaman.


Kab. Bandung. IBCCNEWS – Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum. Lettu Arm Hendro melaksanakan patroli, pendampingan dan penanaman dipetak 19 Kec. Kertasari. Kegiatan ini di lakukan untuk menghijaukan lahan gundul guna mengantisipasi longsor ataupun banjir ke daerah dataran rendah. Kamis. 30/09/2021

Sesuai tugas pokok satgas citarum harum sektor 23/pembibitan, secara garis besar yaitu memperbanyak bibit tanaman buah dan kayu keras, penanaman hingga perawatan untuk menghijaukan lahan-lahan gundul, setiap harinya kegiatan ini dilakukan rutin, begitupun sub-sub sektor lain yang ada di wilayah sektor 23/pembibitan. Lettu Arm Hendro mengarahkan anggotanya dan menunjukan lokasi yang perlu di tanami pohon buah maupun tanaman kayu keras, memberi arahan mengenai perawatan hingga patroli malam pun dilakukan oleh satgas sektor 23/pembibitan guna mengantisipasi tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Lettu Arm Hendro mengungkapkan “ saya dan anggota saat ini sedang melakukan patroli pengawasan dan penanaman di daerah kecamatan kertasari, ini penanaman rutin yang kami lakukan guna mengantisipasi terjadinya longsor dan lahan gundul dan ini adalah salah satu tugas pokok kami yang ada di sektor 23/pembibitan citarum harum, kami berharap apa yang kami lakukan semuanya bisa berkah untuk kami selaku satgas yang melaksanakan tugas dan menjadi berkah juga untuk warga masyarakat yang memiliki keinginan untuk merawatnya. Patroli malampun kami lakukan sesuai intruksi Dansektor kami di sektor 23/pembibitan”. Tuturnya.

Setiap satgas yang ditempatkan di sektor 23/pembibitan diberi tugas sesuai porsi masing-masing, dituntut melaksanakan tanggungjawabnya sesuai tugas pokok dari sektor 23/pembibitan sesuai arahan dari Komandan sektor 23/pembibitan Kol Arh Wahyu Jiantono S.I.P.

KEPALA DESA CITAMAN LAKSANAKAN STUDI BANDING DI SEKTOR 23/PEMBIBITAN




Kab Bandung. Warnus - Kepala Desa Citaman melaksanakan studi banding di desa Tarumajaya khusus nya di sektor 23/pembibitan kec Tarumajaya, Kabupaten Bandung, Rabu (29/9/2021).

Hadir Komandan Sektor 23, Kepala Desa Tarumajaya, Kepala Desa Citaman, Kelompok Darwis(sadar wisata), dan lain-lain.

Dalam studi banding tersebut Komandan Sektor 23 Kolonel Arh Wahyu Jiantono menjelaskan tugas pokok yang dilaksanakan oleh satgas citarum harum sektor 23 antara lain penyemaian, pembibitan, penanaman dst. Selain itu Dansektor juga menjelaskan inovasi yang telah dibuat yang contohnya tawides(taman wisata desa).

Kepala Desa Citaman Yayan Hariana mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Sektor 23 dan warga Tarumajaya yang sudah bekerja keras dalam hal penghijauan hutan lahan, pembibitan tanaman buah dan tanaman kayu keras dan inovasi yang dilakukan. Di antaranya tawides.

"Setelah saya melihat desa Tarumajaya khusunya sektor 23 saya sangat kagum dan tidak menyangka bahwa anggota TNI bisa membuat inovasi yg sedemikian rupa dalam hal penghijauan hutan dan tawides," ucapnya.

Dia berharap apa yang sudah dilakukan di Sektor 23 akan diaplikasikan di Desa Citaman agar masyarakat Desa Citaman bisa teredukasi dengan adanya tawides seperti apa yang ada di Desa Tarumajaya. (wahyu)

Monday, September 27, 2021

Sektor 23 Citarum Harum Menjadi Pusat Perhatian Danpussenarhanud Kodiklatad Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. Berserta Rombongan Pussenarhanud














Kab. Bandung, Warta nusantara jabar – Minggu, 26/9/2021 Danpussenarhanud Kodiklatad Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. beserta rombongan Pussenarhanud mengunjungi sektor 23 untuk ber olahraga gowes bersama dan menikmati wisata pegunungan, kegiatan diawali gowes dr Situ Cisanti dan singgah di Danau Cihaniwung, menempuh jarak 18 km dengan rute yg cukup menantang dan Finish di Sektor 23 tepatnya di desa Tarumajaya Kec Kertasari. Acara selanjutnya diawali Sambutan Dansektor Kolonel Arh Wahyu Jiantono, dilanjutkan sambutan Danpussenarhanud Mayjen TNI Nisan Setiadi , S.E dan pemberian sembako kpd 50 warga masyarakat , serta penanaman pohon kenangan di taman Citaharum. 


Dalam menyambut kedatangan pembina korp Arhanud tersebut, Komandan Sektor 23 mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal, termasuk perlengkapan protocol Kesehatan dan lain sebagainya disiapkan guna menyambut  rombongan Danppusenarhanud yang berkunjung ke wilayah sector 23 pembibitan. Selain melaksanakan kegiatan gowes, Dansektor 23 citarum harum mengajak rombongan Danpussenarhanud untuk menabur benih ikan,  berkeliling diperkebunan kopi arabika, kebun strawberry sekaligus petik buahnya dan terlihat rombongan sangat antusias.Disiapkan juga acara memancing di kolam percontohan ikan nila.


Danpussenarhanud Kodiklatad Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. merasa sangat puas, senang dan bangga melihat kinerja sektor 23 pembibitan yang dipimpin langsung oleh Kol. Arh Wahyu Jiantono.


Danpussenarhanud Kodiklatad Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. mengatakan “ saya sudah bersosialisasi dengan warga sekitar bahwa mereka sangat bersyukur dengan adanya satgas 23 ini terkait edukasi pembibitan dan pengolahan atau pengelolaan lahan. Intinya saya merasa senang dan Bahagia karena sektor 23 ini sangat indah, sangat bagus, apalagi disini ada pembibitan pohon keras maupun tanaman buah-buahan agar kedepannya bisa ditanam di sisa lahan yang kurang lebih 345 hektar dari jumlah lahan 7000 hektar. Disini saya senang karena dansektor 23 ini juga mengajari dan mengedukasi bagaimana cara menanam, dan memelihara tanaman keras atau tanaman buah, kemudian menarik lagi disektor 23 ini sedang membangun taman wisata desa (TAWIDES) yang nantinya akan dikelola oleh warga masyarakat sekitar”. 


Selanjutnya “semoga kedepannya bisa menjadi berkah untuk semuanya dengan adanya program citarum harum yang sudah dicanan inigkan oleh Presiden RI Joko Widodo dan diberi tanggungjawab kepada Kodam III siliwangi, dan mudah-mudahan sektor 23 semakin maju dan kedepan semuanya akan hijau dan masyarakat bisa sejahtra”.


Selanjutnya “kemudian harapan saya kedepan untuk Dansektor tetap bekerja maksimal, bekerja dengan hati, bekerja secara professional, kemudian masyarakat bisa memperoleh hasilnya, tetap semangat, tetap menjaga hubungan yang baik dengan warga masyarakat, karena Ketika rakyat dan TNI Bersatu akan menjadi kuat dan Tangguh”. Tutupnya.


Dansektor 23 Citarum Harum Kol Arh Wahyu Jiantono S.I.P mengatakan “ kami bekerja tidak akan lepas dari tugas pokok kami disini mulai penyemaian,  pembibitan,  penanaman, perawatan,  pendampingan sampai kepada pengawasan, target kedepan sudah kami desain,. Diharapkan sampai tahun 2025, kita bisa menanam 350 hektar sehingga tanggung jawab seluas 1307 ha bs rampung, tentunya dengan pola agroforresty yg merupakan kombinasi antara tanaman kayu keras, tanaman buah, tanaman kopi dan setiap lahan-lahan kritis setiap tanggulnya di beri tanaman vertiver supaya tidak terjadi longsor atau erosi”.


Selanjutnya “terkait kunjungan ini saya selaku Dansektor 23, sangat berterimakasih kepada bapak Danpussen arhanud, ini sesuatu yang sangat membanggakan , sebuah nikmat yg harus disyukuri, kejadian ini langka, kami sangat berterimakasih karena Danpussen arhanud  sdh meluangkan waktu ditengah kesibukan beliau menyempatkan berkunjung ke tempat kami yg letaknya relatif jauh dari Mako Pussenarhanud di cimahi.. Tutupnya.


Kunjungan ini diakhiri dengan doa dan makan Bersama rombongan pussenarhanud, satgas dan warga masyarakat. Red : wahyu

Sunday, September 19, 2021

Kampung Energi DEM Semarang, Berharap Pemerintah Semarang Bisa Support

 

Semarang, Warnus - Dewan Energi Mahasiswa Semarang telah melakukan edukasi Energi Baru Terbarukan, sekaligus pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya di Tambaklorok Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, Minggu (19/09). 


Didik Armansyah selaku Presiden DEM Semarang menuturkan, "kegiatan edukasi terkait Energi Baru Terbarukan (EBT) sangat diperlukan mengingat energi yang berasal dari fosil lambat laun akan habis, Pemasangan Lampu PJU tenaga surya merupakan langkah awal dalam upaya mewujudkan Kedaulatan Energi, "ucapnya. 


"Dia juga berharap hal ini dapat support dari pemerintah setempat dan mengajak pemkot kota semarang berkolaborasi dengan kami demi terwujudnya kemandirian energi. 


Sementara itu, Zelika Noor Nadhira sebagai Kepala Bidang Social Movement menyampaikan ucapan terimakasih untuk rekan-rekan volunteer yang terdiri dari berbagai kampus di semarang, kawan-kawan telah mengabdikan diri dalam kurun waktu satu bulan dengan kegiatan yang dilaksanakan secara berjangka, "ujarnya. 


"Meliputi kegiatan bersama anak-anak, ibu-ibu PKK, dan Pemuda karang taruna. 


Pak Wopit selaku tokoh masyarakat menyampaikan, "terimakasih kepada rekan-rekan DEM Semarang yang sudah memberikan edukasi dan motivasi untuk anak-anak dan warga Tambaklorok. 


Untuk mencapai target bauran EBT yang dicanankan pemerintah, edukasi dan penerapan penggunaan EBT perlu digencarkan. Dewan Energi Mahasiswa Semarang mengajak kepada seluruh masyarakat kota Semarang agar mengkampanyekan Energi Baru Terbarukan. (Chox)

Budaya Sepedah Lewat Wisata Tematik Dibangkitkan Kembali

 


Bandung, Warnus - Pemkot tengah berupaya menghidupkan kembali budaya bersepeda. Salah satu upaya tersebut yaitu mengemas wisata sepeda berbasis tematik, Minggu (19/09). 

Misalnya wisata sepeda berbasis Tematik Bandung Tuinstad (Bandung Kota Taman) seperti yang dilakukan hari ini. Yakni bersepeda dengan rute mengunjungi taman-taman bersejarah di Kota Bandung. 

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, serta beberapa komunitas berkeliling melakukan Cycling With Good Guide. 

Di mulai dari Plaza Balai Kota, Taman Dewi Sartika, kemudian menuju Taman Maluku. Setelahnya, berlanjut ke Bangunan Selaras di Cibeunying, lalu menuju Taman Ganesha sebagai pusat pendidikan dan berakhir di Kebun Binatang. 

"Selain memperkenalkan wisata sepeda dan tempat-tempat ikonik yang punya nilai sejarah. Hari ini termasuk charity untuk Kebun Binatang yang dilakukan oleh beberapa komunitas," ungkapnya di Kebun Binatang. 

Melalui wisata sepeda, Yana merasakan sensasi yang sangat berbeda. Sebab tak hanya kesehatan fisik yang didapat dari bersepeda, namun juga mampu mengenal Bandung lebih dekat. 

"Ternyata cukup banyak sejarah dan filosofi pendiri kota ini, ternyata menarik dan banyak hal-hal yang bisa kita gali," imbuhnya. 

Sementara itu, anggota Komunitas Bandung Good Guide, Edgar mengaku, ingin mengajak masyarakat mengeksplorasi Kota Bandung dengan bersepeda menelusuri taman-taman, sekaligus juga memperkenalkan sejarah taman tersebut dibentuk. 

"Jadi kami ingin aktivasi kembali bersepeda yang tidak hanya olahraga tapi lebih dengan mengenal Bandung dengan kisah-kisahnya. Salah satunya yang diangkat kali ini temanya taman," papar Edgar. 

Selain mengelilingi sejumlah taman-taman yang ada di Kota Bandung, terang Edgar, pihaknya mengakhiri kegiatan bersepeda dengan berkunjung ke Kebun Binatang Bandung. 

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan charity untuk membantu menghidupkan kembali Kebun Binatang Bandung yang beberapa waktu terakhir terpaksa tutup karena pandemi Covid-19. 

"Kita ingin mengangkat kembali memori terkait Bandung Zoo dan charity ini menjadi prioritas kami agar bisa membantu rekan-rekan zookeeper yang dulunya bekerja setiap hari di sini," tuturnya. (Red)

Saturday, September 18, 2021

PTMT Berjalan Normal, Ema Sumarna : Saya Pastikan Itu


Bandung, Warnus - Sekretaris Daerah (sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan, penyelenggaraan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) berjalan optimal. Hal tersebut dibuktikan dengan kesiapan setiap sekolah selama penyelenggaraan tatap muka itu, Jum'at (17/09). 

Mulai dari pembagian jam masuk, keluar kelas, hingga sarana dan prasarana diperhatikan semaksimal mungkin. Kesiapan tersebut guna menghindari penyebaran Covid-19. 

Keyakinan Ema diperkuat dengan hasil pemantauannya ke SDN Ciujung, Jalan Lapangan Supratman, SMPN 27 Bandung, Jalan Yudhawastu Pramuka dan TK Kartika X-1, Jalan Yudawastu Pramuka ll. 

“Semua penyelenggaraan pendidikan itu sudah memahami, bagaimana pelaksanaan prokes (protokol kesehatan) di masa PTMT ini,” ujar Ema.  

Menurutnya, sarana dan prasarana semua sekolah yang melaksanakan PTMPT juga terpenuhi dengn baik.  

“Sarana prasarananya semua sudah terpenuhi, paling utama itu dilaksanakan. Siswa yang masuk diatur, tidak ada yang 100 persen (masuk sekolah), rata-rata 25 persen,” bebernya.  

Ema juga memastikan, pelaksanaan PTMT sudah mengacu pada Petujuk Pelaksanaan (Juklas) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Sehingga pelaksanaan PTMT di Kota Bandung berjalan optimal.  

“Ada yang pengaturannya berbeda, kemudian ada juga sistem sif. Terpenting standar prokesnya terjaga,” jelas Ema.  

Seperti di SDN Ciujung, tiap peralihan jam masuk atau jam keluar sekolah selalu mengingatkan para siswa soal prokes melalui pengeras suara.  

“Di SDN Ciujung dalam tiap peralihan dan sekian jam itu ada pengumuman tentang prokes. Jadi itu terngiang di memori siswa. Covid-19 masih ada, bagaimana penanganannya dan perilaku yang dilakukan seperti apa,” bebernya.  

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SDN Ciujung, Lastriyah menyampaikan, SDN Ciujung mengikuti aturan pemerintah yaitu 25 persen dalam pelaksanaan PTMT.  

“Kita lakukan (PTMT) 25 persen. Per hari dalam satu kelas itu 7 orang, sehingga nanti bergantian dengan siswa mupun kelas lainnya,” tutur Lastriyah.  

Sedangkan di tempat yang berbeda, Kepala SMPN 27 Bandung, Erni Kustiani menyampaikan, sekolahnya menerapkan maksimal 25 persen pemberlakukan kegiatan PTMT.  

“Satu kelas 8-9 siswa, jika normalnya itu 32-33 siswa. Kita bagi waktu dalam sehari, agar tertib dan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya. (Red)